Pengaruh Teknik Art Drawing Therapy Terhadap Perkembangan Regulasi Emosi Pada Siswa Introvert

Isi Artikel Utama

Lutviatus Sholehah
Ade Irma Noviyanti
Dewi Masyitoh

Abstrak

Regulasi emosi merupakan keterampilan penting yang mendukung kesejahteraan psikologis remaja, namun seringkali menjadi tantangan bagi siswa dengan kecenderungan introvert yang kesulitan mengekspresikan emosi secara verbal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas art drawing therapy dalam meningkatkan regulasi emosi siswa introvert. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest, subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang dipilih berdasarkan hasil inventori kepribadian introvert. Intervensi dilakukan dalam lima sesi terapi menggambar selama satu minggu, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,05), menandakan bahwa art drawing therapy efektif dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi. Temuan ini memperkuat peran terapi seni sebagai pendekatan konseling alternatif yang humanistik dan inklusif, terutama bagi siswa yang mengalami hambatan komunikasi emosional.

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##

##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Sholehah, L., Noviyanti, A. I. ., & Masyitoh, D. (2025). Pengaruh Teknik Art Drawing Therapy Terhadap Perkembangan Regulasi Emosi Pada Siswa Introvert. Nusantara of Research : Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri, 12(2), 144-153. https://doi.org/10.29407/nor.v12i2.25502

Referensi

Astuti, F. H. (2024). Pengaruh teknik art therapy terhadap emosi marah pada siswa kelas VIII di SMPN 5 Praya. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 2301–2307.

Brechet, C., Saget, C., & Vijil, I. (2025). From blank page to bright mind: Comparing the emotional benefits of drawing and other activities in children. Cognitive Development, 75, 101606. https://doi.org/10.1016/j.cogdev.2025.101606

Christiani, Y., Mulyanto, M., & Wahida, A. (2021). Terapi seni di masa pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19). Panggung, 31(1), 105-116. https://doi.org/10.26742/panggung.v31i1.1593

Eva, E., Affifah, G. H., Hanun, I. N., & Solihin, S. (2021). Efektivitas art therapy dalam membantu mencerdaskan emosional pada anak kelas 1-6 madrasah desa Jagabaya. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1(22), 74–91.

Gross, J. J., & Thomson, R. A. (2006). Emotion regulation: Conceptual foundations. In J. J. Gross (Ed.), Handbook of emotion regulation. Guilford Press.

Hastuti, D. (2019). Art therapy sebagai intervensi untuk meningkatkan kesejahteraan emosional pada anak. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 8(1), 1–10.

Hayati, N. (2024). Pengaruh Pelatihan Neurographica Terhadap Kemampuan Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Psikologi Universitas Islam Sultan Agung Semarang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Jewell, M., Bailey, R. C., Curran, R. L., & Grenyer, B. F. S. (2022). Evaluation of a skills-based peer-led art therapy online-group for people with emotion dysregulation. Borderline Personality Disorder and Emotion Dysregulation, 9, 28. https://doi.org/10.1186/s40479-022-00203-y

Joseph, M. C., Satiadarma, M. P., & Koesma, R. E. (2018). Penerapan terapi seni dalam mengurangi kecemasan pada perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga di Jakarta. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 2(1), 77–87. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v2i1.1620

Laney, M. O. (2002). The introvert advantage: How to thrive in an extrovert world. Workman Publishing.

Le Rhun, A., Caillet, P., Lebeaupin, M., Duval, M., Guilmault, L., Anthoine, E., Borghi, G., Leclère, B., & Moret, L. (2023). Mind–body and art therapies impact on emotional regulation in patients with chronic diseases: A pragmatic mixed-methods randomized controlled trial. BMC Complementary Medicine and Therapies, 23, 344. https://doi.org/10.1186/s12906-023-04177-8

Lolombulan, O., Yuliandari, E., & Dianovinina, K. (2020). Art therapy untuk menurunkan gejala depresi pada emerging adult dengan ketidakpuasan pada tubuh. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(1), 1-7.

Malchiodi, C. A. (2012). Handbook of art therapy (2nd ed.). Guilford Press.

Thompson, R. A. (1994). Emotion regulation: A theme in search of definition. Monographs of the Society for Research in Child Development, 59(2–3), 25–52.

Utami, W. N., Nurmala, M. D., & Prabowo, A. S. (2023). Pengaruh teknik art therapy untuk menurunkan stres akademik pada mahasiswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 20(1), 1-8.

Wright, A. C. (2023). Art therapy with an autistic person with learning disabilities: Communication and emotional regulation. International Journal of Art Therapy: Inscape, 28(2), 84–95. https://doi.org/10.1080/17454832.2023.2172439

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.