KORELASI KADAR KREATININ DAN INDEKS ERITROSIT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK SETELAH HEMODIALISA DI RSUD GAMBIRAN KOTA KEDIRI
DOI:
https://doi.org/10.29407/judika.v10i1.28660Keywords:
Kadar kreatinin, Indeks eritrosit, Gagal ginjal kronikAbstract
Gagal ginjal kronik adalah kegagalan fungsi ginjal (unit nefron) atau
penurunan fungsi ginjal yang berlangsung dalam jangka waktu lama dan menetap sehingga menyebabkan
penumpukan sisa metabolik (kadar BUN dan kreatinin meningkat), serta kerusakan kronis ginjal yang
mengakibatkan penurunan produksi EPO sehingga menimbulkan anemia. Tujuan penelitian untuk
menegakkan diagnosis anemia tersebut, salah satunya dilakukan pemeriksaan indeks eritrosit (MCV, MCH,
MCHC). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai korelasi antara kadar kreatinin dan indeks
eritrosit (MCV, MCH, MCHC) pada pasien gagal ginjal kronik setelah hemodialisa di RSUD Gambiran
Kota Kediri. Metode: Jenis penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel sebanyak 7 pasien GGK
setelah hemodialisa yang telah mendapatkan terapi eritropoetin. Variabel bebas adalah kadar kreatinin dan
variabel terikat yaitu nilai indeks eritrosit. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kadar kreatinin dengan nilai
mean 3,7314 mg/dL, nilai MCV 93,914 fL, nilai MCH 31,986 pg, dan nilai MCHC 33,443%. Uji
normalitas menggunakan Shapiro-Wilk diperoleh p > 0,05 sehingga data berdistribusi normal, maka uji
statistik yang digunakan adalah uji korelasi Pearson. Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan tidak
terdapat korelasi antara kadar kreatinin dengan nilai MCV (p value 0,935), kadar kreatinin dengan nilai
MCH (p value 0,509), dan kadar kreatinin dengan nilai MCHC (p value 0,678).
Downloads
References
Infected with Haemonchus Contortus. Veterinary Research Communications, 45(4), 189-197.
Kriswiastiny, R., Sena, K.Y., Hadiarto, R., & Prasetia,
T. 2022. Hubungan Lama Menderita Diabetes Melitus dan Kadar Gula Darah dengan Kadar Kreatinin
Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Medula, 12(3), 413-420.
Lumantobing, M.P. 2022. Gambaran Kadar Hemoglobin dan Kadar Kreatinin pada Pasien Gagal Ginjal
Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Tarutung. Jurnal Kedokteran Meditek, 28(3): 264-268.
Marweri, R.J., Ekawati, E.R., & Santoso, S.D. 2022. Perbedaan Kadar Hemoglobin dan Indeks Eritrosit
pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Pre dan Post Hemodialisis di RSPAL dr. Ramelan Surabaya. Jurnal Sain
Health, 6(6): 39-44.
Prihatini, W. 2025. Pengaruh Telenursing terhadap Kepatuhan Self Care Penderita Gagal Ginjal
yang Menjalani Terapi Hemodialisa di Ruang Bougenville Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru.
Skripsi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung Semarang, hal. 61-67.
Prodyanatasari, A. & Purnadianti, M. 2024. Hubungan Terapi Hemodialisa dengan Kadar Hemoglobin dan
Kreatinin Pasien Gagal Ginjal Kronik. Jurnal Sintesis, 5(1), 83-93.
Puspita, A.A., Setianingrum, E.L.S., & Lidia, K. 2019. Pengaruh Frekuensi Hemodialisis terhadap
Perbedaan Kadar Hemoglobin dan Indeks Eritrosit Pasien Gagal Ginjal Kronik Pre dan Post Hemodialisis
di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Tahun 2018. Cendana Medical Journal, 16(1): 102-111.
Rosita, L., Jannatin, N., Purwanto, B. D., Ratnaningsih, T., Sukorini, U., Simanjuntak, Z. S. & Yuantari, R.
2021. Type of Anemia Correlate with Ferritin Levels in Patients with Chronic Kidney Disease (CKD): a
Cross Sectional Study. Bali Medical Journal (BaliMedJ), 10 (3), 867-871.
Saito, H., Tanaka, K., Iwasaki, T., Oda, A., Watanabe, S., Kobari, E. & Kazama, J. J. 2023. Hematological
Parameters of Anemia and Prognosis of Non-Dialysis-Dependent Chronic Kidney Disease: The Fukushima
CKD Cohort Study. Clinical and Experimental Nephrology, 27(1), 55-65.
Sofyanita, E.N., Afriansya, R., & Palupi, N.I. 2020. Hubungan Kadar Hemoglobin dan Kadar Kreatinin
Darah pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Pasca Transfusi Berulang. Jurnal Laboratorium Medis, 2(2): 51-
55.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 nita ermawati, Shalu Dila Pramiswati, Freti Vega Nela, Mardiana Prasetyani Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


