https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/issue/feed Judika (Jurnal Nusantara Medika) 2023-01-25T15:17:41+07:00 Susi Erna Wati susierna@unpkediri.ac.id Open Journal Systems <p>Journal title:<strong>&nbsp; Judika (Jurnal Nusantara Medika)</strong><br>Initials: <strong>JUDIKA</strong><br>Frequency <strong>2 issues per year</strong><br>DOI prefix <strong>10.29407</strong><br>Print ISSN <strong><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220208131251314">2963-3311</a></strong><br>Online ISSN <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1465450024"><strong>2541-2477</strong></a><br>Editor-in-chief <a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=KkGIAE8AAAAJ&amp;hl=id&amp;oi=ao"><strong>Susi Erna Wati</strong></a><br>Publisher <strong>Universitas Nusantara PGRI Kediri</strong></p> https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19126 HUBUNGAN STIMULASI TUMBUH KEMBANG OLEH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN BICARA DAN BAHASA BALITA USIA 29-59 BULAN DI KELOMPOK BERMAIN LENTERA BANGSA KOTA KEDIRI 2023-01-25T15:17:39+07:00 Amelia Eka Wardani Ameliaeka2000@gmail.com Lumastari Ajeng Wijayanti lumastri@gmail.com Mika Mediawati mika@gmail.com <p>Balita memiliki periode penting untuk menunjang tumbuh kembang anak karena pada periode ini terjadi sangat pesat. Perkembangan yang optimal dibutuhkan adanya hubungan yang baik antara orang tua serta anaknya, agar kelainan yang mungkin terjadi dapat segera diketahui serta dapat memberikan stimulus tumbuh kembang anak secara keseluruhan dari segala aspek, seperti jasmani, psikis dan sosial. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui adanya hubungan pemberian stimulasi tumbuh kembang oleh orang tua dengan perkembangan bicara dan bahasa balita umur 29-59 bulan di Kelompok Bermain Lentera Bangsa Kota Kediri. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sejumlah 31 balita usia 29-59 bulan, sampel sebanyak 31 dengan total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner tentang stimulasi oleh orang tua dan lembar observasi (KPSP). Hasil dianalisis menggunakan uji fisher exact yang hasilnya ada hubungan antara stimulasi tumbuh kembang oleh orang tua dengan perkembangan bicara dan bahasa pada balita usia 29-59 bulan di Kelompok Bermain Lentera Bangsa Kota Kediri. Pemberian stimulasi tumbuh kembang oleh orang tua berperan penting dalam perkembangan kemampuan berbicara dan berbahasa pada balita.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2022-10-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19169 HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN KEBERHASILAN ASI EKSLUSIF PADA NULIPARA DI BPM SRI UTAMI Amd.keb DI DESA ASMOROBANGUN KECAMATAN PUNCU KABUPATEN KEDIRI 2023-01-25T15:17:38+07:00 Diyan Wahyuningsih wahyuningsihdiyanan@gmail.com Neta Ayu Andera netha.andera18@gmail.com Mamik Mamik mamik@gmail.com <p>ASI Eksklusif adalah pemberian ASI kepada bayi tanpa makanan dan minuman pendamping (termasuk air jeruk, madu, air gula), yang dimulai sejak bayi baru lahir sampai dengan usia 6 bulan. Setelah bayi berumur enam bulan, bayi boleh diberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI), karena ASI tidak dapat memenuhi lagi keseluruhan kebutuhan gizi bayi sesudah umur enam bulan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan status pekerjaan ibu dengan keberhasilan pemberian ASI Ekslusif pada nulipara di BPM Sri Utami Amd.Keb di desa asmorobangun kecamatan puncu kabupaten kediri. Penelitian yang di gunakan&nbsp; metode kualitatif, Populasi seluruh ibu yang memberikan ASI ekslusif dan tidak ekslusif&nbsp; sebanyak 30 responden diambil sampel menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Instrument menggunakan kuesioner, data dinyatakan dalam skala nominal dan rasio serta dianalisis menggunakan uji koefisien kontingensi. Hasil penelitian sebagian besar responden bekerja yaitu sebanyak 18 (60%) dan mendapatkan hasil untuk asi ekslusif yaitu sebanyak 15 (50%). Hasil uji statistik mengunakan uji kontingensi status pekerjaan ibu dengan keberhasilan ASI ekslusif menunjukan signifikan 1,000 yang berarti lebih besar dari 0,005 yang berarti tidak ada hubungan status pekerjaan ibu dengan keberhasilan ASI ekslusif pada nulipara. Pemberian ASI ekslusif perlu di tingkatkan lagi untuk ibu bekerja ataupun tidak bekerja agar anak dapat sepenuhnya mendapatkan ASI ekslusif guna untuk kebutuhan kecerdasan, untuk ibu bekerja perlu adannya pengetahuan tentang bagaimana cara untuk dapat memeberikan ASI ekslusif.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> 2022-10-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19170 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KB PASCA SALIN DENGAN KEIKUTSERTAAN MENJADI AKSEPTOR KB LITERATURE REVIEW 2023-01-25T15:17:38+07:00 Natasya Farhana Niam natasya@gmail.com Lumastri Ajeng Wijayanti ajengg1612@gmail.com Shinta Kristianti shinta@gmail.com <p>KB pasca salin adalah penggunaan kontrasepsi pada masa nifas sampai dengan 42 hari setelah melahirkan. KB pasca salin penting untuk mencegah kehamilan yang tidak tepat waktu dan berjarak dekat karena dapat mencegah risiko morbiditas ibu dan hasil bayi yang buruk. Pengetahuan sangat penting untuk menunjang keikutsertaan KB. Tujuan dari penelitian adalah mengakaji jurnal hubungan pengetahuan ibu tentang KB pasca salin dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB. Metode yang digunakan sistem review yang mencari satu kesamaan dalam <em>literature </em>jurnal tersebut dan ditarik kesimpulan sesuai tujuan khusus. <em>keyword </em>(“Pengetahuan ibu nifas” OR “Keikutsertaan” OR “KB pasca salin”<em>. </em>Analisis dari telaah jurnal mengkaji pengetahuan akseptor, 7 dari 10 artikel berpengetahuan baik, 1 artikel berpengetahuan cukup, 2 artikel berpengetahuan kurang, sebagian besar mengetahui metode suntik dan implan. Pengetahuan baik, status pendidikan ibu membawa peran penting dalam keikutsertaan KB. Mengkaji pengetahuan KB pasca salin dengan keikutsertaan menjadi akseptor KB, 6 artikel berpengetahuan baik dan ikut KB pasca salin, 1 artikel berpengetahuan baik tidak ikut KB pasca salin, 1 artikel berpengetahuan baik dan ikut KB pasca salin,&nbsp; 2 artikel yang berpengetahuan kurang tidak ikut KB. Hasil dari penelitian semakin baik pengetahuan maka semakin besar potensi mengguakan kontrasepsi pasca salin, Kesimpulan Pengetahuan ibu dapat mempengaruhi keikutsertaan menjadi akseptor KB.</p> 2022-10-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19171 MASSAGE THERAPY AND ESSENTIAL OIL DAPAT MEMPERLANCAR PRODUKSI ASI IBU POST PARTUM LITERATURE REVIEW 2023-01-25T15:17:41+07:00 Veryudha Eka Prameswari veryudhaekap@gmail.com Indra Yulianti indrayulianti@gmail.com Hengky Irawan hengkyirawan@gmail.com <p>Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan paling sempurna bagi bayi terutama di bulan pertama kehidupannya. ASI merupakan makanan terbaik bayi pada awal&nbsp; usia kehidupannya.&nbsp; ASI&nbsp; terbukti mempunyai&nbsp;&nbsp; keunggulan&nbsp;&nbsp; yang&nbsp;&nbsp; tidak dapat&nbsp;&nbsp; digantikan&nbsp;&nbsp; oleh&nbsp;&nbsp; makanan dan minuman manapun karena ASI mengandung zat gizi yang paling tepat dan&nbsp; lengkap&nbsp; untuk pertumbuhan&nbsp; dan perkembangan bayi. Banyak upaya untuk meningkatkan produksi ASI salah satunya adalah dengan <em>Massage Therapy</em> <em>and Essential Oil. </em>Beberapa metode Massage Therapy yaitu pijat oksitosin yang kegunaanya untuk mempercepat syaraf parasimpatis menyampaikan sinyal ke otak bagian belakang untuk merangsang kerja hormon oksitosin setelah melahirkan dalam mengalirkan ASI agar keluar, selain itu juga dapat meningkatkan kenyamanan ibu. <strong>Tujuan</strong> pada penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Massage and Essential Oil dapat memperlancar produksi ASI ibu Post partum. <strong>Metode </strong>pada penelitian ini adalah literature review atau tinjauan Pustaka dari jurnal ilmiah dengan penuntun kata kuci. Jurnal ilmiah yang terseleksi sejumlah 9 jurnal. <strong>Hasil</strong> : <em>Massage Endorphin, back massage</em> yang dimana semua menggunakan <em>Essetial Oil</em> sangat berpengaruh terhadap peningkatan produksi ASI karena dengan didampingi pemberian <em>Essential Oil</em> dapat membuat ibu merasa rileks dan mengurangi rasa stress pada ibu. <strong>Kesimpulan :</strong> Massage Therapi dengan Essential Oil merupakan cara alternatif untuk mengurangi keadaan emosional ibu yang tidak stabil. Keadaan tersebut dapat membantu dalam proses pengeluaran ASI.</p> 2022-10-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19172 Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RS M Yusuf Kalibalangan Tahun 2021 2023-01-25T15:17:37+07:00 Siti Sulaimah mimi.ima91@gmail.com Rani Fitriani pututrani@gmail.com <p>Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat lahir kurang dari 2500 gram. Bayi dengan berat lahir rendah merupakan masalah yang sangat kompleks, karena tidak hanya menyebabkan tingginya angka morbiditas dan mortalitas, tetapi dapat juga menyebabkan kecacatan atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk Membuktikan faktor risiko ibu dan layanan antenatal terhadap kejadian bayi berat lahir rendah.Rancangan penelitian ini adalah kasus – kontrol. Besar sampel penelitian 80 pada kelompok kasus dan 80 pada kelompok kontrol diambil secara systematic random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji <em>chi square.</em> Hasil penelitian ini didapatkan variabel yang berpengaruh terhadap kejadian BBLR adalah variabel ANC dan preeklamsi, sedangkan variabel usia dan paritas merupakan variabel konfonding dalam mempengaruhi kejadian BBLR. Variabel preeklamsi dominan mempengaruhi kejadian BBLR dengan nilai OR 5.149. Artinya Ibu dengan preeklamsi memiliki resiko 5 kali lebih besar untuk melahirkan bayi BBLR dibandingkan ibu yang tidak preeklamsi setelah dikontrol dengan variabel paritas, usia dan ANC. Dari penelitian ini diharapkan agar pelayanan kesehatan terutama bidan perlu meningkatkan pengetahuan dan skill sehingga dapat memberikaninformasi bahwa kunjungan antenatal care baik dimulai dari kehamilan trimester pertama dan memberikan pelayanan yang tepat pada setiap kunjungan antenatal care agar segera diketahui ada tidaknya gangguan kehamilan serta memberikan penjelasan kepada ibu hamil bahwa preeklampsia/eklampsia dapat menyebabkan kelahiran dengan BBLR.</p> 2022-10-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19173 Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester II Dengan Anemia di RS M Yusuf Kalibalangan Lampung Utara 2023-01-25T15:17:40+07:00 Eva Mesi Setiana ruzaindavamaru@gmail.com Lailaturohmah Lailaturohmah ellalalala89@gmail.com <p>Anemia pada kehamilan dapat mengakibatkan dampak yang membahayaakan bagi ibu dan janin. Bahaya anemia terhadap kehamilan dapat terjadi abortus, persalinan prematuritas, ancaman dekompensasi Hemoglobin kurang dari enam, mola hidatidosa, hyperemesis gravidarum, perdarahan antepartum dan KPD. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sari kurma terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II dengan anemia di RS M Yusuf Kalibalangan Lampung Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre- eksperimental dengan rancangan one group pretest post test. Populasi Ibu Hamil trimester II dengan anemia yang melakukan pemeriksaan di RS M Yusuf Kalibalangan Lampung Utara sebanyak 10 Ibu Hamil. Pengambilan sampel berdasarkan <em>Total Sampling </em>sejumlah 10 responden. Analisa data dengan uji statistik <em>t dua sampel berpasangan </em>menggunakan program spss. Penelitian menunjukan sebagian besar responden setelah pemberian sari kurma menjadi tidak mengalami anemia yaitu sebanyak 8 responden (80%), dan sebagian kecil dikategorikan mengalami anemia ringan sebanyak 2 responden (20%) dari total 10 responden dan ada pengaruh antara pemberian sari kurma terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II dengan anemia di RS M Yusuf Kalibalangan Lampung Utara dengan nilai sig p value (0,000 &lt; 0,005) maka, H0 ditolak dan H1 diterima. Dalam penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian Jus Buah Bit terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II dengan anemia di RS M Yusuf Kalibalangan Lampung Utara. Untuk itu responden diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang anemia, dengan cara melakukan pemeriksaan dan konsultasi ke tenaga kesehatan terdekat ataupun membaca lewat buku maupun media sosial.</p> 2022-10-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19174 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DARING TERHADAP PRESTASI MAHASISWA 2023-01-25T15:17:40+07:00 Sunanto Sunanto sunanto1710@gmail.com Erna Handayani ernahandayani@gmail.com <p>Prodi D3 Keperwatan Stikes Hafshawaty Zainul Hasan&nbsp; probolinggo merupakan institusi pendidikan dibidang kesehatan, yang bertujuan untuk menghasilkan tenaga Keperawatan&nbsp; yang profesional, berkualitas, dan berakhlak mulia., Adanya pandemi Covid 19 yang terjadi di hampir seluruh dunia menyebabkan model pembelajran dari luring berganti menjadi daring, dengan harapan supaya pembelajaran tidak berhenti di tengah pandemi dan memberikan pengalaman baru kepada mahasiswa tentang pembelajaran daring dalam rangka untuk memenuhi kompetensi yang di harapkan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Daring</em> terhadap prestasi mahasiswa semester IV Prodi D-III Keperawatan Stikes Hafshawaty. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah <em>Cross Sectional, </em>yaitu jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran/observasi data variabel independen dan dependen hanya satu kali, pada satu saat. Dengan jumlah 21 responden .</p> <p>Jenis penelitian yang digunakan observasional &nbsp;Sampel penelitian berdasarkan total Sampling. Analisis data menggunakan Uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh &nbsp;pembelajaran daring terhdap prestasi mahahasiswa semester IV Prodi DIII keperawatan. Adapun dari hasil analisis menunjukan bahwa data signifikan α sebesar 0.000, p &lt;α = 0,05 yang hasilnya H<sub>1 </sub>diterima. Kesimpulan: model pembelajaran daring memiliki pengaruh terhadap prestsi mahasiswa</p> 2022-10-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19175 RELATIONSHIP BETWEEN EXCLUSIVE BREASTFEEDING AND COMPLEMENTARY FEEDING WITH NUTRITIONAL STATUS OF INFANTS AGED 6-12 MONTHS 2023-01-25T15:17:37+07:00 Rofik Darmayanti rofik.darmayanti@gmail.com Susiani Endarwati susianiendarwati@gmail.com <p>Gizi kurang merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian bayi dan balita di seluruh dunia (53%). Salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap gizi kurang adalah pemberian makanan pendamping ASI yang kurang tepat dan praktik menyusui. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara pemberian ASI eksklusif, usia pemberian makanan pendamping ASI, jenis makanan pendamping ASI, tingkat konsumsi energi dan tingkat konsumsi protein terhadap status gizi bayi usia 6 -12 bulan di Puskesmas Ngronggot Nganjuk. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kasus kontrol dengan membandingkan 50 bayi dengan gizi kurang dan 50 bayi dengan gizi baik dengan penyepadanan umur dan jenis kelamin. Sampel diambil secara <em>consecutive sampling</em>, dari bayi yang berkunjung ke Posyandu wilayah kerja Puskesmas Ngronggot . Data dianalisis dengan menggunakan uji <em>Chi Square</em>. Hasil analisis bivariat menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif OR:3,579 (95% CI: 1,437– 8,913);p=0,005, umur pemberian makanan pendamping ASI OR:3,622 (95% CI: 1,559– 8,418);p=0,002 tingkat konsumsi energi OR:3,407 (95% CI: 1,401– 8,285);p=0,006 dan tingkat konsumsi protein OR:3,881 (95% CI: 1,561– 9,650);p=0,003 dengan status gizi bayi usia 6 -12 bulan dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara antara jenis makanan pendamping ASI dengan status gizi bayi usia 6 -12 bulan (p&gt;0,05). Hasil uji mutivariat didapatkan bahwa pemberian ASI eksklusif merupakan faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan status gizi bayi usia 6 -12 bulan OR:4,497 (95% CI: 1,661– 12,177);p=0,003. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif, pemberian MP-ASI yang tidak sesuai umur, jumlah tingkat konsumsi energi dan protein yang kurang meningkatkan risiko gizi kurang pada bayi umur 6-12 bulan. Bayi dengan jenis makanan pendamping ASI kombinasi mempunyai kenaikan berat badan rata - rata lebih tinggi jika dibandingkan dengan bayi yang mendapat jenis makanan pendamping ASI lokal dan pabrikan.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-10-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19176 Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Lost To Follow Up Terapi Arv Pada Pasien Odha Di Puskesmas Kebaman Banyuwangi 2023-01-25T15:17:39+07:00 Ayuk Naimah ayuknaimah@gmail.com Elin Soyanita elin.soyanita@iik.ac.id <p>Prediksi besar masalah HIV/AIDS tersebut didasarkan atas jumlah penyalahgunaan narkotika suntik dan prostitusi yang tinggi. Keduanya merupakan factor utama yang berperan sangat besar dalam penyebaran dan penularan HIV. Lost to follow-up (LTFU) pada ODHA yang menjalani terapi ARV berhubungan erat dengan kepatuhan ARV dan menjadi peningkatan masalah pada upaya perluasan program ARV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan dukungan keluarga dengan kejadian lost to follow up terapi ARV pada pasien ODHA di puskesmas kebaman banyuwangi 2020. Jenis penelitian ini adalah <em>Kolerasi </em>dengan rancangandesain Correlation analisa. sampel dalam penelitian ini 55 responden dengan teknik <em>Total sampling</em>. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nila sig 0,007 (P value &lt; 0,05) yang artinnya Ho ditolak atau ada hubungan dukungan keluarga dengan kejadian lost to follow up pada pasien ODHA). Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan dukungan keluarga dengan kejadian lost to follow up terapi ARV pada pasien ODHA di puskesmas kebaman banyuwangi 2020.</p> 2022-10-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19178 EFEKTIVITAS PEMBERIAN SARI IKAN KUTUK TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SC DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAMPUREJO 2023-01-25T15:17:06+07:00 Putri Wahyu Wigati putriwahyuwigati@unik-kediri.ac.id Sutrisni Sutrisni sutrisni@gmail.com Gunawan Gunawan gunawan@gmail.com <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Sectio Caesarea (SC) adalah suatu tindakan persalinan buatan dengan tujuan utama menyelamatkan nyawa ibu dan bayi. Meskipun demikian, masih terdapat resiko yang tidak diinginkan dari tindakan tersebut, yaitu infeksi luka operasi (ILO). Infeksi tersebut bisa terjadi jika ibu tidak memperhatikan personal hygiene, dan&nbsp; nutrisi yang dikonsumsi, terutama protein. Ikan gabus/ikan kutuk memiliki kandungan protein yang tinggi, terutama albumin dan asam amino esensial, sehingga bagus untuk proses penyembuhan luka. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian sari ikan kutuk terhadap penyembuhan luka post SC di Wilayah Kerja Puskesmas Campurejo Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain post test only control group design. Populasi yang diteliti adalah ibu post SC di Wilayah Kerja Puskesmas pada bulan Juni 2022, sebanyak 20 orang. Dengan teknik accidental sampling, ditentukan jumlah sampel 20 orang, yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan sebanyak 10 orang, dan kelompok kontrol sebanyak 10 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu: lembar observasi atau check list, foto dan ekstrak kutuk @ 8,5mg/butir. Hasil penelitian menunjukkan, pada kelompok perlakuan, setelah pemberian sari ikan kutuk, penyembuhan luka post SC 90% efektif. Pada kelompok kontrol, tanpa&nbsp; pemberian sari ikan kutuk 90 % penyembuhan luka tidak berjalan dengan baik (tidak efektif). Hasil analisis data menunjukkan&nbsp; pemberian sari ikan kutuk efektif terhadap penyembuhan luka post SC di Wilayah Kerja Puskesmas Campurejo.&nbsp; Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan bagi lahan penelitian, agar memberikan pendidikan kesehatan, terutama terhadap pasien post SC, tentang pentingnya menambah asupan nutrisi tambahan sari ikan kutuk, dalam rangka mempercepat proses penyembuhan luka.</p> 2022-10-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19521 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAKPATUHAN MENGGUNAKAN MASKER SELAMA PANDEMI COVID-19 DI DESA CARAT KECAMATAN GEMPOL, KABUPATEN PASURUAN 2023-01-25T15:17:06+07:00 Mochammad Malik Ibrahim Mochammad.malik.ibrahim@gmail.com Dhian Ika Prihananto dhian@gmail.com Sagita Candra Puspitasari sagita@gmail.com <p>COVID-19 adalah penyakit menular dengan transmisi percikan (droplet) saluran pernapasan dan kontak. Jumlah kasus Positif COVID-19 di Indonesia : 02 Maret 2020-15 Februari 2021 yaitu 1.223.930. Menggunakan alat pelindung diri berupa masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu, jika harus keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain yang tidak diketahui status kesehatannya yang mungkin dapat menularkan COVID-19. Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidak Patuhan Penggunaan Masker Selama Pandemi COVID-19 di Desa Carat. Jenis penelitian survei analitik dengan desain <em>cross sectional</em> dan analisis data menggunakan program SPSS tertentu dengan uji <em>Chi-Square</em> menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang terbukti sebagai faktor ketidakpatuhan menggunakan masker diantaranya :kurangnya pegetahuan (<em>p</em>=0,008, POR=2,16 dan CI=1,25-3,71), pendidikan rendah (<em>p</em>=0,004, POR=2,45 dan CI=1,30-4,60), umur ≤ 25 tahun (<em>p</em>=0,000, POR=2,88 dan CI=1,70-4,87). Simpulannya faktor yang terbukti mempengaruhi ketidakpatuhan menggunakan masker adalah kurang pengetahuan, pendidikan rendah, umur ≤ 25 tahun. Saran untuk peneliti perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait vaiabel lain terkait faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan penggunaan masker di wilayah lain selain Desa Carat, Kecamatan Gempol.</p> 2022-10-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/19522 SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL BAWANG PUTIH TERHADAP SEL FIBROBLAS BHK-21 2023-01-25T15:17:05+07:00 Herlambang Prehananto herlambang@iik.ac.id Farhan Arny farhan@gmail.com <p>Saat ini pengobatan tradisional menjadi sangat populer di dunia kedokteran gigi. Bawang putih (<em>Allium Sativum L.) </em>merupakan salah satu tumbuhan herbal yang sering digunakan sejak dahulu kala sebagai obat alternatif. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kandungan bawang putih yaitu <em>Allicin </em>memiliki aktivitas &nbsp;anti bakteri dalam melawan bakteri <em>Streptococcus mutans </em>dan sebagai anti jamur dalam melawan <em>Candida albicans</em>. Sebagai salah satu produk kesehatan gigi, bawang putih harus memiliki sifat tidak beracun sebelum didistribusikan ke masyarakat. <strong>Tujuan</strong> Untuk mengetahui sitotoksisitas ekstrak etanol bawang putih terhadap sel fibroblas BHK-21 berdasarkan kematian sel 50% (<em>LC50</em>) menggunakan metode MTT <em>essay</em>. <strong>Bahan dan Metode </strong>Setiap kelompok terdiri dari 4 perlakuan pada 96 <em>well</em>. Kultur sel BHK-21 di persiapkan di media, dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan dan ditambahkan 100µl ekstrak bawang putih dengan &nbsp;konsetrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% bersama dengan sel fibroblas BHK-21. Simpan <em>well </em>ke inkubator selama 24 jam. Pengukuran sitotoksisitas berupa nilai <em>optic density </em>dan di baca dengan 620 nm <em>ELISA </em>reader. Nilai absorbansi menunjukkan jumlah sel hidup dalam media. <strong>Hasil </strong>Pada konsentrasi 20% dan 40% kematian sel di bawah 50% dan pada konsentrasi 60%, 80%, dan 100% terdapat peningkatan kematian sel di atas 50% yang berarti bahwa toksisitas meningkat, tetapi rata-rata kematian sel masih dibawah 50%. <strong>Kesimpulan </strong>Ekstrak etanol bawang putih tidak toksik dan memiliki nilai <em>LC50 </em>pada konsentrasi 26.4%.</p> 2022-10-25T00:00:00+07:00 Copyright (c)