Peran Kesadaran Wajib Pajak Sebagai Variabel Mediasi Pengetahuan Perpajakan, Sanksi Perpajakan Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak

Authors

  • Irena Pungtiri Felani Kideng Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.29407/jpeaku.v6i1.28418

Keywords:

Pengetahuan Perpajakan, Sanksi Perpajakan, Kualitas Pelayanan, Kesadaran Wajib Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak

Abstract

Penelitian ini bertujuan “untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, sanksi perpajakan, dan kualitas pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kesadaran wajib pajak sebagai variabel mediasi. Sampel dalam penelitian ini adalah pelaku usaha (UMKM) yang terdaftar sebagai wajib pajak orag pribadi di wilayah Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data berupa Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan, sanksi perpajakan, dan kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan variabel kesadaran wajib pajak terbukti tidak memediasi pengaruh pengetahuan perpajakan, sanksi perpajakan, dan kualitas  pelayanan terhadap kepatuhan wajib pajak.

Downloads

Download data is not yet available.
Abstract views: 0 , pdf downloads: 0 Cek Turnitin downloads: 0

References

Abdullah, M. (2015). METODE PENELITIAN KUANTITATIF. Aswaja Pressindo.

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes.

Al-Emran, M., Mezhuyev, V., & Kamaludin, A. (2019). PLS-SEM in Information Systems Research: A Comprehensive Methodological Reference. In Advances in Intelligent Systems and Computing (Vol. 845). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-99010-1_59

Baron, R. M., & Kenny, D. A. (1986). The Moderator-Mediator Variable Distinction in Social Psychological Research. Conceptual, Strategic, and Statistical Considerations. Journal of Personality and Social Psychology, 51(6), 1173–1182. https://doi.org/10.1037/0022-3514.51.6.1173

Cohen, J. (1988). Statistical Power Analysis for the Behavioral Sciences (Vol. 112, Issue 1). Lawrence Erlbaum Associates.

Fauzi, R., Hartono, D., & Sari, N. (2020). Pengaruh Kualitas Pelayanan Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Akuntansi.

Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial Least Squares: Konsep, Teknik dan Aplikasi menggunakan SmartPLS 3.0 untuk Penelitian Empiris.

Hair, J. F., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2011). PLS-SEM: Indeed a silver bullet. Journal of Marketing Theory and Practice, 19(2), 139–152. https://doi.org/10.2753/MTP1069-6679190202

Hair, J. F., Sarstedt, M., Hopkins, L., & Kuppelwieser, V. G. (2014). Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM): An emerging tool in business research. European Business Review, 26(2), 106–121. https://doi.org/10.1108/EBR-10-2013-0128

Kaimuddin, A. G., & Purwatiningsih, A. (2022). Pengaruh Sanksi Perpajakan , Kesadaran Wajib Pajak dan Pelayanan Fiskus Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Di Kota Malang. 22–30.

Latan, H., & Ramli, N. A. (2013). The Results of Partial Least Squares-Structural Equation Modelling Analyses (PLS-SEM) recursive model, interaction model, intervening model, second-order model, heterogeneity model and multi-group model Partial Least Square-Structural Equation Modelling (. Ssrn.

Mardiasmo M. (2018). Perpajakan.

Nainggolan, H. (2019). Peraturan, Pengaruh Pemahaman Kesadaran, Sanksi D A N Pajak, Wajib Mikro, Usaha Dan, Kecil Umkm, Menengah. 10(2), 188–195.

Rahayu, S. K. (2017). Perpajakan (Konsep dan Aspek Formal).

Sari, D. P., & Wulandari, N. (2020). Pengaruh Pemahaman Perpajakan, Sanksi Perpajakan, dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Akuntansi dan Pajak.

Sarstedt, M., Ringle, C. M., Smith, D., Reams, R., & Hair, J. F. (2014). Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM): A useful tool for family business researchers. Journal of Family Business Strategy, 5(1), 105–115. https://doi.org/10.1016/j.jfbs.2014.01.002

Sugiono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.

Tanjung, S., Syamsul Bahri Arifin, & Rizki Filhayati. (2022). Pengaruh Pemahaman Perpajakan, Sanksi Perpajakan, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dengan Kesadaran Sebagai Variabel Intervening Pada Kpp Pratama Medan Belawan). Jurnal Akuntansi, Manajemen Dan Ilmu Ekonomi (Jasmien), 2(02), 153–161. https://doi.org/10.54209/jasmien.v2i02.112

Tenenhaus, M., Amato, S., & Vinzi, V. E. (2000). A global Goodness – of – Fit index for A or PLS structural. November.

Sarmanto, Ulfiah Aryani., & Farina, Khoirina. (2021). Pengaruh Penerapan Self Assessment System, Sanksi Pajak Dan Kualitas Pelayanan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas. Jurnal E-Bis (Ekonomi-Bisnis), 5(2), 530–242. https://doi.org/10.37339/e-bis.v5i2.514

Zahrani, N. R., & Mildawati, T. (2019). Pengaruh Pemahaman Pajak, Pengetahuan Pajak, Kualitas Pelayanana Pajak dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 8(4), 1–19.

Zaikin, M., Pagalung, G., & Rasyid, S. (2022). Pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak dan Sosialisasi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Kesadaran Wajib Pajak sebagai Variabel Intervening. Owner, 7(1), 57–76. https://doi.org/10.33395/owner.v7i1.1346

Zulma, G. W. M. (2020). Pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak, Administrasi Pajak, Tarif Pajak dan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Pajak Pada Pelaku Usaha UMKM di Indonesia. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 4(2), 288. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v4i2.170

PlumX Metrics

Published

2026-06-29

How to Cite

Peran Kesadaran Wajib Pajak Sebagai Variabel Mediasi Pengetahuan Perpajakan, Sanksi Perpajakan Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. (2026). Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Dan Kewirausahaan (JPEAKU), 6(1), 66-77. https://doi.org/10.29407/jpeaku.v6i1.28418

Similar Articles

11-17 of 17

You may also start an advanced similarity search for this article.