HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH, KADAR HbA1c, DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD KILISUCI KOTA KEDIRI
DOI:
https://doi.org/10.29407/judika.v10i1.28846Keywords:
Kadar glukosa darah, Kadar HbA1c, Tekanan darahAbstract
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, penurunan sensitivitas insulin, atau keduanya. Kondisi hiperglikemia yang berlangsung dalam jangka panjang berdampak pada peningkatan kadar HbA1c dan, apabila tidak ditangani dengan baik, dapat memicu munculnya komplikasi seperti hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan tujuan menganalisis hubungan antara kadar glukosa darah, kadar HbA1c, dan tekanan darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kilisuci Kota Kediri. Sebanyak 30 pasien rawat jalan dari Klinik Penyakit Dalam yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diikutsertakan dalam penelitian ini. Kadar glukosa darah dan HbA1c diposisikan sebagai variabel bebas, sedangkan tekanan darah menjadi variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar glukosa darah acak sebesar 330,33 mg/dL, rata-rata HbA1c sebesar 8,52%, rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 145,83 mmHg, dan rata-rata tekanan darah diastolik sebesar 91,50 mmHg. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak terdistribusi normal (p < 0,05), sehingga digunakan uji korelasi Spearman's rho. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kadar glukosa darah, kadar HbA1c, dan tekanan darah, yang mengindikasikan bahwa pengendalian glikemik yang buruk berkaitan dengan peningkatan tekanan darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Downloads
References
Alsaadon, H., Afroz, A., Karim, A., Habib, S.H., Alramadan, M.J., Billah, B., & Shetty, A.N. (2022). Hypertension and Its Related Factors Among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus-a Multi-Hospital Study in Bangladesh. BMC Public Health, 22, 198.
American Heart Association. (2019). High Blood Pressure. https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure
Amin, M. & Puspitasari, F. (2014). Hubungan antara Kadar Glukosa Darah dengan Tekanan Darah pada Lansia di UPT PSTW Bondowoso. Jurnal Kesehatan dr. Soebandi, 4(2), 241–249.
Gayatri, R.W., Kristianita, A.N., Virrizqi, V.S., & Sima, A.P. (2019). Diabetes Melitus dalam Era 4.0. Wineka Media.
International Diabetes Federation. (2019). IDF Diabetes Atlas (9th ed.).
Ismawati. (2024). Selama Tujuh Bulan, Ada Lima Ribuan Anak Muda Mengidap Penyakit Diabetes di Kota Kediri. https://www.radarkediri.id
Karimah, H.N., Sarihati, I.G.A.D., & Habibah, N. (2018). Gambaran Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Wangaya. Jurnal Meditory, 6(2), 88–98.
Komariah & Rahayu, S. (2020). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Indeks Massa Tubuh dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi Depok Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 1(1), 41–50.
Lestari, A.A.C., Haryanto, E., Museyaroh, & Handayati, A. (2024). Hubungan Kadar Glukosa Darah dengan Tekanan Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Analis Kesehatan Sains, 13(1), 21–25.
Marewa, L.W. (2015). Kencing Manis (Diabetes Melitus) di Sulawesi Selatan (Edisi Pertama). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Nofisah, N.L. (2022). Hubungan Kadar Glukosa Darah dengan Kejadian Hipertensi di RS Syarif Hidayatullah Jakarta [Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta].
Nuamchit, T., Siriwittayawan, D., & Thitiwuthikiat, P. (2020). The Relationship Between Glycemic Control and Concomitant Hypertension on Arterial Stiffness in Type II Diabetes. Vascular Health and Risk Management, 16, 343–352.
Nurdin, N., Kalma, K., Hasnawati, H., & Nasir, H. (2021). Profil Nilai Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) pada Penderita Diabetes Melitus Tipe-2. Jurnal Media Analis Kesehatan, 12(1), 64–70.
Oktaviyani, P., Salman, Sari, M.H.N., Frisilia, M., Munazar, Satria, A., & Maretalinia. (2022). Prevalence and Risk Factors of Hypertension and Diabetes Mellitus among Indonesian Elderly. Makara Journal of Health Research, 26(1), 7–13.
Pekabani, Y.P., Devi, H.M., & Cita, E.E. (2023). Hiperglikemia Berhubungan dengan Tekanan Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe II dengan Hipertensi di Puskesmas Dinoyo Malang. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 7(2), 98–111.
Pramono, A. & Aurelia, A.L.A. (2024). Hubungan antara Hiperglikemia dan Hipertensi. Journal Multidisciplinary Scientific Mutiara, 2(6), 473–479.
Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
Roniawan, H.F. (2021). Hubungan Kadar Gula Darah dengan Tekanan Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Sokaraja 1. Jurnal Farmasi and Sains Indonesia, 4(2), 74–78.
Scarton, L., Nelson, T., Yao, Y., DevaughanCircles, A., Legaspi, A.B., Donahoo, W.T., Segal, R., Goins, R.T., Manson, S.M., & Wilkie, D.J. (2023). Association of Medication Adherence with HbA1c Control Among American Indian Adults With Type 2 Diabetes Using Tribal Health Services. Diabetes Care, 46(6), 1245–1251.
Sherwani, S.I., Khan, H.A., Ekhzaimy, A., Masood, A., & Sakharkar, M.K. (2016). Significance of HbA1c Test in Diagnosis and Prognosis of Diabetic Patients. Biomarker Insights, 11, 95–104.
Unja, E.E., Britama, & Trihandini, B. (2024). Hubungan Kadar Gula Darah dengan Hipertensi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Tiram Kota Banjarmasin Tahun 2024. Journal of Nursing Invention, 5(2), 130–138.
World Health Organization. (2023). Noncommunicable Disease. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


