Pengaruh Aromaterapi Bitter Orange Terhadap Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif Di Puskesmas Kertosono Kabupaten Ngajuk
DOI:
https://doi.org/10.29407/judika.v10i1.28726Keywords:
Nyeri persalinan ; aromaterapi bitter orangeAbstract
Dalam persalinan terjadi kontraksi rahim yang menimbulkan nyeri persalinan sehingga ibu merasa kurang nyaman, gelisah, takut bahkan stress. Nyeri persalinan dapat ditangani dengan pemberian aromaterapi bitter orange karena mempunyai efek relaksasi, meskipun nyeri merupakan proses fisiologi, bila tidak segera diatasi akan berdampak negatif pada ibu dan bayinya. Karena nyeri menyebabkan aliran darah dan oksigen ke plasenta terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi bitter orange terhadap nyeri persalinan kala 1 fase aktif di Puskesmas Kertosono Kabupaten Naganjuk tahun 2026. Jenis penelitian ini menggunakan Pre Eksperimental Design dengan bentuk rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 42 ibu bersalin dan sampel sebanyak 30 ibu bersalin sedangkan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi. Hasil penelitian ini didapatkan dengan Uji Wilcoxon dengan nilai ρ = 0,000 < α = 0.05 sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh aromaterapi bitter orange terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif. Saran dari peneliti untuk petugas kesehatan terutama bidan dalam melayani proses persalinan diharapkan mampu menerapkan terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri persalinan kala I fase aktif dengan menggunakan aromaterapi bitter orange untuk memenuhi ibu akan rasa rileks.
Downloads
References
Astutik LD. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Jeruk (Bitter Orange) Terhadap Intensitas Nyeri Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif Di Puskesmas Wajak Kabupaten Malang” (Doctoral dissertation, Poltekkes RS dr. Soepraoen).2019
Astuti W, Rahayu HS, Wijayanti K. Pengaruh Aromaterapi Bitter Orange Terhadap Nyeri Dan Kecemasan Fase Aktif Kala 1. Inprosiding Seminar Nasional & Internasional 2015.
Eka Saputri D. Pengaruh Aromaterapi Bitter Orange (Citrus Aurantium) terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di Bidan Praktik Wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo 2019.(Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarang).
Hadriani, H., & Hadati, R. Efektivitas Pijat Oksitosin Dan Breast Care Pada Ibu Bersalin Terhadap Pengeluaran ASI Di Puskesmas Kamonji. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 218-230. 2019. https://doi.org/https://doi.org/10.33368/woh.v0i0.11
Judha M, Fauziah A. Teori Pengukuran Nyeri & Nyeri Persalinan. 2012
Juniartati E, Widyawati MN. Literature Review: Penerapan Counter Pressure Untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Kala I. Jurnal Kebidanan. 2018 Oct 30;8(2):112-9.
Karlina SD, Reksohusodo S, Widayati A. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender secara Inhalasi terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Fisiologis pada Primipara Inpartu Kala Satu Fase Aktif di BPM “Fetty Fathiyah” Kota Mataram. Majalah Kesehatan FKUB. 2016 Apr 26;2(2):108-19.
Laucu, M. Pengaruh Pijat Abdominal Lifting Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar. Makassar: Universitas Megaresky Makassar.2019.
Oktayanti, L., Widowati, I. G. A. R., Tunas, I. K., & Wintariani, N. P. (2024). Pengetahuan, Sikap, dan Kepatuhan pada Pasien Hipertensi di Pusat Kesehatan Manggis I Karangasem. JFIOnline | ISSN Cetak 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X, 16(1), 80–88.https://doi.org/10.35617/jfionline.v16i1.171
Santoso, U. Kiat Menyusun Proposal Penelitian. Jakarta: Graha Ilmu.2015
S I, Rosdiana R, Baharuddin A. Pengaruh Aromaterapi Bitter Orange Terhadap Nyeri Persalinan Pada Fase Aktif Kala 1 Di Puskesmas Kulisusu Kabupaten Buton Utara Tahun 2020. woh [Internet]. 2022Apr.25 [cited 2026Apr.10];4(2):151-60. Available from: https://jurnal.fkmumi.ac.id/index.php/woh/article/view/250
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


