PENERAPAN METODE BERCERITA DENGAN MEDIA WAYANG GAPIT SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI

  • Intan Prastihastari Wijaya Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Veny Iswantiningtias
Abstract views: 77 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 56

Abstract

 

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perkembangan kemampuan berbicara anak antara waktu sebelum dan setelah dilakukan tindakan berupa penerapan metode bercerita dengan media wayang gapit. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian pada siklus pertama menunjukkan nilai ketuntasan perkembangan kemampuan berbicara anak sebesar 56%, sedangkan pada siklus kedua menunjukkan hasil nilai ketuntasan perkembangan kemampuan berbicara anak sebesar 78%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan berbicara anak mengalami peningkatan setelah menerapkan metode bercerita dengan media wayang gapit. Oleh sebab itu, pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercerita dengan media wayang gapit dalam pembelajaran dapat berhasil dan efektif mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini.

Kata kunci: kemampuan berbicara, metode bercerita, media wayang kulit.

References

Alwi, dkk. 1998.Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.Jakarta: Departemen Pendidikan dan KebudayaanRepublik Indonesia.Arikunto, Suharsimi. 2010.Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: PT. Rineka Cipta.Badru, Zaman, dkk. 2007.Media dan Sumber Belajar TK.Jakarta: Universitas Terbuka.Chris, Dukes dan Maggie, Smith. 2010.Cara Mengembangkan Ketrampilan Berkomunikasi dan BerbahasaPada Anak Pra Sekolah. Jakarta: PT. Indeks.Dhieni, Nurbiana. 2011.Metode Pengembangan Bahasa.Jakarta: Universitas Terbuka.Gunarti Winda, dkk. 2008.Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini.Jakarta:Universitas Terbuka.Hurlock, Elizabeth B. 1978.Perkembangan Anak(Edisi keenam, jilid 2). Terjemahan Meitasari Tjandrasa &Muslichah Zarkasih. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.Kamus Besar Bahasa Indonesia.1997. Jakarta: Balai Pustaka.Moeslichatoen R. 2000.Metode Pengajaran di Taman Kanak-kanak.Jakarta: Depdikbud dan Penerbit RinekaCipta.Mufidah, Siti Manar. 2010. Pengaruh Kreativitas Verbal terhadap Ketrampilan Berbicara pada MahasiswaFakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Diakses darihttp://lib.uin-malang.ac.id/ fullchapter/06410036-siti-manar-mufidah.ps.Musfiroh T, 2005.Cerita Untuk Perkembangan Anak. Yogyakarta: Navila.Sadiman, Arif. 2007.Media pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfatan.Jakarta: Grafindo.Solehuddin, M., dkk. 2007.Pembaharuan Pendidikan TK.Jakarta: Universitas Terbuka.Suhartono. 2005. Pengembangan Keterampilan Bicara Anak Usia Dini.Jakarta: Depdikbud.Sujiono, Yuliani Nurani. 2009.Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini.Jakarta: PT Indeks.Tarigan, H. Guntur. 2008.Bicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbicara.Bandung: Penerbit Angkasa.Wardani, I.G. 2008.Materi Pokok Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta; Universitas Terbuka.
Published
2015-04-10
How to Cite
Wijaya, I. P., & Iswantiningtias, V. (2015). PENERAPAN METODE BERCERITA DENGAN MEDIA WAYANG GAPIT SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI. Efektor, 2(2). https://doi.org/10.29407/e.v2i2.89