Optimalisasi Hardening Baja ST 42 Dengan Variasi Temperatur Pemanasan Dan Holding Time

Authors

  • I Gede Wiratmaja Universitas Pendidikan Ganesha
  • Kadek Rihendra Dantes Universitas Pendidikan Ganesha
  • Keandra Mazaya Fasha Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.29407/jmn.v9i1.26730

Keywords:

temperatur pemanasan, holding time, hardening, vickers, metalografi

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi temperatur pemanasan dan holding time terhadap kekerasan baja ST 42 dalam proses perlakuan panas (heat treatment). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental kuantitatif dengan variasi temperatur pemanasan dimulai dari 750°C, 800°C, dan 850°C serta variasi holding time selama 30 menit, 60 menit, dan 90 menit yang dilanjutkan dengan proses pendinginan cepat (quenching) menggunakan media air laut dan dilakukan pengujian kekerasan menggunakan metode Vickers yang dilanjutkan dengan pengujian metalografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi temperatur dan waktu penahanan memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai kekerasan baja ST 42. Temperatur pemanasan yang lebih tinggi dan waktu penahanan yang optimal dapat meningkatkan kekerasan karena pembentukan struktur martensit yang lebih dominan, sehingga diharapkan dapat menjadi  salah satu acuan bagi industri manufaktur dalam meningkatkan sifat mekanik baja ST 42 melalui perlakuan panas yang terkontrol.

Downloads

Download data is not yet available.
Abstract views: 0 , PDF downloads: 0

References

[1] Ahaneku, I. E., Kamal, A. R., & Ogunjirin, O. A. (2012). Effects of Heat Treatment on The Properties of Mild Steel Using Different Quenchants. Frontiers in Science, 2(6), 153–158.

[2] Amstead, B. H., Ostwald, P. F., & Begeman, M. L. (1995). Teknologi Mekanik Jilid 1. Jakarta : Erlangga.

[3] Astrini, I. R. (2016). Pengaruh Heat Treatmentdengan Variasi Media Quenching Air Dan Oli Terhadap Struktur Mikro Dan Nilai Kekerasan Baja Pegas Daun Aisi 6135. Skripsi. Universitas Lampung.

[4] Clark, D. S., & Varney, W. R. (1962). Physical Metallurgy for Engineers (2nd ed.).New York : Litton Educational Publishing.

[5] Fatih, A. M. (2018). Pengaruh Variasi Suhu Tempering Yang Diikuti Proses Peening Dan Dicelup Pada Campuran Air Dan Garam Terhadap Struktur Mikro Dan Sifat Mekanik Pada Baja SM490 Yang Digunakan Pada Underframe Kereta Api. Skripsi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[6] Gale, W. F., & Totemeier, T. C. (2004). Smithells Metals Reference Book (8th ed.).Chennai : Elsevier.

[7] Krauss, G. (1989). Principles of Heat Treatment of Steel. Michigan : ASM International.

[8] Lesmanah, U., Marsyahyo, E., & Vitasari, P. (2013). Optimasi Sifat Mekanis Kekuatan Tarik Baja St 50 Dengan Perlakuan Gas Carburizing Variasi Holding Time Untuk Peningkatan Mutu Baja Standar Uji Astm A370. Jurnal Mekanikal, 4(2), 366–375.

[9] Nitha, Bontong, Y., Sampelawang, P., Rumpa, L. D., Pasae, N., & Fikran. (2024). Pengaruh Temperatur Austenit dengan Holding Time 2 Jam Terhadap Kekerasan dan Ketangguhan Baja ST 42. Journal of Electrical and System Control Engineering, 7(2), 103–108.

Downloads

PlumX Metrics

Published

2026-07-01

How to Cite

[1]
“Optimalisasi Hardening Baja ST 42 Dengan Variasi Temperatur Pemanasan Dan Holding Time”, JMN, vol. 9, no. 1, pp. 119–125, Jul. 2026, doi: 10.29407/jmn.v9i1.26730.

Similar Articles

41-49 of 49

You may also start an advanced similarity search for this article.