Studi mechanical properties dan struktur mikro hasil variasi temperatur dan waktu aging pada alumunium matrix composite (AMC) hasil proses stir casting dengan kandungan matrix Berlebih
PDF

Keywords

Alumunium matrix composite
waktu aging
variasi temperatur
stir casting

How to Cite

[1]
I. Saefuloh, “Studi mechanical properties dan struktur mikro hasil variasi temperatur dan waktu aging pada alumunium matrix composite (AMC) hasil proses stir casting dengan kandungan matrix Berlebih”, J, vol. 1, no. 2, pp. 60-68, Aug. 2019.

Abstract

Alumunium  matrix composite (AMC) banyak digunakan sebagai bahan di banyak bidang (otomotif, pertambangan, penerbangan, pertahanan) karena ringan,  dipilih sebagai material ini ringan dan relatif murah dan mudah difabrikasi. Proses pembuatan AMC tidak mudah karena matrik dapat membentuk gumpalan. Proses Stir casting dipilih dalam proses ini karena dapat menghasilkan AMC lebih merata dan dapat memecah gumpalan tersebut. Setelah stir casting dilakukan proses perlakuan panas aging agar material hasil lebih baik.  Penelitian ini bertujuan menggunakan alumunium sebagai matrik dan senyawa karbida SiC sebagai penguat dengan proses aging suhu 1000C dan 2000C dengan waktu penahanan selama 1, 2, 3 dan 4 jam untuk meningkatkan mechanical properties dan memperbaiki struktur mikro. Setelah melalui proses pengujian didapatkan waktu aging berpengaruh terhadap mechanical properties yang di hasilkan, semakin lama waktu aging semakin besar pula kenaikan mechanical properties, untuk nilai kekuatan tarik naik sampai 70% dan kekerasan naik sampai 31%.

https://doi.org/10.29407/jmn.v1i2.13503
PDF

References

[1] Surdia, T. dan CijiiwaK, Teknik Pengecoran Logam, Jakarta, PT Pradnya Paramita, 1991.

[2] Smith, F. William, Material Science and engineering, 2nd ed., NewYork: Mc Graw-Hillinc, 1995.

[3] Widi Aprianto, et. al., Pemilihan bahan dan proses, Bandung, Universitas Jenderal Achmad Yani pers, 2014.

[4] Suyanto., Sulardjaka., Sri Nugroho, “Pengaruh Komposisi Mg dan SiC Terhadap Sifat Kekerasan Komposit AlSi-SiC yang dibuat dengan Proses Semi Solid Stircasting,” Universitas Diponogoro, 2017.

[5] Anne Zulfa, et. al., “Proses Penuaan (Aging) pada Paduan Aluminium AA 333 Hasil Proses Sand Casting,” Universitas Indonesia, 2010.

[6] Juriah Mulyanti, “Pengaruh Temperatur Aging Terhadap Karakteristik Material Komposit Logam Al-SiC Hasil Stir casting”, Universitas Janabadra, 2011.

[7] Fuad Abdillah, “Perlakuan Panas Paduan Al-Si pada prototype piston berbasis material piston bekas,” Universitas Diponegoro, 2010.

[8] Supriatna, “Pengaruh Perlakuan Panas Dan Penuaan Terhadap Sifat Mekanis Pada Material Komposit Matrik Al-4,5%Cu-4%Mg-10%SiC(P),” Universitas Gunadarma, 2017.

[9] Iman Saefuloh, et. al., “Studi Karakteristik Sifat Mekanik Alumunium Matrix Composite (AMC) Paduan AL, 5%Cu, 12%Mg, 15% SiC Hasil Proses Casting dengan Variasi Temperatur Pengadukan, Jurnal Teknika Untirta Edisi 14 No. 2 Hal. 151 -164, 2018.

[10] Amir Arifin, et. al., ”Pengaruh Parameter Stir Casting Terhadap Sifat Mekanik Alumunium Matrx Composite (AMC)” Flywheel, vol. III, no. 1, pp. 21-31, 2017.

[11] Rieco Malik dan Sutaris., ”Pengaruh Temperatur Aging dan Waktu Holding Aging presipitasi Hardening pada Struktur Mikro dan Sifat Mekanik Paduan Mg-5Al-1%Y untuk Aplikasi komponen Otomotif Temperatur Tinggi” Institut Teknologi Sepuluh November, 2014.
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2018 Jurnal Mesin Nusantara