Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Mekanisme Koping Mahasiswa Semester II D-III Keperawatan Dalam Menghadapi Praktek Klinik Keperawatan Di Universitas Nusantara PGRI Kediri
DOI:
https://doi.org/10.29407/e.v3i1.202Abstract
Kecemasan adalah respon emosional terhadap penilaian yang menggambarkan keadaan khawatir, gelisah, takut, tidak tentram disertai berbagai keluhan fisik. Kecemasan jika tidak terkontrol akan menghambat pencapaian tujuan dari kegiatan yang akan dilakukan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan mekanisme koping mahasiswa semester II Prodi D-III Keperawatan dalam menghadapi praktek klinik keperawatan di Universitas PGRI Nusantara Kediri. Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua mahasiswa semester II Prodi D-III Keperawatan sebanyak 80 orang dan sampel sebanyak 67 orang. Teknik sampling adalah sampling random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data dengan cara coding, scoring, tabulating, setelah ditabulasi kemudian dibuat skala penyimpulan. Hasil uji statistik didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar = 0,034 (p<0,05) artinya H0 ditolak atau H1 diterima, maka kesimpulannya ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan mekanisme koping mahasiswa semester II Prodi D III Keperawatan di Universitas PGRI Nusantara Kediri. Melihat hasil penelitian diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi bagi pendidikan tentang usaha peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada mahasiswa tentang kecemasan sebelum menghadapi praktik klinik. Dari data yang didapat menerangkan bahwa mahasiswa dalam menghadapi praktik klinik memiliki tingkat kecemasan sebagai berikut : mahasiswa yang mengatakan sangat cemas, takut dan bingung menghadapi praktik klinik sebanyak 1 orang (10%), mahasiswa yang mengatakan tidak percaya diri dan sulit tidur sebanyak 6 orang (60%), mahasiswa yang mengatakan sedikit gelisah dan tampak tenang sebanyak 2 orang (20%) dan mahasiswa yang mengatakan tidak cemas dan tenang-tenang saja sebanyak 1 orang (10%). Informasi tambahan lainnya yaitu terdapat beberapa hambatan yang ditemui mahasiswa antara lain; kurangnya penguasaan materi, kesulitan menghafal langkah-langkah dalam prosedur, waktu yang diberikan minim, merasa tidak percaya diri dalam menjalankan tugas, takut melakukan kesalahan. Tentunya mahasiswa akan memberikan respon yang beragam, mulai dari koping yang adaptif sampai mal adaptif seperti pelampiasan merokok.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License