Evaluasi Temuan Visitasi dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Tata Kelola di MTSS Al-Ikhlas Petasia Timur, Sulawesi Tengah
DOI:
https://doi.org/10.29407/dimastara.v5i2.28387Keywords:
visitasi, evaluasi mutu, pembelajaran, tata kelola sekolahAbstract
Visitasi akreditasi merupakan instrumen strategis dalam menilai ketercapaian standar mutu pendidikan pada satuan pendidikan. MTSS Al-Ikhlas telah melaksanakan visitasi yang menghasilkan berbagai temuan terkait kualitas pembelajaran dan tata kelola sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi temuan hasil visitasi sebagai dasar perumusan upaya peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan tata kelola sekolah. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif terhadap dokumen laporan hasil visitasi dengan menelaah keterpenuhan indikator kinerja. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari 14 komponen penilaian, sebanyak 9 komponen (64,3%) telah memenuhi sebagian besar indikator kinerja, terutama pada aspek interaksi pembelajaran, pengelolaan kelas, penguatan karakter, serta pengelolaan keuangan dan sarana prasarana. Namun demikian, masih terdapat 5 komponen (35,7%) yang menunjukkan keterpenuhan indikator rendah, khususnya pada pemanfaatan hasil asesmen untuk perancangan pembelajaran, evaluasi kurikulum, pembelajaran inklusif, pengembangan profesional pendidik, serta pelibatan orang tua dalam pencegahan perundungan. Temuan ini menunjukkan bahwa hasil visitasi dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan rekomendasi strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan tata kelola sekolah secara berkelanjutan.
Downloads
References
[1] Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah, Pedoman Akreditasi Sekolah dan Madrasah, Jakarta: BAN-S/M, 2022.
[2] A. S. Wibowo and R. Nugroho, “Quality assurance in Indonesian secondary education: Challenges and opportunities,” Jurnal Pendidikan Nasional, vol. 11, no. 2, pp. 85–94, 2021.
[3] D. Kurniawan and S. Lestari, “Formative assessment practices and instructional improvement,” Jurnal Evaluasi Pendidikan, vol. 14, no. 2, pp. 101–110, 2022.
[4] N. Hidayah and S. Anwar, “Assessment-based learning design in secondary education,” International Journal of Instruction, vol. 16, no. 1, pp. 233–248, 2023.
[5] M. S. Amin and L. Hakim, “Data-driven leadership in school governance,” Journal of Educational Management, vol. 9, no. 1, pp. 45–56, 2024.
[6] R. Fitriani, “Utilization of accreditation results for school quality improvement,” Jurnal Manajemen Pendidikan, vol. 20, no. 2, pp. 87–96, 2021.
[7] S. Rahmawati and B. Santoso, “Curriculum evaluation and continuous improvement in secondary schools,” Jurnal Pengembangan Kurikulum, vol. 5, no. 1, pp. 12–21, 2022.
[8] A. Yusuf and M. N. Karim, “Inclusive education practices in Islamic secondary schools,” International Journal of Inclusive Education, vol. 27, no. 6, pp. 615–629, 2023.
[9] L. Prasetyo, “School governance effectiveness and stakeholder engagement,” Jurnal Administrasi Pendidikan, vol. 18, no. 2, pp. 101–111, 2021.
[10] H. Nurhadi and S. Purnomo, “Using accreditation data for sustainable school improvement,” Journal of Educational Quality Assurance, vol. 4, no. 1, pp. 33–42, 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
- Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
- Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0


