Analisis Kekuatan Komposit Serat Kulit Kayu Jati Dengan Variasi Arah Serat
PDF (Bahasa Indonesia)

Keywords

Komposit
Serat Kulit Kayu Jati
Uji Tarik
Uji Impak

How to Cite

[1]
S. Supriyanto, W. E. Widianto, and N. Nuryosuwito, “Analisis Kekuatan Komposit Serat Kulit Kayu Jati Dengan Variasi Arah Serat”, J, vol. 2, no. 2, pp. 61-70, Feb. 2020.

Abstract

Serat kulit kayu jati merupakan serat alami yang diperoleh dari pohon jati (Tectona Grandis), dan dapat terdegradasi secara alami serta harganya lebih murah dibanding serat sintetis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Karakteristik Kekuatan Komposit Serat Kulit Kayu Jati Dengan Variasi Arah Serat. Pada penelitian ini dilakukan pemilihan serat yang baik. kemudian serat kulit kayu jati direndam dalam larutan NaOH dengan kadar 5% selama 60 menit dan dibilas dengan air bersih kemudian dikeringkan. Selanjutnya dipotong dengan panjang 200mm x lebar 5mm untuk uji tarik, dan untuk uji impack panjang 80 mm x lebar 5mm. Lebih lanjut, pembuatan komposit menggunakan pencampuran menggunakan perbandingan serat kullit kayu jati 30% dan  resin polyester70% dari seluruh berat spesimen. Dari masing-masing pengujian menggunakan 12 spesimen yang terdiri dari serat kulit kayu jati, baik untuk uji tarik, dan uji impack dengan variasi arah serat unidirectional (serat lurus), pseudoisotropic (serat acak), bidirecitional (serat anyam). Berdasarkan hasil pengujian komposit serat kulit kayu jati yang sudah dilakukan dan diperoleh kesimpulan bahwa rata–rata kekuatan tarik arah serat anyam ini yang memeiliki nilai rata – rata tarik dan regangan paling tinggi dari variasi lain yaitu 22,58Mpa dan regangan 3,86%. Komposit dengan arah serat lurus memiliki nilai rata – rata tegangan tarik 20,57 Mpa dan regangan 3,5 %, komposit dengan nilai terendah adalah variasi arah serat acak yaitu 12,14 Mpa dan regangan 1,75%. Sedangkan untuk uji impack energi terserap rata-rata impack  terbesar mencapai 0,56 Joule dengan arah serat lurus. Dan harga impack rata-rata yang dihasikan menggunkan serat lurus juga mendapat nilai kekuatan impack yang paling maksimal yaitu 0,0061 ( J/mm2 ).

https://doi.org/10.29407/jmn.v2i2.13743
PDF (Bahasa Indonesia)

References

Setiabudi, Rudi. Material Teknik Listrik, UI Press. Jakarta. 2007

Rangkuti, Zulkarnain. 2011. Pembuatan Dan Karakterisasi Papan Partikel Dari Campuran Resin Polyester Serat Kulit Jagung”.Tesis. Medan: FMIPA,USU.

Mather, R.R., and Wardman, R.H. 2011. The chemistry of textile fibres. RSC Publishing. London

Sumarna, D. 2011. Kayu Jati Panduan Budidaya dan Prospek Bisnis. Buku. Penebar Swadaya. Depok. 18--21 p.

Parlevliet, Patricia, P., Bersee, Harald, E.,N., Beukers, Ardian, 2006, Residual stresses in thermoplastic composite-A study of the literature-Part I: Formation of residual stresses, Composites: Part A 37, 1847-1857John, M.J., and Thomas, S., 2008. Biofibers and biocomposites, Carbohydrate Polymers.71: 343-364.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2020 Supriyanto Supriyanto, Wasis Enggah Widianto, Nuryosuwito Nuryosuwito

Downloads

Download data is not yet available.