KARAKTERISIK KEKUATAN KOMPOSIT SERAT DAUN NANAS DENGAN VARIASI PANJANG SERAT
pdf

Keywords

Komposit
Serat Daun Nanas
Uji Tarik
Uji Impack

How to Cite

[1]
supriyanto supriyanto, “KARAKTERISIK KEKUATAN KOMPOSIT SERAT DAUN NANAS DENGAN VARIASI PANJANG SERAT”, J, vol. 4, no. 1, pp. 30-39, Jul. 2021.

Abstract

Penggunaan material logam memiliki peranan yang sangat besar dalam perkembangan teknologi saat ini, terutama di dunia industri maupun otomotif, salah satu yang hal yang menjadi perhatian adalah pemilihan jenis dan kualitas bahan baku material untuk pembuatan komposit kendaraan. Beradasarkan data Badan Pusat Statik (BPS), rata-rata produksi nanas di Indonesia adalah 1,5 juta ton/hari. Melihat banyaknya produksi tanaman nanas pertahun, tentunya daun nanas berpontesi besar untuk menjadi limbah. Untuk itulah penelitian ini berinisiatif untuk memanfaatkan serat daun nanas Peneliatian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai kekuatan uji Tarik dan uji Impack komposit serat daun nanas sebagai bahan pembuatan bumper mobil. Komposisi komposit serat daun nanas yaitu 40% serat daun nanas dan 60% resin. Resin yang digunakan adalah resin polyester, masing-masing spesiemen dibuat 3 benda untuk pengujian dari setiap varisi panjang serat 50 mm,100 mm, 150 mm sehingga terdapat 12 spesimen pengujian untuk uji tarik dan uji impack. Berdasarkan pengujian sifat mekanik komposit serat daun nanas didapatkan nilai tegangan dan regangan tarik tertinggi adalah komposit dengan panjang serat 150 mm dengan nilai tegangan tarik sebesar 15,66 Mpa dan regangan 0,53% sedangkan sifat mekanik komposit serat daun nanas didapakan nilai tertinggi dengan panjang serat 100 mm dengan energi impack 11,23 joule dan kekuatan impack 0,145 j/mm2. Dari nilai yang didapatkan dari pengujiant tarik masing-masing panjang serat masih bekum bisa menyentuh nilai murni kekuatan matriks dengan tegangan tarik sebesar 31,63 Mpa. Dari hasil nilai yang didapat komposit serat daun nanas, memiliki nilai di atas standar JIS A5905-2003 bumper mobil.

https://doi.org/10.29407/jmn.v4i1.16039
pdf

References

[1] Brower, W.D. 2020. Natural Fibre Composites In Structural Components, Alternative For Sisal. On ThOccasion Of The Joint FAD, CFC Seminar, Rome Italy.

[2] Ernawanm, K.E.,2018, Serat Pelepah Pisang Dan Eceng Gondok Sebagai Penguat Komposit Dengan Variasi Arah Serat Terhadap Uji Tarik Dan Uji Bending, Jurnal Teknik Mesin, Vol.5, No2, 1-30

[3] Fandhy Rusmiyatno, 2007, Pengaruh Fraksi Volume Serat Terhadap Kekuatan Tarik Dan Kekuatan Bending Komposit Nylon/Epoxy Resin Serat Pendek Random

[4] Jepri, 2006. Karakteristik Kekuatan Komposit Serat Kulit Pohon Terap Dengan Variasi Jumlah Lapisan Serat. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Teknik Mesin Universitas Sanata Darma Yogyakarta

[5] Muhammad Arsyad, DKK, 2014. Pengaruh Variasi Arah Susunan Serat Serabut KelapaTerhadap Sifat Mekanik Komposit Serat Sabut Kelapa. Jurnal SinergiVol.12 No.2 Oktober

[6] Nurdin, Arif, 2011.karakteristik Kekuatan Mekanik Komposit Berpenguat Serat Kulitwaru Kontinyu Laminat Dengan Perlakuan Alkali Bermatrik Polyster

[7] Nuri, S.H, Suwanda, T., Diharjo, K., A Amin. S. 2006. Kinerja Komperhensif Pengaruh Perlakuan Alkali Terhadap Kekuatan Komposit Berpengaut Serat Nanas-Nanasan. Laporan penelitian Dosen Muda. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. Departemen Pendidikan Nasional

[8] Schwartz, M.M., 1992. Material Komposit Hanbook.2nded, Mc Graww-Hill Inc, New Jersey.

[9] Teguh Sulistyo Hadi dkk.2016. Analisa Teknis Penggunaan Serat Daun Nanas Sebagai Alternatif Bahan Komposit Pembuatan Kulit Kapal Ditinjau Dari Kekuatan Tarik, Bending Dan Impact. Jurnal Teknik Perkapalan, VOL.4, No. 1 (Januari)
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2021 supriyanto supriyanto

Downloads

Download data is not yet available.