PENERAPAN STRATEGI ‘INJEKSI’ UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 NGUNUT TULUNGAGUNG

Main Article Content

SISWANTO SISWANTO

Abstract

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung pada peserta didik kelas XI IPS-2. Penelitian tindakan kelas dengan strategi ‘Injeksi’ ini dilaksanakan dengan menggunakan dua siklus, sedangkan masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan.Kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dapat dirumuskan sebagai berikut: Perencanaan pembelajaran, ada peningkatan dari 85% pada siklus I menjadi 95 % pada siklus II. Sedangkan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru juga mengalami pengingkatan dari 79,17 % pada siklus I menjadi 87,50 % pada siklus II.Aktivitas belajar peserta didik mengalami peningkatan, pada siklus I sebesar 64,84%,  Sedangkan dalam siklus II menjadi 82,145 %. Jumlah mean menunjukkan kenaikkan dari 2,79 (69,74 %) pada siklus I, menjadi 3,11 (77,11 %) pada siklus II.Hasil evaluasi menunjukkan terdapat kenaikkan yang tuntas belajar dari 25 peserta didik (65,79%) pada pra tindakan menjadi 30 peserta didik (78,95%) pada siklus I, dan menjadi 33 peserta didik (86,84%) pada siklus II.  Sedangkan yang belum tuntas belajar mengalami penurunan dari 13 peserta didik (34,21 %) pada pra tindakan menjadi 8 peserta didik (21,05 %) pada siklus I, dan menjadi 5 peserta didik (13,16 %) pada siklus II.Dengan demikian maka dapat dinyatakan bahwa “jika strategi ‘Injeksi’ digunakan dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, maka aktivitas belajar peserta didik kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Ngunut, Kabupaten Tulungagung akan meningkat” 

Article Details

How to Cite
SISWANTO, SISWANTO. PENERAPAN STRATEGI ‘INJEKSI’ UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 NGUNUT TULUNGAGUNG. PIJAR NUSANTARA, [S.l.], v. 2, n. 1, may 2016. ISSN 2442-9163. Available at: <http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/pinus/article/view/263>. Date accessed: 20 sep. 2017.
Section
Artikel