ANALISIS UKURAN KINERJA SISTEM PELAYANAN PADA ANTRIAN ALFAMIDI JALAN HS. RONGGO WALUYO KARAWANG

  • Maulana Yusuf Ramadhan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa, Karawang
  • Dene Herwanto Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa, Karawang
  • Luli Akhriyani Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa, Karawang
Abstract views: 63 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 33
Keywords: Manajemen Operasional, Sistem Antrian, Model Antrian (M/M/1).

Abstract

Antrian merupakan masalah yang hampir selalu dtemukan, salah satu masalah antrian yang sering ditemui adalah di supermarket atau minimarket salah satunya adalah Alfamidi yang terletak di jl.HS Ronggo Waluyo Karawang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui optimalisasi sistem antrian, jumlah pelanggan dalam antrian, waktu yang dihabiskan pelanggan dalam antrian, waktu yang dihabiskan dalam sistem dan pemanfaatn sistem antrian di Alfamidi. Jenis penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, Analisis data yang digunakan untuk penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Dari hasil pengujian pada data penelitian yang dilakukan di Alfamidi diperoleh pola kedatangan pelanggan berdistribusi Poisson dan waktu pelayanan berdistribusi Eksponensial. Pembeli dilayani oleh 2 server dengan peraturan pelanggan pertma dilayani lebih dahulu serta kapasitas sistem dan sumber yang tak
terbatas. Berdasarkan notasi Kendall sistem antrian pada server di Alfamert mengikuti model M/M/1. dapat diketahui rata-rata laju kedatangan pembeli adalah λ = 0,28 dan 0,30 kedatangan permenit. Rata-rata laju pelayanan pembeli adalah μ = 1,13 dan 1,56 menit pelayanan perorang. Rata-rata dalam 1 jam jumlah pembeli yang menunggu dalam antrian sebelum mendapatkan pelayanan adalah 0,0327 dan 0,002 (1) pembeli. rata-rata waktu yang dihabiskan seorang dalam antrian 0,12 dan 0,006 menit. Rata-rata waktu yang dihabiskan oleh seorang pembeli dari awal memasuki antrian sampai selesai dilayani adalah sekitar 1,0049 dan 0,65 menit. Rata-rata dalam satu jam jumlah total pembeli yang sedang berada dalam antrian dan pembeli yang sedang dilayani adalah 0,281 dan 0,19 (1) pembeli. Peluang tidak adanya pembeli atau peluang loket pelayanan mengganggur yaikni 59,98 % dan 81,81 %.

References

Aidi, M. (2014). Analisis Optimalisasi Pelayanan Konsumen Berdasarkan Teori Antrian Pada Kaltimgps.Com Di Samarinda. EJournal Ilmu Administrasi Bisnis, 2(3), 346 – 357.
Botutihe, K., Sumarauw, J. S. B., & Merlyn M Karuntu. (2018). Analisis Sistem Antrian Teller Guna Optimalisasi Pelayanan Pada Pt . Bank Negara Indonesia ( BNI ) 46 CABANG UNIT KAMPUS.
Jurnal EMBA, 6(3), 1388 – 1397. Fatimah Maharani Siregar. (2015). Faculty of Economics Riau University, Pekanbaru Indonesia. Jom FEKON, 2(2), 1 – 13.
Manalu, C., & Palandeng, I. (2019). Analisis Sistem Antrian Sepeda Motor Pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (Spbu) 74.951.02 Malalayang. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 7(1), 551 – 560. https://doi.org/10.35794/emba.v7i1.22444
Ridwansyah, R. (2017). Peningkatan Kinerja Pelayanan Pasien untuk Meminimalkan Antrian dengan Waiting Line Method. Information System for Educators and Professionals, 1(2), 167 – 174.
Published
2021-04-28
How to Cite
Maulana Yusuf Ramadhan, Dene Herwanto, & Luli Akhriyani. (2021). ANALISIS UKURAN KINERJA SISTEM PELAYANAN PADA ANTRIAN ALFAMIDI JALAN HS. RONGGO WALUYO KARAWANG. Nusantara of Engineering, 4(1), 35. https://doi.org/10.29407/noe.v4i1.15909