Pemberdayaan Lahan dalam konsep Ihyaul mawat oleh Petani Takal dalam Perspektif Fikih Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.29407/dimastara.v5i1.27118Keywords:
Ihyaul Mawat, Fiqih Lingkungan, Pengabdian Masyarakat, KKN, Tabat Kalsa, Budidaya SayuranAbstract
Abstrak— Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Tabat Kalsa dilaksanakan sebagai wujud kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian. Kegiatan utama difokuskan pada pengembangan budidaya sayuran cepat panen yaitu sawi, kangkung dan bayam. Tujuan kegiatan ini adalah memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif, meningkatkan ketersediaan pangan sehat serta menumbuhkan potensi ekonomi keluarga dari hasil panen. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan teknik budidaya, praktik pengolahan lahan, penanaman, perawatan dan panen bersama. Selama kegiatan berlangsung mahasiswa tidak hanya mendampingi, tetapi juga ikut belajar secara langsung tentang teknik bertani bersama petani setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan dan partisipasi warga dalam budidaya sayuran, serta keberhasilan tumbuh kembang tanaman yang dibudidayakan. Dengan demikian, KKN Tabat Kalsa tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkaya pengalaman mahasiswa dalam bidang pertanian. Lebih dari itu, program ini sejalan dengan konsep Ihyaul Mawat dalam fikih Lingkungan, yaitu menghidupkan tanah mati atau lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan agar menjadi produktif dan bermanfaat. Dengan penerapan konsep tersebut, kegiatan KKN Tabat Kalsa tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat secara ekonomi dan sosial, tetapi juga mengandung nilai spiritual karena menghadirkan kemaslahatan sesuai ajaran Islam.
Downloads
References
Fitria, I. (2017). Konsep menghidupkan tanah mati menurut imam abu hanifah beserta relevansinnya dengan undang undang pokok agraria (uu no. 5 tahun 1960) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Iqbal, Iqbal. (2020) "Pengelolaan Dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Dalam Perspektif Ekonomi Islam." Al Hisab: Jurnal Ekonomi Syariah 1.1: 8-21.
Junita, P., & Auliya, F. (2025). Konsep Ihyaul mawat Dalam Perspektif Hukum Islam dan Relevansinya Terhadap Hukum Pertanahan di Indonesia. SALSABIL: Journal of Sharia and Economic Law, 1(2), 32-43.
Putri Junita, Filzah Auliya (2025) Konsep Ihya`ul mawat Dalam Perspektif Hukum Islam dan Relevansinya Terhadap Hukum Pertanahan di Indonesia .
Syarbaini, Ahmad (2022). Konsep Ihya’Al-Mawat Menurut Hukum Ekonomi Syariah (Dalam Fiqh Islam) Ditinjau Dari Undang-Undang Pokok Agraria Dan Undang-Undang Kehutanan.". Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
- Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
- Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0


