Etika Publikasi

Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran berkomitmen untuk menjunjung standar tertinggi etika publikasi dan mengambil semua tindakan yang mungkin dilakukan terhadap setiap malpraktek publikasi. Dewan Redaksi bertanggung jawab antara lain untuk mencegah terjadinya malpraktek publikasi. Perilaku tidak etis tidak dapat diterima dan Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran tidak mentolerir plagiarisme dalam bentuk apapun. Penulis yang mengirimkan artikel: tegaskan bahwa isi naskah adalah asli. Lebih lanjut, kiriman penulis juga menyiratkan bahwa naskah tersebut belum pernah diterbitkan sebelumnya dalam bahasa apapun, baik seluruhnya atau sebagian, dan saat ini tidak dikirimkan untuk publikasi di tempat lain. Editor, penulis, dan peninjau, dalam Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, berkomitmen penuh untuk praktik publikasi yang baik dan menerima tanggung jawab untuk memenuhi tugas dan tanggung jawab berikut, sebagaimana ditetapkan oleh COPE Code of Conduct for Journal Editor. Sebagai bagian dari Praktik Inti, COPE memiliki pedoman tertulis di http://publicationethics.org/resources/guidelines.

Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran is committed to upholding the highest standards of publication ethics and taking all possible actions against any publication malpractice. The Editorial Board is responsible, among other things, for preventing publication malpractice. Unethical behavior is unacceptable, and Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran does not tolerate plagiarism in any form. Authors submitting articles: affirm that the content of the manuscript is original. Furthermore, the submission implies that the manuscript has not been previously published in any language, in its entirety or in part, and is not currently submitted for publication elsewhere. Editors, authors, and reviewers, in Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran, are fully committed to good publication practices and accept responsibility for fulfilling the following duties and responsibilities, as outlined by the COPE Code of Conduct for Journal Editors. As part of Core Practices, COPE has written guidelines available at http://publicationethics.org/resources/guidelines.

Tugas Penulis (Author's Responsibilities)

  1. Standar Pelaporan: Penulis harus menyajikan laporan akurat dari penelitian asli yang dilakukan serta diskusi objektif tentang signifikansinya. Peneliti harus mempresentasikan hasil mereka secara jujur ​​dan tanpa fabrikasi, pemalsuan atau manipulasi data yang tidak tepat. Sebuah manuskrip harus berisi detail dan referensi yang cukup untuk memungkinkan orang lain meniru karya tersebut. Pernyataan yang menipu atau secara sengaja tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima. Naskah harus mengikuti pedoman pengiriman jurnal.
    Reporting Standards: Authors must present accurate reports of original research and provide an objective discussion of its significance. Researchers must present their results honestly and without fabrication, falsification, or improper data manipulation. A manuscript should contain sufficient detail and references to enable others to replicate the work. Deceptive or intentionally inaccurate statements are unethical and unacceptable. Manuscripts must adhere to the journal's submission guidelines.
  2. Orisinalitas dan Plagiarisme: Penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis karya yang sepenuhnya asli. Naskah tidak boleh diserahkan secara bersamaan ke lebih dari satu publikasi kecuali editor setuju untuk publikasi bersama. Karya dan publikasi sebelumnya yang relevan, baik oleh peneliti lain maupun milik penulis, harus diakui dan dirujuk dengan benar. Literatur utama harus dikutip jika memungkinkan. Kata-kata asli yang diambil langsung dari publikasi oleh peneliti lain harus muncul dalam tanda kutip dengan kutipan yang sesuai.
    Originality and Plagiarism: Authors must ensure that they have written entirely original work. Manuscripts should not be submitted concurrently to more than one publication unless the editor agrees to joint publication. Relevant prior work and publications, whether by other researchers or the authors, should be acknowledged and cited properly. Primary literature should be cited where possible. Directly taken original words from other researchers' publications must appear in quotation marks with appropriate citations.
  3. Publikasi Berganda, Berlebihan, atau Bersamaan: Penulis secara umum tidak boleh mengirimkan manuskrip yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan. Diharapkan juga bahwa penulis tidak akan menerbitkan manuskrip atau manuskrip deskripsi penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal. Mengirimkan manuskrip yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima. Berbagai publikasi yang muncul dari satu proyek penelitian harus diidentifikasi dengan jelas seperti itu dan publikasi utama harus dirujuk.
    Multiple, Excessive, or Simultaneous Publications: Authors should generally not submit the same manuscript to more than one journal simultaneously. It is also expected that authors will not publish the same manuscript or research description in more than one journal. Submitting the same manuscript to more than one journal simultaneously is unethical and unacceptable publication behavior. Various publications arising from one research project should be clearly identified as such, and the primary publication must be referenced.
  4. Pengakuan Sumber: Penulis harus mengetahui semua sumber data yang digunakan dalam penelitian dan mengutip publikasi yang berpengaruh dalam menentukan sifat pekerjaan yang dilaporkan. Pengakuan yang tepat atas pekerjaan orang lain harus selalu diberikan.
    Source Acknowledgment: Authors should be aware of all data sources used in the research and cite influential publications that determined the nature of the reported work. Proper acknowledgment of the work of others must always be provided.
  5. Kepenulisan Makalah: Penulisan publikasi penelitian harus secara akurat mencerminkan kontribusi individu untuk pekerjaan dan pelaporannya. Penulisan harus dibatasi pada mereka yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan atau interpretasi dari studi yang dilaporkan. Orang lain yang telah memberikan kontribusi signifikan harus terdaftar sebagai rekan penulis. Dalam kasus di mana kontributor utama terdaftar sebagai penulis sementara mereka yang memberikan kontribusi kurang substansial, atau murni teknis, untuk penelitian atau publikasi dicantumkan di bagian pengakuan. Penulis juga memastikan bahwa semua penulis telah melihat dan menyetujui versi naskah yang dikirimkan dan pencantuman nama mereka sebagai rekan penulis.
    Paper Authorship: The writing of research publications must accurately reflect individual contributions to the work and its reporting. Writing should be limited to those who have made significant contributions to the conception, design, execution, or interpretation of the study reported. Others who have made significant contributions should be listed as co-authors. In cases where the major contributor is listed as an author while those who have contributed less substantively, or purely technically, to the research or publication are mentioned in the acknowledgment section. Authors should also ensure that all authors have seen and approved the submitted manuscript and the inclusion of their names as co-authors.
  6. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Semua penulis harus secara jelas mengungkapkan dalam naskah mereka setiap konflik kepentingan keuangan atau substantif lainnya yang dapat ditafsirkan untuk mempengaruhi hasil atau interpretasi naskah mereka. Semua sumber dukungan keuangan untuk proyek harus diungkapkan.
    Disclosure and Conflict of Interest: All authors must clearly disclose in their manuscript any financial or other substantive conflicts of interest that may be interpreted to influence the results or interpretation of their manuscript. All sources of financial support for the project must be disclosed.
  7. Kesalahan Mendasar dalam Karya yang Diterbitkan: Jika penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam naskah yang dikirimkan, maka penulis harus segera memberi tahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk mencabut atau memperbaiki makalah.
    Fundamental Errors in Published Works: If authors discover significant errors or inaccuracies in the submitted manuscript, they must promptly inform the journal's editor or publisher and cooperate with the editor to retract or correct the paper.

Tugas Editor (Editor's Responsibilities)

  1. Keputusan Publikasi: Berdasarkan laporan review dewan editorial, editor dapat menerima, menolak, atau meminta modifikasi pada naskah. Validasi pekerjaan yang dimaksud dan pentingnya bagi peneliti dan pembaca harus selalu mendorong keputusan tersebut. Editor dapat dipandu oleh kebijakan dewan editorial jurnal dan dibatasi oleh persyaratan hukum yang akan berlaku terkait fitnah, pelanggaran hak cipta, dan plagiarisme. Editor dapat berunding dengan editor atau pengulas lain dalam membuat keputusan ini. Editor harus bertanggung jawab atas semua yang mereka terbitkan dan harus memiliki prosedur dan kebijakan untuk memastikan kualitas materi yang mereka terbitkan dan menjaga integritas catatan yang diterbitkan.
    Publication Decisions: Based on the editorial board's review reports, the editor can accept, reject, or request modifications to the manuscript. The validation of the work in question and its importance to researchers and readers should always drive such decisions. The editor may be guided by the editorial board's journal policies and is constrained by legal requirements in force regarding libel, copyright infringement, and plagiarism. The editor may consult with other editors or reviewers in making these decisions. Editors are responsible for everything they publish and must have procedures and policies in place to ensure the quality of the material they publish and to maintain the integrity of the published record.
  2. Peninjauan Naskah: Editor harus memastikan bahwa setiap naskah pada awalnya dievaluasi oleh editor untuk keasliannya. Editor harus mengatur dan menggunakan peer review secara adil dan bijak. Editor harus menjelaskan proses penilaian sejawat mereka dalam informasi untuk penulis dan juga menunjukkan bagian jurnal mana yang ditinjau sejawat. Editor harus menggunakan peninjau sejawat yang sesuai untuk makalah yang dipertimbangkan untuk publikasi dengan memilih orang-orang dengan keahlian yang memadai dan menghindari mereka yang memiliki konflik kepentingan.
    Review of Manuscripts: The editor must ensure that each manuscript is initially evaluated by the editor for its authenticity. The editor must organize and use peer review fairly and judiciously. The editor should explain their peer review process in information for authors and also indicate which parts of the journal are peer-reviewed. The editor must use appropriate peer reviewers for papers considered for publication by selecting individuals with adequate expertise and avoiding those with conflicts of interest.
  3. Permainan yang Adil: Editor harus memastikan bahwa setiap manuskrip yang diterima oleh jurnal ditinjau konten intelektualnya tanpa memperhatikan jenis kelamin, jenis kelamin, ras, agama, kewarganegaraan, dll. Dari penulis. Bagian penting dari tanggung jawab untuk membuat keputusan yang adil dan tidak memihak adalah menegakkan prinsip independensi dan integritas editorial. Editor memiliki posisi yang kuat dengan membuat keputusan tentang publikasi, yang membuatnya sangat penting bahwa proses ini seadil dan mungkin tidak bias.
    Fair Play: The editor must ensure that every manuscript submitted to the journal is reviewed for its intellectual content without regard to gender, gender, race, religion, nationality, etc. of the author. An essential part of the responsibility to make fair and unbiased decisions is the enforcement of editorial independence and integrity. Editors hold a strong position in making publication decisions, making it crucial that the process is fair and free from bias.
  4. Kerahasiaan: Editor harus memastikan bahwa informasi mengenai manuskrip yang dikirimkan oleh penulis dijaga kerahasiaannya. Editor harus menilai secara kritis setiap potensi pelanggaran perlindungan data dan kerahasiaan pasien. Ini termasuk membutuhkan persetujuan yang diinformasikan dengan benar untuk penelitian aktual yang disajikan, persetujuan untuk publikasi jika berlaku.
    Confidentiality: The editor must ensure that information regarding the manuscript submitted by the author is kept confidential. The editor should critically assess any potential data protection and patient confidentiality violations. This includes requiring properly informed consent for the research presented and consent for publication if applicable.
  5. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Editor Jurnal tidak akan menggunakan materi yang tidak dipublikasikan yang diungkapkan dalam naskah yang diserahkan untuk penelitiannya sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis. Editor tidak boleh terlibat dalam pengambilan keputusan tentang makalah yang memiliki konflik kepentingan.
    Disclosure and Conflict of Interest: Journal editors will not use unpublished material disclosed in a submitted manuscript for their own research without the written consent of the author. Editors should not be involved in making decisions regarding papers that have a conflict of interest.

Tugas Reviewer (Reviewer's Responsibilities)

  1. Kerahasiaan: Informasi mengenai manuskrip yang dikirimkan oleh penulis harus dirahasiakan dan diperlakukan sebagai informasi yang dilindungi. Mereka tidak boleh diperlihatkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali sebagaimana diizinkan oleh editor.
    Confidentiality: Information about the manuscript submitted by the author must be kept confidential and treated as protected information. They should not be shown or discussed with others except as allowed by the editor.
  2. Pengakuan Sumber: Peninjau harus memastikan bahwa penulis telah mengakui semua sumber data yang digunakan dalam penelitian. Peninjau harus mengidentifikasi karya terbitan relevan yang belum dikutip oleh penulis. Pernyataan apapun yang observasi, derivasi, atau argumen telah dilaporkan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Peninjau harus segera memberi tahu jurnal jika mereka menemukan penyimpangan, memiliki kekhawatiran tentang aspek etika pekerjaan, mengetahui kesamaan substansial antara naskah dan penyerahan bersamaan ke jurnal lain atau artikel yang diterbitkan, atau mencurigai bahwa pelanggaran mungkin telah terjadi baik selama penelitian atau penulisan dan penyerahan naskah; pengulas harus, bagaimanapun, merahasiakan kekhawatiran mereka dan tidak menyelidiki lebih lanjut secara pribadi kecuali jurnal tersebut meminta informasi atau saran lebih lanjut.
    Source Acknowledgment: Reviewers should ensure that authors have acknowledged all data sources used in the research. Reviewers should identify relevant published work that has not been cited by the authors. Any statements wherein observations, derivations, or arguments have been reported previously should be accompanied by relevant citations. Reviewers should promptly inform the journal if they find any deviations, have concerns regarding the ethical aspects of the work, know of substantial similarity between the manuscript and simultaneous submission to another journal or published article, or suspect that misconduct may have occurred during the research or manuscript preparation and submission. Reviewers should, however, keep their concerns confidential and not investigate further personally unless the journal requests additional information or advice.
  3. Standar Objektivitas: Review naskah yang diserahkan harus dilakukan secara obyektif dan reviewer harus mengungkapkan pandangan mereka dengan jelas dengan argumen yang mendukung. Peninjau harus mengikuti petunjuk jurnal tentang umpan balik khusus yang diperlukan dari mereka dan kecuali ada alasan bagus untuk tidak melakukannya. Peninjau harus konstruktif dalam ulasan mereka dan memberikan umpan balik yang akan membantu penulis untuk memperbaiki naskah mereka. Peninjau harus menjelaskan penyelidikan tambahan mana yang penting untuk mendukung klaim yang dibuat dalam naskah yang sedang dipertimbangkan dan yang hanya akan memperkuat atau memperpanjang pekerjaan.
    Objectivity Standards: Review of submitted manuscripts should be conducted objectively, and reviewers should express their views clearly with supporting arguments. Reviewers should follow the journal's specific feedback guidelines, unless there is a good reason not to do so. Reviewers should be constructive in their reviews and provide feedback that will help authors improve their manuscript. Reviewers should explain which additional investigation is important to support the claims made in the manuscript under consideration, which will only strengthen or extend the work.
  4. Pengungkapan dan Konflik Kepentingan: Informasi atau gagasan istimewa yang diperoleh melalui tinjauan sejawat harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Peninjau tidak boleh mempertimbangkan manuskrip yang memiliki konflik kepentingan akibat persaingan, kolaboratif, atau hubungan atau koneksi lain dengan penulis, perusahaan, atau lembaga yang terkait dengan makalah tersebut. Dalam kasus ulasan double-blind, jika mereka mencurigai identitas penulis, beri tahu jurnal jika pengetahuan ini menimbulkan potensi konflik kepentingan.
    Disclosure and Conflict of Interest: Information or special insights obtained through peer review should be kept confidential and not used for personal advantage. Reviewers should not consider manuscripts that have conflicts of interest due to competition, collaboration, or relationships or connections with the authors, companies, or institutions associated with the paper. In the case of double-blind reviews, if they suspect the author's identity, notify the journal if this knowledge raises the potential for a conflict of interest.
  5. Ketepatan: Peninjau harus menanggapi dalam kerangka waktu yang wajar. Peninjau hanya setuju untuk meninjau naskah jika mereka cukup yakin mereka dapat mengembalikan tinjauan dalam jangka waktu yang diusulkan atau disepakati bersama, menginformasikan jurnal segera jika mereka memerlukan perpanjangan. Dalam hal seorang reviewer merasa tidak mungkin menyelesaikan review naskah dalam waktu yang ditentukan maka informasi tersebut harus dikomunikasikan kepada editor agar naskah tersebut dapat dikirimkan kepada reviewer lain.
    Timeliness: Reviewers should respond within a reasonable timeframe. Reviewers only agree to review a manuscript if they are reasonably confident they can return the review within the proposed or mutually agreed-upon timeframe, notifying the journal promptly if they require an extension. In the event that a reviewer feels it's impossible to complete the manuscript review within the specified time, this information should be communicated to the editor so that the manuscript can be sent to another reviewer.