Sosialisasi dan Pengenalan Sampah Organik dan Anorganik Berbasis Teknologi Machine Learning Melalui Pembelajaran Sejak Dini

Authors

  • Umi Mahdiyah
  • Made Ayu Dusea Widyadara
  • Lilia Sinta Wahyuniar
  • Siti Rochana

DOI:

https://doi.org/10.29407/dimastara.v5i2.28017

Keywords:

machine learning , sampah organik, sampah anorganik

Abstract

Pengelolaan sampah di wilayah pedesaan masih menjadi permasalahan lingkungan, terutama akibat rendahnya pemahaman masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pengelolaan sampah melalui sosialisasi serta pengenalan teknologi machine learning sebagai media pembelajaran interaktif bagi anak usia dini. Metode pelaksanaan meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan aplikasi mobile berbasis machine learning, pendampingan, dan evaluasi yang dilaksanakan di RA Tunas Shibyan, Desa Tengger Kidul, Kecamatan Pagu, dengan melibatkan guru, siswa, dan wali murid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam mengenali dan memilah sampah organik dan anorganik. Aplikasi yang digunakan mampu membantu proses identifikasi sampah secara real time dan menarik minat anak-anak dalam pembelajaran lingkungan. Program ini juga mendorong perubahan perilaku awal berupa penerapan pemisahan sampah di lingkungan sekolah. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi machine learning efektif sebagai sarana edukasi lingkungan dan berpotensi mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan sejak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.
Abstract views: 3 , pdf downloads: 4

References

[1] KLHK (2023) Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

[2] Syafrudin, S., Kristanti, R. & Septiani, S. (2021) ‘Environmental and health impacts of open burning in rural Indonesia’, International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(14), pp. 7412.

[3] World Bank (2022) Indonesia Environment and Climate Change Report. Washington DC: World Bank.

[4] Putri, A. & Suyoto (2020) ‘The increasing plastic waste in rural and urban areas’, Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), pp. 145–153.

[5] Hidayat, N., Kurniawan, T. & Hantoko, D. (2022) ‘Challenges and opportunities of rural waste management in Indonesia’, Waste Management, 145, pp. 1–12.

[6] Saputra, H., Ningsih, R. & Lestari, P. (2019) ‘Pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos dan biogas’, Jurnal Teknologi Lingkungan, 20(1), pp. 23– 31.

[7] Sari, D., Nugroho, A. & Prasetyo, W. (2022) ‘The role of artificial intelligence in environmental education’, Journal of Environmental Science and Education, 17(3), pp. 55–67.

Downloads

PlumX Metrics

Published

2026-05-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sosialisasi dan Pengenalan Sampah Organik dan Anorganik Berbasis Teknologi Machine Learning Melalui Pembelajaran Sejak Dini. (2026). Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 5(2), 97-107. https://doi.org/10.29407/dimastara.v5i2.28017

Similar Articles

11-20 of 26

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)