Pendampingan Literasi Islam Moderat Pada Mahasiswa Baru di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
DOI:
https://doi.org/10.29407/dimastara.v5i1.25375Keywords:
literasi, islam moderat, mahasiswa baruAbstract
Badan Intelijen Nasional (BIN) tahun 2018 menyebutkan bahwa 39% mahasiswa di perguruan tinggi telah terpapar radikalisme karena memang universitas-universitas tersebut bisa dikatakan sebagai sumber munculnya radikalisme. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dipilih sebagai lokasi penelitian karena jumlah mahasiswa baru yang ada di kampus PTKIN yang mempunyai jumlah mahasiswa terbesar di Jawa Timur ini. Tujuan dari pendampingan ini untuk mengetahui literatur keislaman yang digunakan oleh mahasiswa baru dan cara menguatkan literasi keislaman. Penelitian ini menggunakan metode Service Learning (SL) yang mengguanakan 3 tahapan yaitu observasi, wawancara, dan focus group discussion. Hasil dari pemetaan mahasiswa baru diketahuibahwa saat ini mahasiswa lebih sering mencari informasi melalui internet daripada membaca buku cetak. Berdasarkan tahap persiapan diketahui bahwa pengetahuan mahasiswa terkait literasi keislaman masuk kategori rendah. Jadi diperlukan sosialisasi untuk mengarahkan mahasiswa baru agar mendapatkan informasi yang valid terkait islam moderat bukan islam radikal. Walaupunmahasiswa tersebut berasal dari sekolah Madrasah Aliyah tetapi masih banyak yang tidak bisa membedakan informasi yang mereka terima masuk dalam ketegori islam moderat atau islam radikal. Jadi rumah baca moderasi beragama memegang peran penting dalam melanjutkan sosialisasi tersebut.
Downloads
References
[1] Fathiyah, Siti Fathimah Al and Binti Nasukah, “Pembinaan Untuk Mengenali dan Mengembangkan Potensi Diri Pada Generasi Z:Penerapan PKM Dengan Pendekatan Service Learning di SMP-SMA Muhammadiyah Sumberpucung Malang,” Jurnal As-Sidanah., vol. 6, no. 2, pp. 362-382, 2024.
[2] Kaye, C.B., The Complete Guide to Service Learning: Proven, Practical Ways to Engage Students in Civic Responsibility, Academic Curriculum, and Social Action. Minneapolis: Free Spirit Publishing, 2004.
[3] Mantra, Ida Bagoes, Filsafat Penelitian dan Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.
[4] Mazrieva, Eva, “Temuan BIN 39% Mahasiswa Terpapar Radikalisme, Dinilai Harus Ditanggapi Serius.” Voaindonesia.com, 2018. [Online] Available: https://www.voaindonesia.com/a/temuan-bin-39-mahasiswa-terpapar-radikalisme-dinilai-harus-ditanggapi-serius-/4370366.html. [Accessed:13-June-2023].
[5] Pddikti, “Pangkalan Data Pendidikan Tinggi,” Pddikti.com, 2019. [Online]. Available: https://pddikti.kemdiktisaintek.go.id/perguruan-tinggi. [Accessed:13-June-2023].
[6] Prasetiawati, Eka, “Menanamkan Islam Moderat Upaya Menanggulangi Radikalisme di Indonesia.” Jurnal Fikri., vol. 2, no. 2, pp. 528, 2017.
[7] Rohman, Miftahur and Tejo Waskito, “Pendampingan Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama Melalui Literasi Digital Bagi Peserta Didik Sekolah Menengah Atas.” JIPPMas., vol. 5, no. 1, pp. 178-194, 2025.
[8] Setyowati, E., & Permata, A, “Service Learning: Mengintegrasikan Tujuan Akademik Dan Pendidikan Karakter Peserta Didik Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat.” Bakti Budaya., vol. 1, no. 2, pp. 143, 2018.
[9] Sugiyono, Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methode), Alfabeta: Bandung, 2013.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
- Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
- Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0


