Intervensi Edukatif Berbasis Pangan Lokal (Sari Kedelai) Untuk Mencegah Dismenore Primer Pada Remaja Putri
DOI:
https://doi.org/10.29407/abhipraya.v3i2.28717Keywords:
adolescent girls, primary dysmenorrhea, education, demonstration, soy milk.Abstract
Dismenore primer merupakan nyeri haid yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar serta kualitas hidup. Di Indonesia, kejadian dismenore mencapai 64,25%, yang terdiri dari dismenore primer 54,89% dan sekunder 9,36%. Dismenore dapat menimbulkan berbagai dampak seperti nyeri perut bagian bawah, mual, pusing, lemas, serta gangguan aktivitas sehari-hari hingga ketidakhadiran di sekolah. Di Desa Dapurkejambon, Dusun Banggle, Kabupaten Jombang, dari 22 remaja putri terdapat 14 remaja yang mengalami dismenore. Metode yang digunakan adalah edukatif partisipatif melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan sari kedelai. Kegiatan diawali dengan pemberian pretest untuk mengukur pengetahuan awal selanjutnya dilaksanakan penyuluhan tentang penanganan disminore dan demonstrasi pembuatan sari kedelai, di akhir kegiatan dilakukan posttest untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan remaja. Upaya yang dilakukan berupa intervensi edukatif berbasis pangan lokal (sari kedelai) sebagai alternatif penanganan dismenore primer karena kandungan protein dan isoflavon yang bermanfaat bagi kesehatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah edukasi, dimana pada posttest diperoleh kategori pengetahuan baik sebesar 86%, cukup 14%, dan kurang 0%. Disimpulkan bahwa intervensi edukatif partisipatif melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan sari kedelai sebagai alternatif penanganan disminore secara non farmakologi.
Downloads
References
Amulyati, A., AS, E., Veri, N., & Dewita. (2022). Pengaruh Susu Kedelai terhadap Dismenorea Primer pada Remaja Putri. Femina: Jurnal Kebidanan (FJK), 2(1), 42–48.
Fajria, L., Ramadani, S., & Saputra, D. (2024). Pendidikan Kesehatan bagi Penderita Dismenorea. Indramayu: PT Adab Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Jakarta: Kemenkes RI.
Khoirunnisa, N., & Amrullah, M. (2023). Gambaran Kejadian Dismenorea pada Remaja Putri di Jawa Timur. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Pramardika, D. D., & Fitriana. (2019). Panduan Penanganan Dismenore. Yogyakarta: Deepublish.
Seriana, I., & Yusnaini. (2021). Pengaruh Pemberian Susu Kedelai terhadap Dismenorea Primer pada Remaja Puteri. Nasuwakes: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 146–153.
World Hea`lth Organization (WHO). 2018. Adolescent Health. Geneva: WHO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatmawati, Siti Fatimah, Galih Puspita Citra Mahardhika, Indri Primalia Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License









