[1]
“PENERAPAN ANGGARAN FLEKSIBEL SEBAGAI ALAT PENGENDALI BIAYA OVERHEAD PABRIK (Studi Kasus pada PG. MERITJAN Kediri)”, JAE, vol. 1, no. 1, pp. 82–87, Sep. 2016, doi: 10.29407/jae.v1i1.433.