<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="https://ojs.unpkediri.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-04-04T19:08:21Z</responseDate>
	<request from="2022-01-06" metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11718</identifier>
				<datestamp>2025-04-19T20:15:42Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pelatihan Massage Kebugaran Sebagai Media untuk Menciptakan Peluang Usaha Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pelatihan Massage Kebugaran Sebagai Media untuk Menciptakan Peluang Usaha Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Junaidi, Slamet</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Hanief, Yulingga Nanda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Rizky, Muhammad Yanuar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Zawawi, M. Anis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Weda, Weda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Firdaus, Moh</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Burstiando, Rizki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Putra, Rendhitya Prima</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Yuliawan, Dhedhy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kurniawan, Wing Prasetyawan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Setyawan, Irwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Massage adalah salah satu perawatan tubuh dengan menggunakan kedua tangan pada bagian telapak tangan maupun jari-jari tangan. Dengan massage dapat memberikan manfaat berupa relaksasi, mengurangi nyeri, memperbaiki organ tubuh, dan memelihara kebugaran. Dengan mendapatkan massage/pijat diyakini peredaran darah akan semakin lancar, badan semakin relaks, tubuh lebih bugar dan berpengaruh pada peningkatan kesehatan. Terampil massage dapat membuka usaha baru yang akan memperbaiki kesejahteraan secara materi. Karena keberadaan seorang masseur/masseus sekarang sangat diperlukan, apalagi dalam olahraga. Tidak sedikit setiap klub sepak bola memiliki masseur/masseus yang handal dan para masseur/masseus menerima gaji besar. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan massage sebagai media untuk menciptakan peluan usaha bagi remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek. Sasaran dalam pelatihan ini ditujukan pada remaja yang tergabung pada Karang Taruna Desa Ngulankulon. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode pemetaan social, sosialisasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan program dan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan berlangsung, diperoleh beberapa hasil positif diantaranya: 1) Peserta menunjukkan antusias yang tinggi. Hal ini disebabkan karena memang selama ini jarang ada kegiatan pelatihan yang berkaitan tentang massage atau pijat, dan 2) Para peserta aktif bertanya dan menceritakan berbagai pengalaman mengalami cedera. Peserta juga kooperatif dalam melakukan praktek massage secara bergantian. Kesimpulan dalam pelatihan ini adalah dengan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada remaja serta menumbuhkan semangat berwirausaha dibidang jasa sebagai pendongkrak tingkat perekonomian masyarakat karang taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Massage adalah salah satu perawatan tubuh dengan menggunakan kedua tangan pada bagian telapak tangan maupun jari-jari tangan. Dengan massage dapat memberikan manfaat berupa relaksasi, mengurangi nyeri, memperbaiki organ tubuh, dan memelihara kebugaran. Dengan mendapatkan massage/pijat diyakini peredaran darah akan semakin lancar, badan semakin relaks, tubuh lebih bugar dan berpengaruh pada peningkatan kesehatan. Terampil massage dapat membuka usaha baru yang akan memperbaiki kesejahteraan secara materi. Karena keberadaan seorang masseur/masseus sekarang sangat diperlukan, apalagi dalam olahraga. Tidak sedikit setiap klub sepak bola memiliki masseur/masseus yang handal dan para masseur/masseus menerima gaji besar. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan massage sebagai media untuk menciptakan peluan usaha bagi remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek. Sasaran dalam pelatihan ini ditujukan pada remaja yang tergabung pada Karang Taruna Desa Ngulankulon. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode pemetaan social, sosialisasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan program dan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan berlangsung, diperoleh beberapa hasil positif diantaranya: 1) Peserta menunjukkan antusias yang tinggi. Hal ini disebabkan karena memang selama ini jarang ada kegiatan pelatihan yang berkaitan tentang massage atau pijat, dan 2) Para peserta aktif bertanya dan menceritakan berbagai pengalaman mengalami cedera. Peserta juga kooperatif dalam melakukan praktek massage secara bergantian. Kesimpulan dalam pelatihan ini adalah dengan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada remaja serta menumbuhkan semangat berwirausaha dibidang jasa sebagai pendongkrak tingkat perekonomian masyarakat karang taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11718</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11718</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 39-44</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 39-44</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11718/692</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11723</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Koperasi Untuk Kesejahteraan Bersama Di Desa Bulu Kecamatan Semen Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Koperasi Untuk Kesejahteraan Bersama Di Desa Bulu Kecamatan Semen Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Irmayanti, Elis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Arifin, Zainal</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Afandi, Tjetjep Yusuf</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Surindra, Bayu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Prastyaningtyas, Efa Wahyu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Forijati, Rr.</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Anas, M</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Muchson, M</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Koperasi, simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela, SHU, RAT</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Permasalahan yang dihadapi di Desa Bulu dalam pembentukan Koperasi adalah kurangnya informasi yang memadai serta lengkap mengenai pembentukan koperasi yang sesuai dengan aturan pemerintah, kurangnya modal koperasi, dan kurangnya pengetahuan mengenai penyusunan laporan keuangan juga menjadi kendala setelah pembentukan koperasi. Artikel ini dimaksudkan untuk Meningkatkan pemahaman mengenai tata cara dalam pembentukan koperasi simpan pinjam, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berkoperasi, membentuk koperasi yang dapat memberikan manfaat lebih kepada warga masyarakat dan dapat berkembang dengan maksimal untuk meningkatkan perekonomian atau kesejahteraan warga. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Bulu Kec. Semen Kab. Kediri menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan yang terjadwal. Dari penyuluhan tersebut disepakati bersama bahwa: Warga Desa Bulu sepakat untuk membentuk Koperasi Simpan Pinjam, warga masyarakat yang berhak masuk anggota koperasi sementara dibatasi hanya satu RT saja yaitu RT 01, RW 03 Dusun Bulusan, dengan pertimbangan untuk memudahkan koordinasi penagihan simpanan pokok, simpanan wajib dan pinjaman. Anggota koperasi bisa diperluas apabila laporan keuangan koperasi sudah stabil. Anggota koperasi Barokah sampai dengan 6 September 2017 sudah tercatat sebanyak 40 anggota, simpanan pokok sebesar Rp. 50.000,-, simpanan Wajib sebesar Rp. 5.000,-, besarnya pinjaman sebesar RP. 500.000,-, lamanya angsuran sebanyak 5x atau 5 bulan. Bantuan yang diberikan Prodi pendidikan Ekonomi kepada Koperasi Barokah berupa: Bantuan Modal Awal sebesar Rp. 1.000.000,-, bantuan kwitansi tercetak untuk penerimaan Kas masuk dan Pengeluaran Kas keluar, buku Kas masuk dan Kas Keluar, stempel Koperasi Barokah, buku anggota, bantuan penyusunan laporan keuangan koperasi mulai dari terbentuknya koperasi, bulan Februari sd 31 Desember 2017, berupa Laporan Laba/rugi, Neraca, Laporan perubahan modal, dan Laporan pembagian SHU (On going), bantuan pendampingan RAT ke-1, yang akan diselenggarakan antara bulan Januari – Maret 2018.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Permasalahan yang dihadapi di Desa Bulu dalam pembentukan Koperasi adalah kurangnya informasi yang memadai serta lengkap mengenai pembentukan koperasi yang sesuai dengan aturan pemerintah, kurangnya modal koperasi, dan kurangnya pengetahuan mengenai penyusunan laporan keuangan juga menjadi kendala setelah pembentukan koperasi. Artikel ini dimaksudkan untuk Meningkatkan pemahaman mengenai tata cara dalam pembentukan koperasi simpan pinjam, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berkoperasi, membentuk koperasi yang dapat memberikan manfaat lebih kepada warga masyarakat dan dapat berkembang dengan maksimal untuk meningkatkan perekonomian atau kesejahteraan warga. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Bulu Kec. Semen Kab. Kediri menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan yang terjadwal. Dari penyuluhan tersebut disepakati bersama bahwa: Warga Desa Bulu sepakat untuk membentuk Koperasi Simpan Pinjam, warga masyarakat yang berhak masuk anggota koperasi sementara dibatasi hanya satu RT saja yaitu RT 01, RW 03 Dusun Bulusan, dengan pertimbangan untuk memudahkan koordinasi penagihan simpanan pokok, simpanan wajib dan pinjaman. Anggota koperasi bisa diperluas apabila laporan keuangan koperasi sudah stabil. Anggota koperasi Barokah sampai dengan 6 September 2017 sudah tercatat sebanyak 40 anggota, simpanan pokok sebesar Rp. 50.000,-, simpanan Wajib sebesar Rp. 5.000,-, besarnya pinjaman sebesar RP. 500.000,-, lamanya angsuran sebanyak 5x atau 5 bulan. Bantuan yang diberikan Prodi pendidikan Ekonomi kepada Koperasi Barokah berupa: Bantuan Modal Awal sebesar Rp. 1.000.000,-, bantuan kwitansi tercetak untuk penerimaan Kas masuk dan Pengeluaran Kas keluar, buku Kas masuk dan Kas Keluar, stempel Koperasi Barokah, buku anggota, bantuan penyusunan laporan keuangan koperasi mulai dari terbentuknya koperasi, bulan Februari sd 31 Desember 2017, berupa Laporan Laba/rugi, Neraca, Laporan perubahan modal, dan Laporan pembagian SHU (On going), bantuan pendampingan RAT ke-1, yang akan diselenggarakan antara bulan Januari – Maret 2018.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11723</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11723</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 13-19</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 13-19</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11723/689</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11724</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pemberdayaan Wanita Melalui Tanaman Toga Untuk Membantu  Meningkatkan Pendapatan Keluarga</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pemberdayaan Wanita Melalui Tanaman Toga Untuk Membantu  Meningkatkan Pendapatan Keluarga</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Nurdiwaty, Diah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Puspita, Erna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kusumaningtyas, Dian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Winarko, Sigit Puji</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Tohari, Amin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Solikah, Mar’atus</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Faisol, Faisol</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Pemberdayaan, Tanaman Toga, Pendapatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa selama ini pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya perdesaan sebagian besar dilakukan oleh laki-laki, mulai dari kegiatan di bidang pertanian, peternakan, industri kecil dan menengah, koperasi, dan kegiatan lain yang sifatnya kegiatan ekonomi. Padahal perempuan sebagai anggota masyarakat juga mempunyai hak untuk ikut serta dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya perdesaan, meskipun kemungkinan peran perempuan tidak sebesar peran laki-laki. Oleh karena itu diperlukan adanya berbagai program yang dapat dilakukan perempuan dalam rangka peningkatan kesejahteraan keluarga dengan memanfaatkan dan mengelola lingkungan sekitarnya. Salah satu program yang dapat dilaksanakan oleh perempuan dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga, khususnya di bidang pangan adalah program penanaman dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menyediakan obat yang lebih murah dan efek samping yang lebih ringan. Metode yang digunakan adalah ceramah dan praktik atau demonstrasi. Sehingga masyarakat dapat mempraktikkan secara langsung dan menerapkan dalam keluarga. Dalam pelaksanaannya disampaikan metode pengolahan tanaman TOGA sehingga menjadi minuman yang menyehatkan maupun bagaimana cara menanamnya. Disamping itu juga bagaimana cara mengelola keuangan hasil penjualan hasil pengelohan tanaman TOGA tersebut. Bagaimana strategi pemasarannya kepada masyarakat atau konsumen yang membutuhkan sehingga bisa menghasilkan keuntungan</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa selama ini pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya perdesaan sebagian besar dilakukan oleh laki-laki, mulai dari kegiatan di bidang pertanian, peternakan, industri kecil dan menengah, koperasi, dan kegiatan lain yang sifatnya kegiatan ekonomi. Padahal perempuan sebagai anggota masyarakat juga mempunyai hak untuk ikut serta dalam pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya perdesaan, meskipun kemungkinan peran perempuan tidak sebesar peran laki-laki. Oleh karena itu diperlukan adanya berbagai program yang dapat dilakukan perempuan dalam rangka peningkatan kesejahteraan keluarga dengan memanfaatkan dan mengelola lingkungan sekitarnya. Salah satu program yang dapat dilaksanakan oleh perempuan dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga, khususnya di bidang pangan adalah program penanaman dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menyediakan obat yang lebih murah dan efek samping yang lebih ringan. Metode yang digunakan adalah ceramah dan praktik atau demonstrasi. Sehingga masyarakat dapat mempraktikkan secara langsung dan menerapkan dalam keluarga. Dalam pelaksanaannya disampaikan metode pengolahan tanaman TOGA sehingga menjadi minuman yang menyehatkan maupun bagaimana cara menanamnya. Disamping itu juga bagaimana cara mengelola keuangan hasil penjualan hasil pengelohan tanaman TOGA tersebut. Bagaimana strategi pemasarannya kepada masyarakat atau konsumen yang membutuhkan sehingga bisa menghasilkan keuntungan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11724</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11724</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 20-27</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 20-27</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11724/690</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11725</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pelatihan Pengembangan Modul Untuk Tenaga Pengajar Di Kampung Inggris Pare Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pelatihan Pengembangan Modul Untuk Tenaga Pengajar Di Kampung Inggris Pare Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Wibowo, J Ari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Wicaksono, Agung</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Nurhajati, Diani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kencanawati, Dewi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Mariana, Lina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">modul, tenaga pengajar</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Bahan ajar atau sering disebut sebagai materi pelajaran merupakan bagian terpenting dalam proses pembelajaran, materi pelajaran merupakan inti dari kegiatan pembelajaran. Dalam kegiatan belajar mengajar, pada hakekatnya merupakan kondisi yang unik, sebab secara sengaja atau tidak sengaja masing-masing pihak berada dalam suasana belajar. Jadi tenaga pengajar sebenarnya tidak langsung juga melakukan kegiatan belajar. Seorang tenaga pengajar dalam menjalankan proses pembelajaran membutuhkan suatu bahan ajar karena digunakan untuk membantunya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dan dari proses belajar mengajar ini akan diperoleh suatu hasil yang pada umumnya disebut hasil pengajaran. Salah satu masalah penting yang sering dihadapi oleh tenaga pengajar dalam kegiatan pembelajaran adalah memilih atau menentukan bahan ajar atau materi pembelajaran yang tepat dalam rangka membantu siswa mencapai kompetensi. Dengan melakukan pelatihan pengembangan bahan ajar kepada para tenaga pengajar diasosiasi Kampung Bahasa Inggris Pare diharapkan bahwa para tenaga pengajar ini bisa menjadi a) pengajar yang berkompentensi sesuai dengan bidang ilmu/kepakarannya, b) para tenaga pengajar&amp;nbsp; diharapkan akan memiliki kemampuan mengembangkan bahan ajar secara tepat yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Beberapa kali pertemuan dilakukan untuk menyajikan materi yang lebih tepat guna kepada para tenaga pengajar. Sehingga para tenaga pengajar akan memiliki kemampuan memahami apa yang dibutuhkan oleh siswanya terutama setelah mereka lulus dari Lembaga Bahasa Inggris tersebut.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Bahan ajar atau sering disebut sebagai materi pelajaran merupakan bagian terpenting dalam proses pembelajaran, materi pelajaran merupakan inti dari kegiatan pembelajaran. Dalam kegiatan belajar mengajar, pada hakekatnya merupakan kondisi yang unik, sebab secara sengaja atau tidak sengaja masing-masing pihak berada dalam suasana belajar. Jadi tenaga pengajar sebenarnya tidak langsung juga melakukan kegiatan belajar. Seorang tenaga pengajar dalam menjalankan proses pembelajaran membutuhkan suatu bahan ajar karena digunakan untuk membantunya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dan dari proses belajar mengajar ini akan diperoleh suatu hasil yang pada umumnya disebut hasil pengajaran. Salah satu masalah penting yang sering dihadapi oleh tenaga pengajar dalam kegiatan pembelajaran adalah memilih atau menentukan bahan ajar atau materi pembelajaran yang tepat dalam rangka membantu siswa mencapai kompetensi. Dengan melakukan pelatihan pengembangan bahan ajar kepada para tenaga pengajar diasosiasi Kampung Bahasa Inggris Pare diharapkan bahwa para tenaga pengajar ini bisa menjadi a) pengajar yang berkompentensi sesuai dengan bidang ilmu/kepakarannya, b) para tenaga pengajar&amp;nbsp; diharapkan akan memiliki kemampuan mengembangkan bahan ajar secara tepat yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Beberapa kali pertemuan dilakukan untuk menyajikan materi yang lebih tepat guna kepada para tenaga pengajar. Sehingga para tenaga pengajar akan memiliki kemampuan memahami apa yang dibutuhkan oleh siswanya terutama setelah mereka lulus dari Lembaga Bahasa Inggris tersebut.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11725</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11725</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 8-12</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 8-12</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11725/688</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11726</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Optimalisasi Peran Dan Pengelolaan Bank Sampah  Untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Optimalisasi Peran Dan Pengelolaan Bank Sampah  Untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Linawati, Linawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Widiawati, Hestin Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Astuti, Puji</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kurniawan, Andy</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Suhardi, Suhardi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Wisnu, Sigit</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">optimalisasi pengelolaan, bank sampah, pendapatan rumah tangga.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi pengelolaan bank sampah “Mulia” yang ada di RT. 01, Dusun Klodran, Desa Sidomulyo, Kec. Semen, Kab. Kediri. Dengan peningkatan pengelolaan bank sampah maka dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga. Rumah tangga yang dimaksud adalah pengelola bank sampah serta masyarakat yang menjadi anggota bank sampah, yakni warga RT. 01, Dusun Klodran, Desa Sidomulyo, Kec. Semen, Kab. Kediri. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 4 bulan, mulai bulan Juni sampai dengan Oktober 2017. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan kunjungan kerja. Metode caramah digunkana untuk menyampaikan materi mengenai bank sampah dan peran bank sampah bagi lingkungan sekitar. Diskusi dan tanya jawab digunakan untuk memberikan kesempatan pada warga sharing terkait bank sampah yang sudah ada, kendala yang dihadapi baik dari pengelolaan maupun antusiasme warga untuk menjadi anggota bank sampah. Kunjungan kerja digunakan untuk memberikan contoh nyata praktik bank sampah di tempat lain yang sudah berjalan dengan optimal. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi: (1) pengetahuan bank sampah, (2) sosialisasi pentingnya peran bank sampah bagi masyarakat; (3) penyuluhan cara pembukuan yang baik dalam pengelolaan bank sampah; (4) kunjungan ke bank sampah lain yang dapat sebagai contoh. Hasil pengabdian masyarakat ini dapat dikatakan berhasil. Hal ini dapat dilihat dengan antusiasme warga masyarakat yang hadir dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh tim. Para pengurus yang bersemangat untuk memajukan bank sampah “Mulia”.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi pengelolaan bank sampah “Mulia” yang ada di RT. 01, Dusun Klodran, Desa Sidomulyo, Kec. Semen, Kab. Kediri. Dengan peningkatan pengelolaan bank sampah maka dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga. Rumah tangga yang dimaksud adalah pengelola bank sampah serta masyarakat yang menjadi anggota bank sampah, yakni warga RT. 01, Dusun Klodran, Desa Sidomulyo, Kec. Semen, Kab. Kediri. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 4 bulan, mulai bulan Juni sampai dengan Oktober 2017. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan kunjungan kerja. Metode caramah digunkana untuk menyampaikan materi mengenai bank sampah dan peran bank sampah bagi lingkungan sekitar. Diskusi dan tanya jawab digunakan untuk memberikan kesempatan pada warga sharing terkait bank sampah yang sudah ada, kendala yang dihadapi baik dari pengelolaan maupun antusiasme warga untuk menjadi anggota bank sampah. Kunjungan kerja digunakan untuk memberikan contoh nyata praktik bank sampah di tempat lain yang sudah berjalan dengan optimal. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, meliputi: (1) pengetahuan bank sampah, (2) sosialisasi pentingnya peran bank sampah bagi masyarakat; (3) penyuluhan cara pembukuan yang baik dalam pengelolaan bank sampah; (4) kunjungan ke bank sampah lain yang dapat sebagai contoh. Hasil pengabdian masyarakat ini dapat dikatakan berhasil. Hal ini dapat dilihat dengan antusiasme warga masyarakat yang hadir dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh tim. Para pengurus yang bersemangat untuk memajukan bank sampah “Mulia”.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11726</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11726</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 1-7</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 1-7</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11726/687</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11727</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Petani Jamur Tiram Di Desa Semen Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Petani Jamur Tiram Di Desa Semen Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Daniati, Erna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Andriyanto, Teguh</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Harini, Dwi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">UKM Jamur Tiram, Paking Produk, Pemasaran Online</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Usaha jamur Haris S. yang berlokasi di Jl. Kopen RT02/RW01 Desa Semen Kabupaten Kediri dan M. Ilham Ainun N. yang berlokasi di Jl. Slamet Riyadi RT 03/RW 01 Desa Semen Kabupaten Kediri, merupakan UMKM yang cukup produktif dalam menghasilkan jamur tiram. Produktifitas tersebut saat ini terkendala oleh pemasaran produk. Disamping itu Jamur tiram yang dihasilkan saat ini belum memiliki nilai jual tinggi karena masih kurangnya pengetahuan pemilik dalam mengolah produk. Untuk memecahkan masalah kedua UMKM tersebut diatas maka perlu dibangun sistem peningkatan nilai jual dan pemasaran produk. Untuk meningkatkan nilai jual produk, petani tidak lagi menjual jamur dalam bentuk bahan mentah berupa jamur namun sudah dalam bentuk olahan. Cara yang paling sederhana adalah dengan mengolah jamur mentah menjadi jamur crispi. Dengan pengolahan tersebut maka produk akan dapat bertahan lebih lama sehingga dapat mendukung lama waktu proses distribusi produk. Untuk meningkatkan minat pembeli maka hasil olahan jamur crispi perlu dipacking dengan baik dan menarik. Pemasaran produk disamping dilakukan dengan cara konvensional juga dilakukan melalui dunia maya (internet) yang tidak terbatas tempat, ruang dan waktu. Pemasaran melalui dunia maya dilakukan dengan berbagai cara yaitu membuat website profil produk, pembuatan akun di media sosial dan iklan di mesin pencari. Target dari dari pengabdian ini adalah peningkatan produksi jamur dan omset penjualan produk olahan jamur.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Usaha jamur Haris S. yang berlokasi di Jl. Kopen RT02/RW01 Desa Semen Kabupaten Kediri dan M. Ilham Ainun N. yang berlokasi di Jl. Slamet Riyadi RT 03/RW 01 Desa Semen Kabupaten Kediri, merupakan UMKM yang cukup produktif dalam menghasilkan jamur tiram. Produktifitas tersebut saat ini terkendala oleh pemasaran produk. Disamping itu Jamur tiram yang dihasilkan saat ini belum memiliki nilai jual tinggi karena masih kurangnya pengetahuan pemilik dalam mengolah produk. Untuk memecahkan masalah kedua UMKM tersebut diatas maka perlu dibangun sistem peningkatan nilai jual dan pemasaran produk. Untuk meningkatkan nilai jual produk, petani tidak lagi menjual jamur dalam bentuk bahan mentah berupa jamur namun sudah dalam bentuk olahan. Cara yang paling sederhana adalah dengan mengolah jamur mentah menjadi jamur crispi. Dengan pengolahan tersebut maka produk akan dapat bertahan lebih lama sehingga dapat mendukung lama waktu proses distribusi produk. Untuk meningkatkan minat pembeli maka hasil olahan jamur crispi perlu dipacking dengan baik dan menarik. Pemasaran produk disamping dilakukan dengan cara konvensional juga dilakukan melalui dunia maya (internet) yang tidak terbatas tempat, ruang dan waktu. Pemasaran melalui dunia maya dilakukan dengan berbagai cara yaitu membuat website profil produk, pembuatan akun di media sosial dan iklan di mesin pencari. Target dari dari pengabdian ini adalah peningkatan produksi jamur dan omset penjualan produk olahan jamur.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11727</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11727</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 28-38</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 28-38</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11727/691</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11728</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Gerakan 6 Pilar Menuju Masyarakat Bebas Alzheimer Di Posyandu Lansia Sasana Ratna Kusuma Kelurahan Mojoroto Kota Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Gerakan 6 Pilar Menuju Masyarakat Bebas Alzheimer Di Posyandu Lansia Sasana Ratna Kusuma Kelurahan Mojoroto Kota Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Wijayanti, Endah Tri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Mudzakir, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Risnasari, Norma</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Prihananto, Dhian Ika</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">demensia. alzheimer, aktivitas motorik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Demensia sangat rentang terjadi pada semua orang dengan usia di atas 65 tahun. Insiden demensia hanya mampu dicegah melalui tindakan preventif dan promotif yang melibatkan peran serta keluarga, perawat, serta puskesmas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui pendekatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dalam 2 kali tatap muka yaitu tanggal 24 September 2017 dan tahap kedua pada tanggal 11 Oktober 2017.Sebelum penyuluhan dilakukan skrining kesehatan kepada peserta lansia. Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 orang pada tahap pertama dan 24 orang pada tahap kedua. Lansia sebagian besar mengalami pre hipertensi sebesar 53,3% pada pelaksanaan pertama dan 46% pada pelaksanaan kedua. Demensia dapat dicegah dengan program 6 pilar menuju otak sehat yaitu aktifitas fisik rutin, diet sehat, stimulasi mental, kualitas tidur, manajemen stress, keaktifan sosial. Program 6 pilar tersebut penting untuk dikenalkan kepada masyarakat sebelum memasuki usia 65 tahun supaya mereka tidak masuk ke kondisi demensia. Pentingnya pengenalan 6 pilar menuju otak sehat tersebut harus dilakukan sedini mungkin melalui penyuluhan kesehatan dan demo sederhana kepada masyarakat. Mengingat masyarakat di Indonesia masih kurang memperhatikan masalah pentingnya mencegah demensia.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Demensia sangat rentang terjadi pada semua orang dengan usia di atas 65 tahun. Insiden demensia hanya mampu dicegah melalui tindakan preventif dan promotif yang melibatkan peran serta keluarga, perawat, serta puskesmas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui pendekatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dalam 2 kali tatap muka yaitu tanggal 24 September 2017 dan tahap kedua pada tanggal 11 Oktober 2017.Sebelum penyuluhan dilakukan skrining kesehatan kepada peserta lansia. Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 orang pada tahap pertama dan 24 orang pada tahap kedua. Lansia sebagian besar mengalami pre hipertensi sebesar 53,3% pada pelaksanaan pertama dan 46% pada pelaksanaan kedua. Demensia dapat dicegah dengan program 6 pilar menuju otak sehat yaitu aktifitas fisik rutin, diet sehat, stimulasi mental, kualitas tidur, manajemen stress, keaktifan sosial. Program 6 pilar tersebut penting untuk dikenalkan kepada masyarakat sebelum memasuki usia 65 tahun supaya mereka tidak masuk ke kondisi demensia. Pentingnya pengenalan 6 pilar menuju otak sehat tersebut harus dilakukan sedini mungkin melalui penyuluhan kesehatan dan demo sederhana kepada masyarakat. Mengingat masyarakat di Indonesia masih kurang memperhatikan masalah pentingnya mencegah demensia.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11728</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11728</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 45-52</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 45-52</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11728/693</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11729</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru Sekolah Dasar Pada Anggota Gugus 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru Sekolah Dasar Pada Anggota Gugus 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Permana, Erwin Putera</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Mujiwati, Endang Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sahari, Sutrisno</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Santi, Novi Nitya</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Damariswara, Rian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Mukmin, Bagus Amirul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Zunaidah, Farida Nurlaila</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Aka, Kukuh Andri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Saidah, Karimatus</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Guru SD, Karya Ilmiah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Kemampuan menulis bagi guru menjadi tuntutan profesinya. Bagi pengembangan karirnya guru wajib memenuhi syarat berupa penulisan karya ilmiah. Syarat ini seringkali menjadi&amp;nbsp;&amp;nbsp; penghambat&amp;nbsp;&amp;nbsp; kenaikan&amp;nbsp;&amp;nbsp; jenjang&amp;nbsp;&amp;nbsp; pangkat&amp;nbsp;&amp;nbsp; bagi&amp;nbsp;&amp;nbsp; guru&amp;nbsp;&amp;nbsp; mengingat&amp;nbsp;&amp;nbsp; rendahnya kemampuan dan minat menulis di kalangan mereka. Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pelatihan ini adalah kegiatan workshop menulis karya ilmiah, dimana pada tahap pertama peserta mendapatkan&amp;nbsp;&amp;nbsp; materi&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang&amp;nbsp;&amp;nbsp; berkaitan&amp;nbsp;&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; penulisan karya&amp;nbsp; ilmiah. Selanjutnya, pada tahap kedua, peserta diwajibkan membuat karya ilmiah dengan menggunakan metode pendampingan, partisipatif, serta terbimbing. Tahap ketiga peserta mengumpulkan tugas karya ilmiah dilanjutkan dengan diskusi yang melibatkan semua personalia pengabdian dan peserta pelatihan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen-dosen PGSD yang berbentuk kegiatan workshop penyusunan karya ilmiah bagi Guru Sekolah Dasar Pada Anggota Gugus 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri. Materi teoritis tentang karya ilmiah dan pendampingan tentang praktik penyusunan penelitian tindakan kelas ini dapat menghasilkan output berupa proposal dan rancangan laporan penelitian tindakan kelas, diharapkan guru memiliki wawasan untuk menyusun penelitian tindakan kelas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Kemampuan menulis bagi guru menjadi tuntutan profesinya. Bagi pengembangan karirnya guru wajib memenuhi syarat berupa penulisan karya ilmiah. Syarat ini seringkali menjadi&amp;nbsp;&amp;nbsp; penghambat&amp;nbsp;&amp;nbsp; kenaikan&amp;nbsp;&amp;nbsp; jenjang&amp;nbsp;&amp;nbsp; pangkat&amp;nbsp;&amp;nbsp; bagi&amp;nbsp;&amp;nbsp; guru&amp;nbsp;&amp;nbsp; mengingat&amp;nbsp;&amp;nbsp; rendahnya kemampuan dan minat menulis di kalangan mereka. Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pelatihan ini adalah kegiatan workshop menulis karya ilmiah, dimana pada tahap pertama peserta mendapatkan&amp;nbsp;&amp;nbsp; materi&amp;nbsp;&amp;nbsp; yang&amp;nbsp;&amp;nbsp; berkaitan&amp;nbsp;&amp;nbsp; dengan&amp;nbsp; penulisan karya&amp;nbsp; ilmiah. Selanjutnya, pada tahap kedua, peserta diwajibkan membuat karya ilmiah dengan menggunakan metode pendampingan, partisipatif, serta terbimbing. Tahap ketiga peserta mengumpulkan tugas karya ilmiah dilanjutkan dengan diskusi yang melibatkan semua personalia pengabdian dan peserta pelatihan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen-dosen PGSD yang berbentuk kegiatan workshop penyusunan karya ilmiah bagi Guru Sekolah Dasar Pada Anggota Gugus 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri. Materi teoritis tentang karya ilmiah dan pendampingan tentang praktik penyusunan penelitian tindakan kelas ini dapat menghasilkan output berupa proposal dan rancangan laporan penelitian tindakan kelas, diharapkan guru memiliki wawasan untuk menyusun penelitian tindakan kelas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11729</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11729</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 53-68</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 53-68</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11729/694</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11730</identifier>
				<datestamp>2022-06-25T02:16:11Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Penerapan Aplikasi E-Business Sebagai Salah Satu Usaha Peningkatan Penjualan Tanaman</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Penerapan Aplikasi E-Business Sebagai Salah Satu Usaha Peningkatan Penjualan Tanaman</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Wulanningrum, Resty</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Helilintar, Risa</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Ramadhani, Risky Aswi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Karim, Achmad Zainul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Usaha Petani, Bunga, Komunitas</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Komunitas Petani Bunga di Desa Blabak saat ini cukup berkembang, yang menjadi permasalahan adalah Petani Bunga yang ada di Desa Blabak masih dalam skala kecil. Hal ini berakibat Petani Bunga tidak dapat memasarkan produk mereka dengan baik, karena sudah menjadi sifat dasar konsumen untuk mencari Petani Bunga yang menunya lengkap. Dengan menerapkan teknologi internet saat ini komunitas Petani Bunga di desa Blabak bisa berkembang. Salah satunya menggunakan e-busines untuk meningkatkan penjualan tanaman. Salah satu upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan Sistem yang bertugas untuk mengkolaborasi produk yang ada di komunitas Petani Bunga. Dengan adanya pertukaran produk maka akan mempermudah konsumen untuk mecari barang dan meningkatkan dan meningakatkan penjualan Penerapan sistem informasi komunitas Petani Bunga dapat meningkatkat penjualan dan membantu usaha Petani Bunga di daerah Blabak.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Komunitas Petani Bunga di Desa Blabak saat ini cukup berkembang, yang menjadi permasalahan adalah Petani Bunga yang ada di Desa Blabak masih dalam skala kecil. Hal ini berakibat Petani Bunga tidak dapat memasarkan produk mereka dengan baik, karena sudah menjadi sifat dasar konsumen untuk mencari Petani Bunga yang menunya lengkap. Dengan menerapkan teknologi internet saat ini komunitas Petani Bunga di desa Blabak bisa berkembang. Salah satunya menggunakan e-busines untuk meningkatkan penjualan tanaman. Salah satu upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan memanfaatkan Sistem yang bertugas untuk mengkolaborasi produk yang ada di komunitas Petani Bunga. Dengan adanya pertukaran produk maka akan mempermudah konsumen untuk mecari barang dan meningkatkan dan meningakatkan penjualan Penerapan sistem informasi komunitas Petani Bunga dapat meningkatkat penjualan dan membantu usaha Petani Bunga di daerah Blabak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11730</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11730</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 69-74</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 69-74</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11730/2723</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11731</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:59Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Hidroponik Membentuk Wirausahawan Baru Pada Perum Kuwak Utara Kelurahan Ngadirejo  Kota Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Hidroponik Membentuk Wirausahawan Baru Pada Perum Kuwak Utara Kelurahan Ngadirejo  Kota Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Hakimah, Ema Nurzainul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sardanto, Rino</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Subagyo, Subagyo</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">Wirausaha baru, hidroponik, pemanfaatan lahan pekarangan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Pengabdian masyarakat di lingkungan perumahan Kuwak Utara Desa Ngadirejo Kecamatan Kota Kota Kediri ini dilatarbelakangi masalah warga yaitu waktu luang yang kurang produktif disaat masa pensiun, keinginan memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit dengan menanam aneka sayur organic dan wawasan yang minim tentang bercocok tanam hidroponik serta bagaimana bisa menghasilkan pupuk organic. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, kesadaran serta memotivasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;warga purna tugas/ mitra &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;khususnya&amp;nbsp;&amp;nbsp; kelompok&amp;nbsp; &amp;nbsp;ibu- ibu dalam pemanfaatan lahan kosong/ pekarangan sebagai sumber pangan/ketahanan pangan dan pendapatan keluarga; (2) menerapkan beberapa teknik sederhana penanaman lahan pekarangan dan pemeliharaannya yang dapat diimplementasikan secara mudah oleh masyarakat; (3) mampu menyediakan pupuk organic untuk tanaman hidroponik yang ditanam; dan (4) merubah mindset para warga yang semula sebagai pegawai menjadi wirausaha baru. Dalam rangka mencapai tujuan pengabdian masyarakat kali ini, maka kami harus mempunyai metode yang tepat untuk kegiatan ini.&amp;nbsp; Beberapa metode yang kami pilih untuk menjawab tujuan pengabdian ini antara lain dengan &amp;nbsp;bimbingan teknis, sosialisasi dan workshop yang didalamnya terdapat kegiatan praktek langsung oleh warga tentang bercocok tanam hidroponik, pembuatan pupuk organic, membuat studi kelayakan bisnis, merancang strategi pemasaran,, dan rencana lanjutan pendampingan kelompok usaha baru yang dibentuk oleh warga. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) pada dasarnya warga masyarakat lansia yang ada di perum Kuwak Utara ini telah menerapkan pemanfaatan lahan pekarangan, sehingga kegiatan pengabdian difokuskan pada peningkatan keterampilan ibu-ibu dan juga bapak-bapak dalam menyiapkan media tanam untuk budidaya sayuran dengan cara cocok tanam hidroponik, serta pemanfaatan bahan-bahan sekitar untuk pembuatan pupuk organic sesuai tanaman sayur hidroponiknya; (2) kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan warga tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan dengan sistem bercocok tanam hidroponik, sehingga memberikan kesempatan kepada mereka untuk menjadi wirausaha baru yang kedepannya akan tergabung dalam kelompok-kelompok usaha.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Pengabdian masyarakat di lingkungan perumahan Kuwak Utara Desa Ngadirejo Kecamatan Kota Kota Kediri ini dilatarbelakangi masalah warga yaitu waktu luang yang kurang produktif disaat masa pensiun, keinginan memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit dengan menanam aneka sayur organic dan wawasan yang minim tentang bercocok tanam hidroponik serta bagaimana bisa menghasilkan pupuk organic. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, kesadaran serta memotivasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;warga purna tugas/ mitra &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;khususnya&amp;nbsp;&amp;nbsp; kelompok&amp;nbsp; &amp;nbsp;ibu- ibu dalam pemanfaatan lahan kosong/ pekarangan sebagai sumber pangan/ketahanan pangan dan pendapatan keluarga; (2) menerapkan beberapa teknik sederhana penanaman lahan pekarangan dan pemeliharaannya yang dapat diimplementasikan secara mudah oleh masyarakat; (3) mampu menyediakan pupuk organic untuk tanaman hidroponik yang ditanam; dan (4) merubah mindset para warga yang semula sebagai pegawai menjadi wirausaha baru. Dalam rangka mencapai tujuan pengabdian masyarakat kali ini, maka kami harus mempunyai metode yang tepat untuk kegiatan ini.&amp;nbsp; Beberapa metode yang kami pilih untuk menjawab tujuan pengabdian ini antara lain dengan &amp;nbsp;bimbingan teknis, sosialisasi dan workshop yang didalamnya terdapat kegiatan praktek langsung oleh warga tentang bercocok tanam hidroponik, pembuatan pupuk organic, membuat studi kelayakan bisnis, merancang strategi pemasaran,, dan rencana lanjutan pendampingan kelompok usaha baru yang dibentuk oleh warga. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) pada dasarnya warga masyarakat lansia yang ada di perum Kuwak Utara ini telah menerapkan pemanfaatan lahan pekarangan, sehingga kegiatan pengabdian difokuskan pada peningkatan keterampilan ibu-ibu dan juga bapak-bapak dalam menyiapkan media tanam untuk budidaya sayuran dengan cara cocok tanam hidroponik, serta pemanfaatan bahan-bahan sekitar untuk pembuatan pupuk organic sesuai tanaman sayur hidroponiknya; (2) kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan warga tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan dengan sistem bercocok tanam hidroponik, sehingga memberikan kesempatan kepada mereka untuk menjadi wirausaha baru yang kedepannya akan tergabung dalam kelompok-kelompok usaha.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11731</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i1.11731</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 75-82</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017; 75-82</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11731/696</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11735</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Workshop MGMP Guru Mata Pelajaran Ekonomi Madrasah Aliyah  Se-Kabupaten Nganjuk</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Irmayanti, Elis</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Prastyaningtyas, Efa Wahyu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Widyaningrum, Bakti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Surindra, Bayu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Lukiani, Eunike Rose Mita</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">MGMP, Ekonomi, Silabus, RPP.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
tujuan diadakannya MGMP Guru Mata pelajaran Ekonomi MA se-Kabupaten Nganjuk adalah untuk memotivasi guru guna meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam merencanakan, melaksanakan dan membuat evaluasi program pembelajaran dalam rangka meningkatkan keyakinan diri sebagai guru profesinal; 2) untuk meningkatkan kemampuan dan kemahiran guru dalam melaksanakan pembelajara sehingga dapat menunjang usaha peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan; 3) Untuk mendiskusikan permasalahan yang dihadapi dan dialami oleh guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan mencari solusi alternatif pemecahannya sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing guru, kondisi sekolah dan lingkungannya; 4) Untuk membantu guru memperoleh informasi edukatif yang berkaitan dengan kegiatan ilmu pengetahuan dan teknologi, kegiatan kurikulum, metodologi, dan sistem pengujian yang sesuai dengan mata pelajaran yang diampu oleh guru; 5) Untuk saling berbagi informasi dan pengalaman dari hasil lokakarya, simposium, seminar, diklat, classroom action research, referensi dan lain-lain, kegiatan profesional dibahas bersama-sama. Hasil Hasil /produk workshop MGMP&amp;nbsp; guru mata pelajaran Ekonomi MA se-kabupaten Nganjuk dari 5 produk yang ditargetkan hanya menghasilkan 2 produk yaitu, (1) Penyusunan Silabus dan RPP yang sesuai dengan kurikulum tahun 2013. (2) Penyusunan bahan ajar dalam bentuk modul dalam pembelajaran yang disesuaikan dengan RPP dan Silabus. Kendala yang dihadapi oleh guru mata pelajaran ekonomi, adalah karena keterbatasan waktu dalam menyusun seluruh produk, hal ini akan diperbaiki dan di lengkapi pada semester genap tahun 2017 dan 2018 pada bulan Februari akhir, karena MGMP Guru mata pelajaran Ekonomi MA se-Kabupaten Nganjuk masih akan berlanjut di tahun 2018.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11735</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11735</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 83-89</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 83-89</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11735/697</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11737</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Mencuci Tangan Yang Benar Di SDN Gempolan I dan II Gurah Kediri “PAK PUNG SACIPUTRI”</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Mencuci Tangan Yang Benar Di SDN Gempolan I dan II Gurah Kediri “PAK PUNG SACIPUTRI”</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Wati, Susi Erna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Aizah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Herawati, Elizabeth</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Nafisah, Ifa Nilta</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Andansari, Rherizqi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Christine, Ika Ampril</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Mencuci Tangan, SD, PAK PUNG SACIPUTRI</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Berdasarkan hasil observasi SDN Gempolan sudan memiliki fasilitas untuk mencuci tangan, akan tetapi sebagian besar siswa tidak mengetahui prosedur mencuci tangan dengan benar. Pendataan yang kami lakukan jumlah anak usia sekolah 45 orang, anak usia sekolah tidak melakukan cuci tangan setelah bermain. Anak usia sekolah banyak yang tidak melakukan cuci tangan dengan baik dan benar terlebih dahulu dan setelah bermain tidak mencuci tangan. Anak usia sekolah juga banyak yang terlihat jajan sembarangan. Berdasarkan fenomena diatas maka kami tertarik untuk memberikan penyuluhan tentang cara pencegahan berbagai penyakit, salah satunya dengan cara mengajarkan teknik cuci tangan secara baik dan benar. Seluruh Siswa di SDN Gempolan I dan II Kab. Kediri. Target : Seluruh Siswa yang ada di SDN. Manfaat Mencuci Tangan Dengan Benar: Membuang kotoran yang menempel di tangan, Membunuh kuman penyakit yang ada di tangan dan Mencegah penularan kuman penyakit/ infeksi pada orang lain. Waktu Yang Diharuskan Mencuci Tangan. Jika tangan terasa dan tampak kotor, Sebelum dan sesudah memegang anak, Sebelum dan sesudah makan/ memegang makanan atau minuman, Sesudah memegang benda-benda yang kemungkinan mengandung kuman penyakit seperti muntahan, darah, cairan tubuh lainnya, Sebelum memberikan / minum obat</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Berdasarkan hasil observasi SDN Gempolan sudan memiliki fasilitas untuk mencuci tangan, akan tetapi sebagian besar siswa tidak mengetahui prosedur mencuci tangan dengan benar. Pendataan yang kami lakukan jumlah anak usia sekolah 45 orang, anak usia sekolah tidak melakukan cuci tangan setelah bermain. Anak usia sekolah banyak yang tidak melakukan cuci tangan dengan baik dan benar terlebih dahulu dan setelah bermain tidak mencuci tangan. Anak usia sekolah juga banyak yang terlihat jajan sembarangan. Berdasarkan fenomena diatas maka kami tertarik untuk memberikan penyuluhan tentang cara pencegahan berbagai penyakit, salah satunya dengan cara mengajarkan teknik cuci tangan secara baik dan benar. Seluruh Siswa di SDN Gempolan I dan II Kab. Kediri. Target : Seluruh Siswa yang ada di SDN. Manfaat Mencuci Tangan Dengan Benar: Membuang kotoran yang menempel di tangan, Membunuh kuman penyakit yang ada di tangan dan Mencegah penularan kuman penyakit/ infeksi pada orang lain. Waktu Yang Diharuskan Mencuci Tangan. Jika tangan terasa dan tampak kotor, Sebelum dan sesudah memegang anak, Sebelum dan sesudah makan/ memegang makanan atau minuman, Sesudah memegang benda-benda yang kemungkinan mengandung kuman penyakit seperti muntahan, darah, cairan tubuh lainnya, Sebelum memberikan / minum obat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11737</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11737</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 90-95</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 90-95</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11737/698</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11738</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Bahan Bekas untuk Guru Sekolah Dasar pada Anggota Gugus 2 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Bahan Bekas untuk Guru Sekolah Dasar pada Anggota Gugus 2 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Soenarko, Bambang</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Wiguna, Frans Aditia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Putri, Kharisma Eka</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Primasatya, Nurita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kurnia, Ita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Imron, Ilmawati Fahmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Damayanti, Susi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Wahyudi, Wahyudi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">media, barang bekas, guru SD</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Permasalahan klasik seorang guru antara lain adalah terbatasnya dana yang dibutuhkan untuk membuat/merancang media pembelajaran. Umumnya, guru menggunakan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang dibutuhkan. Hal inilah yang menjadi salah satu penghambat terciptanya media-media pembejaran yang kreatif dari para guru. Meskipun demikian, ketidakadaan dana bukan merupakan penghalang apabila guru dapat memanfaatkan bahan-bahan sekitar yang murah, seperti bahan dari barang bekas. Pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan pelatihan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas, sesi pertama adalah presentasi teoritik, dan sesi kedua adalah pendampingan pengambangan media secara mandiri bersama tim fasilitator (tim pengabdian). Sasaran pengabdian ini adalah guru sekolah dasar pada anggota gugus 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2017 di SDN Batuaji 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Materi dan pendampingan tentang pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas ini dapat mengahasilkan output berupa produk media pembelajaran dari bahan bekas oleh guru. Guru memiliki wawasan untuk mengembangkan media pembelajaran dari bahan bekas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas.Hasil angket kegiatan yang diberikan oleh guru menunjukkan bahwa materi yang disajikan masih kurang terutama tentang alternatif contoh media dari barang bekas yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beragam permasalahan di kealas guru, sehingga diharapkan ada pengabdian masyarakat lanjutan untuk menindaklanjuti kekurangan dalam pengabdian masyarakat selanjutnya.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Permasalahan klasik seorang guru antara lain adalah terbatasnya dana yang dibutuhkan untuk membuat/merancang media pembelajaran. Umumnya, guru menggunakan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang dibutuhkan. Hal inilah yang menjadi salah satu penghambat terciptanya media-media pembejaran yang kreatif dari para guru. Meskipun demikian, ketidakadaan dana bukan merupakan penghalang apabila guru dapat memanfaatkan bahan-bahan sekitar yang murah, seperti bahan dari barang bekas. Pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan pelatihan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas, sesi pertama adalah presentasi teoritik, dan sesi kedua adalah pendampingan pengambangan media secara mandiri bersama tim fasilitator (tim pengabdian). Sasaran pengabdian ini adalah guru sekolah dasar pada anggota gugus 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2017 di SDN Batuaji 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Materi dan pendampingan tentang pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas ini dapat mengahasilkan output berupa produk media pembelajaran dari bahan bekas oleh guru. Guru memiliki wawasan untuk mengembangkan media pembelajaran dari bahan bekas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas.Hasil angket kegiatan yang diberikan oleh guru menunjukkan bahwa materi yang disajikan masih kurang terutama tentang alternatif contoh media dari barang bekas yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beragam permasalahan di kealas guru, sehingga diharapkan ada pengabdian masyarakat lanjutan untuk menindaklanjuti kekurangan dalam pengabdian masyarakat selanjutnya.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11738</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11738</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 96-106</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 96-106</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11738/700</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11739</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pelatihan Pengembangan Modul dan Media Ajar Berbasis Interactive Media Untuk Tenaga Pengajar Di Sekolah Perhotelan Neptune, Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pelatihan Pengembangan Modul dan Media Ajar Berbasis Interactive Media Untuk Tenaga Pengajar Di Sekolah Perhotelan Neptune, Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Aji, Mahendra Puji Permana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sulistyani, Sulistyani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Suhartono, Suhartono</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Susanti, Yunik</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Khoiriyah, Khoiriyah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Riwayatiningsih, Rika</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Textbook, Module, Learning Media, Interactive</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Teaching materials or often referred to as learning materials are the most important part in the learning process, the subject matter is the core of learning activities.Teachers in carrying out the learning process required a teaching material because it is used to assist teachers in teaching and learning activities in the classroom. One of the important problems faced by faculty in learning activities is choosing or determining teaching materials or appropriate learning materials in order to help students achieve competence.This dedication to the community is carried out in the NEPTUNE Kediri hospitality school located at Jl.KH. Hasyim Ashari No.49, Bandar Kidul Kediri. By conducting training on the development of teaching materials and teaching media based on interactive media to the teachers in NEPTUNE it is expected that these teachers can become a) competent teachers according to their field of knowledge, b) the teachers are expected to have the ability to develop teaching materials and teaching media appropriately to suit students&#039; needs.Several meetings were held to present more appropriate materials to the teachers. So that the teachers will have the ability to understand what is needed by their students especially after they graduate from the NEPTUNE.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Teaching materials or often referred to as learning materials are the most important part in the learning process, the subject matter is the core of learning activities.Teachers in carrying out the learning process required a teaching material because it is used to assist teachers in teaching and learning activities in the classroom. One of the important problems faced by faculty in learning activities is choosing or determining teaching materials or appropriate learning materials in order to help students achieve competence.This dedication to the community is carried out in the NEPTUNE Kediri hospitality school located at Jl.KH. Hasyim Ashari No.49, Bandar Kidul Kediri. By conducting training on the development of teaching materials and teaching media based on interactive media to the teachers in NEPTUNE it is expected that these teachers can become a) competent teachers according to their field of knowledge, b) the teachers are expected to have the ability to develop teaching materials and teaching media appropriately to suit students&#039; needs.Several meetings were held to present more appropriate materials to the teachers. So that the teachers will have the ability to understand what is needed by their students especially after they graduate from the NEPTUNE.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11739</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11739</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 107-113</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 107-113</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11739/701</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11740</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pelatihan Penyusunan Model Pembelajaran Renang Berbasis Nilai-Nilai Moral Religius Dan Model Pembelajaran Teaching Games For Understanding Bagi Mahasiswa Prodi Penjaskesrek UN PGRI Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pelatihan Penyusunan Model Pembelajaran Renang Berbasis Nilai-Nilai Moral Religius Dan Model Pembelajaran Teaching Games For Understanding Bagi Mahasiswa Prodi Penjaskesrek UN PGRI Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Sugito, Sugito</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Harmono, Setyo</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Bekti, Ruruh Andayani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Muharram, Nur Ahmad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Puspodari, Puspodari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Lusianti, Septyaning</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Husein, M Akbar</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Renang, Model Pembelajaran, Nilai Moral</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Data dari bagian pendidikan UN PGRI Kediri, diketahui bahwa hampir 75% mahasiswa Penjaskesrek beragama Islam, dan 15% diantaranya adalah mahasiswa putri (muslimah berjilbab). Sementara itu 10% mahasiswa putri merupakan aktivis kerohanian Islam di UN PGRI Kediri &amp;nbsp;yang tidak&amp;nbsp; mungkin membuka kerudung/jilbab untuk &amp;nbsp;mengikuti &amp;nbsp;perkuliahan&amp;nbsp; renang. &amp;nbsp;Beberapa&amp;nbsp; mahasiswa &amp;nbsp;putri &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;menemui pengajar &amp;nbsp;renang &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;menyampaikan &amp;nbsp;aspirasinya &amp;nbsp;agar &amp;nbsp;diberi &amp;nbsp;kesempatan &amp;nbsp;untuk menggunakan jilbab saat berenang atau diberi kesempatan untuk belajar dengan dosen pengajar sejenis. Jumlah keseluruhan mahasiswa Penjaskesrek UN PGRI KEDIRI pada tahun ajaran 2016/2017 adalah 178 mahasiswa / orang. Sehinggga total mahasiswa setiap tahun yang mengikuti matakuliah renang sejumlah 80 mahasiswa / orang, hal ini dikarenakan matakuliah renang yang menjadi matakuliah wajib bagi mahasiswa Penjaskesrek. Metode kegiatan dengan dua pendekatan. Pertama, pendekatan teoritis dan kedua, pendekatan praktik. Masing-masing pendekatan di akhiri dengan evaluasi program pembelajaran renang berbasis nilai moral religius. Materi yang disampaikan meliputi: penyampaian materi ceramah dan praktik tentang keterampilan dasar renang, peraturan renang, dasar- dasar keselamatan di air, dan model pembelajaran renang berbasis nilai moral religius. Indikator keberhasilan ditandai dengan tingginya motivasi peserta dalam mengikuti kegiatan ini serta dimilikinya pengetahuan dan keterampilan baru tentang model pembelajaran renang berbasis nilai moral religius. Faktor pendukung kegiatan PPM ini meliputi : Ketersediaan sarana dan prasarana berupa kolam renang berstandart nasional dalam pelaksanaan kegiatan PPM ini, Pelatihan ini juga berjalan optimal ditandai dengan besarnya animo peserta yang mengikuti melebihi jumlah peserta yang ditentukan. Adanya iklim pembelajaran yang kondusif sehingga memungkinkan pembelajaran renang dilaksanakan dengan berbagai model pembelajaran. Adapun faktor penghambat antara lain: Pembelajaran renang di perguruan tinggi masih menitikberatkan pada penguasaan kompetensi motorik saja sedangkan kompetensi kognisi dan afeksi terabaikan. Belum optimalnya kerjasama antara fakultas dengan instansi terkait (kolam renang) untuk mendukung kelancaran program pembelajaran renang berbasis nilai moral religious</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Data dari bagian pendidikan UN PGRI Kediri, diketahui bahwa hampir 75% mahasiswa Penjaskesrek beragama Islam, dan 15% diantaranya adalah mahasiswa putri (muslimah berjilbab). Sementara itu 10% mahasiswa putri merupakan aktivis kerohanian Islam di UN PGRI Kediri &amp;nbsp;yang tidak&amp;nbsp; mungkin membuka kerudung/jilbab untuk &amp;nbsp;mengikuti &amp;nbsp;perkuliahan&amp;nbsp; renang. &amp;nbsp;Beberapa&amp;nbsp; mahasiswa &amp;nbsp;putri &amp;nbsp;pernah &amp;nbsp;menemui pengajar &amp;nbsp;renang &amp;nbsp;untuk &amp;nbsp;menyampaikan &amp;nbsp;aspirasinya &amp;nbsp;agar &amp;nbsp;diberi &amp;nbsp;kesempatan &amp;nbsp;untuk menggunakan jilbab saat berenang atau diberi kesempatan untuk belajar dengan dosen pengajar sejenis. Jumlah keseluruhan mahasiswa Penjaskesrek UN PGRI KEDIRI pada tahun ajaran 2016/2017 adalah 178 mahasiswa / orang. Sehinggga total mahasiswa setiap tahun yang mengikuti matakuliah renang sejumlah 80 mahasiswa / orang, hal ini dikarenakan matakuliah renang yang menjadi matakuliah wajib bagi mahasiswa Penjaskesrek. Metode kegiatan dengan dua pendekatan. Pertama, pendekatan teoritis dan kedua, pendekatan praktik. Masing-masing pendekatan di akhiri dengan evaluasi program pembelajaran renang berbasis nilai moral religius. Materi yang disampaikan meliputi: penyampaian materi ceramah dan praktik tentang keterampilan dasar renang, peraturan renang, dasar- dasar keselamatan di air, dan model pembelajaran renang berbasis nilai moral religius. Indikator keberhasilan ditandai dengan tingginya motivasi peserta dalam mengikuti kegiatan ini serta dimilikinya pengetahuan dan keterampilan baru tentang model pembelajaran renang berbasis nilai moral religius. Faktor pendukung kegiatan PPM ini meliputi : Ketersediaan sarana dan prasarana berupa kolam renang berstandart nasional dalam pelaksanaan kegiatan PPM ini, Pelatihan ini juga berjalan optimal ditandai dengan besarnya animo peserta yang mengikuti melebihi jumlah peserta yang ditentukan. Adanya iklim pembelajaran yang kondusif sehingga memungkinkan pembelajaran renang dilaksanakan dengan berbagai model pembelajaran. Adapun faktor penghambat antara lain: Pembelajaran renang di perguruan tinggi masih menitikberatkan pada penguasaan kompetensi motorik saja sedangkan kompetensi kognisi dan afeksi terabaikan. Belum optimalnya kerjasama antara fakultas dengan instansi terkait (kolam renang) untuk mendukung kelancaran program pembelajaran renang berbasis nilai moral religious</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11740</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11740</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 114-117</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 114-117</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11740/703</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11741</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pengembangan Produk Olahan Buah Mangrove Jenis Api-Api (Avicennia Spp) Di Kelompok Kreasi Mangrove Lestari Kelurahan Margomulyo Balikpapan</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Pengembangan Produk Olahan Buah Mangrove Jenis Api-Api (Avicennia Spp) Di Kelompok Kreasi Mangrove Lestari Kelurahan Margomulyo Balikpapan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Rahmawaty, Patria</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Zulkifli, Zulkifli</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Amaliah, Nur</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Hermansyah, Hadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Mulyani, Yogiana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">pengolahan, tepung mangrove, alat penepung</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Problems faced by Mangrove Creation Group Lestari is a black mangrove fruit flour caused by the process of less rapid that is drying is too long and during the process of grinding, still simply, that is using a blender. While the blender can only accommodate small capacity and this will inhibit the process of processing raw materials into processed products. The method used in solving the problem of Sustainable Mangrove Creation Group is by socializing the processing process of mangrove flour according to standard, providing flour grinding tool to get good quality flour, and demostration processing of mangrove flour into snack and cake. Based on the results of socialization of community service in Kelurahan Margomulyo can be successful because it sees the enthusiasm of Margomulyo Kelurahan who get the knowledge related to the processing of mangrove fruit flour according to the standard, able to apply or use the disk miller, and the community get standard recipe from swissroll flour mangrove and cimi-cimi mangrove fruit flour.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Kreasi Mangrove Lestari adalah tepung buah mangrove yang berwarna hitam diakibatkan proses pengolahan yang kurangtepatyaitupengeringan yang terlalu lama dan pada saat proses penggiling, masih secara sederhana, yaitu menggunakan blender. Sementara blender hanya dapat menampung kapasitas kecil dan ini akan menghambat proses mengolahan bahan baku menjadi produk olahan. Metode yang digunakan dalam memecahkan masalah Kelompok Kreasi Mangrove Lestari yaitu dengan sosialisasi proses pengolahan tepung buah mangrove yang sesuai standar, menyediakan alat penggiling tepung untuk mendapatkan tepung yang berkualitas baik, dan demostrasi pengolahan tepung buah mangrove menjadi snack dan cake. Berdasarkan hasil sosialisasi pengabdian masyarakat di Kelurahan Margomulyo dapat dikatan berhasil karena melihat antusias masyarakat Kelurahan Margomulyo yang mendapatkan ilmu terkait pengolahan tepung buah mangrove yang sesuai standar, mampu mengaplikasikan atau menggunakan alat penepung (disk mill), serta masyarakat mendapatkan resep standar dari produk swissroll tepung buah mangrove dan cimi-cimi tepung buah mangrove.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11741</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11741</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 118-125</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 118-125</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11741/704</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11742</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Inventaris Cagar Budaya Kecamatan Badas, Ngampeng Rejo,  Ngrogol dan Gurah Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Inventaris Cagar Budaya Kecamatan Badas, Ngampeng Rejo,  Ngrogol dan Gurah Kabupaten Kediri</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Budiono, Heru</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Widiatmoko, Sigit</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Budianto, Agus</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Afandi, Zainal</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Cagar Budaya, Kabupaten Kediri</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Potensi Warisan Budaya bendawi di Kabupaten Kediri adalah saksi dari perjalanan panjang sejarah Kabupaten Kediri dari masa ke masa. Sebagai saksi sejarah, seni Warisan Budaya merupakan rekaman sejaman dari peristiwa-peristiwa sejarah di Kabupaten Kediri. Sebagai rekaman sejarah (historical record), rusak, berubah terlebih lagi musnahnya potensi Warisan Budaya tentulah berdampak bagi hilang atau setidaknya berkurangnya kandungan informasi sejarah Kabupaten Kediri. Semakin banyak yang hilang atau/rusak semakin sedikit jejak-jejak masa lampau yang bisa diketahui oleh generasi sekarang dan mendatang. Oleh karenanya, pelestarian merupakan kata kunci (key word) untuk mempertahankan eksistensinya dalam menghadapi dinamika jaman. Guna itu maka hasil kegiatan pendataan ulang (reinventarisasi) potensi Cagar Budaya yang merupakan warisan budaya bendawi menjadi kekayaan Kabupaten Kediri. Kegiatan Pengabdian Warisan Budaya / Cagar Budaya Kabupaten Kediri Tahun 2016 di wilayah Kediri ini adalah pendataan ulang potensi kepurbakalaan Kabupaten Kediri. Hasil yang akan didapat tentunya dapat digunakan sebagai dasar dalam mengeluarkan rekomendasi tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan ke depan. Hal ini mengingat potensi Cagar Budaya yang cukup baik untuk dapat dikembangkan sebagai objek penelitian budaya. Dengan adanya hasil pengabdian tersebut maka upaya-upaya terkait dengan pelestarian dan pemanfaatan dapat lebih dimaksimalkan lagi dan menambah literatur khususnya bagi mahasiswa Pendidikan sejarah Universitas Nusantara PGRI Kediri khususnya mata kuliah Studi Observasi. Dalam kegiatan penggalian penyelamatan ini dilakukan pengumpulan data selengkap mungkin, sehingga menggunakan langkah-langkah sebagai berikut. (1) Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sebelum melakukan reinventarisasi di lapangan. (2) Wawancara dengan pihak-pihak terkait untuk mencari informasi tentang keberadaan objek inventarisasi. (3) Melakukan survei permukaan untuk mengetahui kondisi objek arkeologis. (4) Mendokumentasikan objek data arkeologis guna reinventarisasi. (5) Studi pustaka merupakan upaya mencari data sekunder untuk memperkaya kajian terhadap data primer.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Potensi Warisan Budaya bendawi di Kabupaten Kediri adalah saksi dari perjalanan panjang sejarah Kabupaten Kediri dari masa ke masa. Sebagai saksi sejarah, seni Warisan Budaya merupakan rekaman sejaman dari peristiwa-peristiwa sejarah di Kabupaten Kediri. Sebagai rekaman sejarah (historical record), rusak, berubah terlebih lagi musnahnya potensi Warisan Budaya tentulah berdampak bagi hilang atau setidaknya berkurangnya kandungan informasi sejarah Kabupaten Kediri. Semakin banyak yang hilang atau/rusak semakin sedikit jejak-jejak masa lampau yang bisa diketahui oleh generasi sekarang dan mendatang. Oleh karenanya, pelestarian merupakan kata kunci (key word) untuk mempertahankan eksistensinya dalam menghadapi dinamika jaman. Guna itu maka hasil kegiatan pendataan ulang (reinventarisasi) potensi Cagar Budaya yang merupakan warisan budaya bendawi menjadi kekayaan Kabupaten Kediri. Kegiatan Pengabdian Warisan Budaya / Cagar Budaya Kabupaten Kediri Tahun 2016 di wilayah Kediri ini adalah pendataan ulang potensi kepurbakalaan Kabupaten Kediri. Hasil yang akan didapat tentunya dapat digunakan sebagai dasar dalam mengeluarkan rekomendasi tentang langkah-langkah yang perlu dilakukan ke depan. Hal ini mengingat potensi Cagar Budaya yang cukup baik untuk dapat dikembangkan sebagai objek penelitian budaya. Dengan adanya hasil pengabdian tersebut maka upaya-upaya terkait dengan pelestarian dan pemanfaatan dapat lebih dimaksimalkan lagi dan menambah literatur khususnya bagi mahasiswa Pendidikan sejarah Universitas Nusantara PGRI Kediri khususnya mata kuliah Studi Observasi. Dalam kegiatan penggalian penyelamatan ini dilakukan pengumpulan data selengkap mungkin, sehingga menggunakan langkah-langkah sebagai berikut. (1) Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait sebelum melakukan reinventarisasi di lapangan. (2) Wawancara dengan pihak-pihak terkait untuk mencari informasi tentang keberadaan objek inventarisasi. (3) Melakukan survei permukaan untuk mengetahui kondisi objek arkeologis. (4) Mendokumentasikan objek data arkeologis guna reinventarisasi. (5) Studi pustaka merupakan upaya mencari data sekunder untuk memperkaya kajian terhadap data primer.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11742</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11742</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 126-132</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 126-132</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11742/705</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11743</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Badan Usaha Milik Desa Sanankulon Melek Administrasi Dan Melek It Untuk Menumbuhkan Dan Mengembangkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa Sanankulon Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar: Perbaikan Manajemen Pengelolaan BUMDes Sanankulon dalam Bidang Administrasi dan IT</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Badan Usaha Milik Desa Sanankulon Melek Administrasi Dan Melek It Untuk Menumbuhkan Dan Mengembangkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa Sanankulon Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar: Perbaikan Manajemen Pengelolaan BUMDes Sanankulon dalam Bidang Administrasi dan IT</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Pristiani, Yunita Dwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Suratman, Suratman</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">BUMDes, Pengelolaan, Pelatihan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">BUMDes, Managerial, Training</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
The development of BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) become one of superior program of Republic Indonesia Government now days. However in many territories BUMDes Activities almost vacuum. There are caused by many reasons. One of them is BUMDes Sanan Kulon, Sanankulon Subdistrict, Blitar&amp;nbsp; &amp;nbsp;Regency as the miter in devotion program that also have same obstructions in its managerial. That are also caused by the badness of the managerial and the human resources that less of trained. This Community Partnership Program is aimed to give training for the managers of BUMDes Sanankulon, along with its members, as well as village officials, mainly village operator, village treasurer, and village secretary. The method used in this Community Partnership Program is provide training with simulation methods. Where the trainees directly practice (simulate) what is taught by the trainer. With this method, trainees will not find many obstacles in the field. The training materials provided in this training are IT training (ie the operation of MS Office), and administrative training among other forms of training making of invitation letter, letter of cooperation request (proposal), letter of agreement, guest book, daily cash book, ledger, and preparation of accountability report. Advanced material provided after the completion of &amp;nbsp;IT and administration training is the creative economic training provided by CUG Pawartaku&#039;s manager as a partner of this Community Partnership Program. Based on the evaluation, there is generally a drastic increase in the knowledge and skills of trainees in IT and administration. BUMDes management insight is also widespread, from those who only knew that the sector that can be run by BUMDes is a saving and loan business, developing towards the development of creative economy and UMKM.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi salah satu program unggulan pemerintah Republik Indonesia saat ini, namun di banyak daerah hampir semua kegiatan BUMDes tidak berjalan. Banyak hal yang menyebabkan ke vakuman BUMDes di banyak daerah. Salah satunya yaitu&amp;nbsp; &amp;nbsp;di BUMDes Sanankulon, Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar&amp;nbsp; &amp;nbsp;sebagai mitra dalam program pengabdian ini juga mengalami hambatan dalam pengoperasiannya. Antara lain disebabkan oleh manajemen pengelolaan yang buruk dan sumberdaya manusia yang kurang terlatih. Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para pengelola BUMDes Sanankulon, beserta anggotanya, sekaligus para perangkat desa utamanya adalah operator desa, bendahara desa, dan sekretaris desa. Metode yang digunakan dalam Program Kemitraan Masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dengan metode simulasi. Dimana peserta pelatihan langsung mempraktekkan (mensimulasikan) apa yang diajarkan oleh pelatih. Dengan metode ini, peserta pelatihan tidak akan banyak menemukan kendala di lapangan. Materi pelatihan yang diberikan dalam pelatihan ini adalah pelatihan IT ( yaitu&amp;nbsp; &amp;nbsp;pengoperasian MS. Office), dan pelatihan administrasi antara lain berupa pelatihan pembuatan surat undangan, surat permohonan kerjasama (proposal), surat perjanjian, buku tamu, buku kas harian, buku besar, dan penyusunan laporan pertanggungjawaban. Materi lanjutan yang diberikan setelah pelatihan IT dan administrasi selesai adalah pelatihan ekonomi kreatif yang diberikan oleh manajer CUG Pawartaku sebagai mitra Program Kemitraan Masyarakat ini. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, ternyata secara umum ada peningkatan yang cukup drastis soal pengetahuan dan keterampilan peserta dalam hal &amp;nbsp;IT dan administrasi. Wawasan pengelola BUMDes juga semakin luas, dari yang tadinya hanya mengetahui bahwa bidang yang bisa dijalankan BUMDes hanyalah usaha simpan pinjam, berkembang kearah pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11743</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11743</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 144-151</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 144-151</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11743/706</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11751</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENCIPTAAN “LAGU MODEL” UNTUK PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI TAHAP II (Pelatihan Bidang Seni Musik pada IGTKI-PGRI dan IGRA Kabupaten Kediri Tahun 2017)</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">PENCIPTAAN “LAGU MODEL” UNTUK PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI TAHAP II (Pelatihan Bidang Seni Musik pada IGTKI-PGRI dan IGRA Kabupaten Kediri Tahun 2017)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Raharjo, Itot Bian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Dwiyanti, Linda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Kurniawati, Epritha</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Iswantiningtyas, Veny</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sari, Ayu Titis Rukmana</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Agustina, Rifana</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Penciptaan, Lagu Model, Anak</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Di dalam pelaksanaan Ipteks bagi Masyarakat berupa pelatihan “Penciptaan Lagu Model untuk Pembelajaran Anak Usia Dini - Tahap II” Tahun 2016, Prodi PG-PAUD FKIP Universitas Nusantara PGRI Kediri bekerjasama dengan IGTKI-PGRI dan IGRA Kabupaten Kediri sebagai mitra, dengan jumlah 52 orang. Menurut pengamatan, dapat diidentifikasi untuk guru TK tentang kemampuan mencipta lagu anak usia dini sangatlah rendah, sedangkan untuk ustazah RA belum pernah melakukan pencipta lagu anak usia dini untuk pembelajaran karena belum pernahnya agenda pelatihan bidang seni musik di lingkungan Kemenag Kabupaten Kediri. Dengan melalui pelatihan, peserta diberikan materi kajian tentang teori dasar musik serta teori dan praktik cipta lagu anak usia dini melalui pembuatan sinopsis karya. Pengabdian kepada Masayarakat-IbM berupa pelatihan ini merupakan rangkaian agenda yang berkesinambungan/ bertahap (multi-years). Langkah-langkah dalam mencipta lagu sama dengan pelaksanaan pelatihan di tahap 1 adalah dengan menentukan tema, menentukan sub tema, menjabarkan sub tema melalui deskripsi, membuat lirik lagu, membuat rekaman sederhana, menotasikan hasil rekaman, dan membuat partitur lagu. Diharapkan melalui pelatihan penciptaan “Lagu Model” anak usia dini untuk pembelajaran ini, maka kemampuan peserta pelatihan dalam menciptakan lagu anak usia dini akan meningkat.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Di dalam pelaksanaan Ipteks bagi Masyarakat berupa pelatihan “Penciptaan Lagu Model untuk Pembelajaran Anak Usia Dini - Tahap II” Tahun 2016, Prodi PG-PAUD FKIP Universitas Nusantara PGRI Kediri bekerjasama dengan IGTKI-PGRI dan IGRA Kabupaten Kediri sebagai mitra, dengan jumlah 52 orang. Menurut pengamatan, dapat diidentifikasi untuk guru TK tentang kemampuan mencipta lagu anak usia dini sangatlah rendah, sedangkan untuk ustazah RA belum pernah melakukan pencipta lagu anak usia dini untuk pembelajaran karena belum pernahnya agenda pelatihan bidang seni musik di lingkungan Kemenag Kabupaten Kediri. Dengan melalui pelatihan, peserta diberikan materi kajian tentang teori dasar musik serta teori dan praktik cipta lagu anak usia dini melalui pembuatan sinopsis karya. Pengabdian kepada Masayarakat-IbM berupa pelatihan ini merupakan rangkaian agenda yang berkesinambungan/ bertahap (multi-years). Langkah-langkah dalam mencipta lagu sama dengan pelaksanaan pelatihan di tahap 1 adalah dengan menentukan tema, menentukan sub tema, menjabarkan sub tema melalui deskripsi, membuat lirik lagu, membuat rekaman sederhana, menotasikan hasil rekaman, dan membuat partitur lagu. Diharapkan melalui pelatihan penciptaan “Lagu Model” anak usia dini untuk pembelajaran ini, maka kemampuan peserta pelatihan dalam menciptakan lagu anak usia dini akan meningkat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11751</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11751</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 133-143</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 133-143</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11751/707</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.unpkediri.ac.id:article/11752</identifier>
				<datestamp>2022-03-23T12:36:51Z</datestamp>
				<setSpec>PPM:ART</setSpec>
				<setSpec>driver</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Sosialisasi Dampak Lingkungan Terhadap Penularan TB dan Filariasis di Negeri Hatuhenu Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Sosialisasi Dampak Lingkungan Terhadap Penularan TB dan Filariasis di Negeri Hatuhenu Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="id">Souisa, Gracia Victoria</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Vauza, Zukiflin P</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Lingkungan, Penyuluhan, Penularan penyakit</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">&amp;nbsp;
Negeri Hatuhenu, Amahai Sub-district, Central Maluku District, based on interviews with health officials and the government of the country, have various health problems such as clean and healthy living behavior, environmental sanitation problems that have an impact on the emergence of environment-based diseases such as tuberculosis, filariasis and malaria. To solve the above health problems, the lecturers and students of the Public Health Study Program in collaboration with health officials, the government of Hawahenu and Haatenu are conducting counseling on &quot;Environmental Impacts on TB and Filariasis Transmission in Hawahenu State of Amahai Sub-district of Central Maluku&quot; and public awareness to improve hygienic and healthy living behavior, improve environmental sanitation and preventive behavior of TB and filariasis transmission. The results of the service show that the community, the Government of Hawahenu, the Head of the Assembly of the Church and the tools of the ministry and the health staff of the Public Health Center and the Poskesdes Hengkenu Village responded positively and were greatly helped by the socialization activities in the effort to increase the knowledge of the community and the mass treatment that has been done.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">&amp;nbsp;
Negeri Hatuhenu, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, berdasarkan hasil wawancara dengan petugas kesehatan dan pemerintah negeri, memiliki berbagai permasalahan kesehatan antara lain perilaku hidup bersih dan sehat, masalah sanitasi lingkungan yang berdampak pada munculnya penyakit berbasis lingkungan seperti TB, Filariasis dan Malaria. Untuk memecahkan berbagai masalah kesehatan di atas maka dosen dan mahasiswa Program Studi Kesmas bekerja sama dengan petugas kesehatan, pemerintah Negeri Hatuhenu dan Jemaat Hatuhenu melakukan penyuluhan tentang “Dampak Lingkungan Terhadap Penularan TB dan Filariasis di Negeri Hatuhenu Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah” sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, meningkatkan sanitasi lingkungan serta perilaku pencegahan penularan TB dan Filariasis. Hasil pengabdian menunjukan bahwa masyarakat, Pemerintah Negeri Hatuhenu, Ketua Majelis Jemaat dan perangkat pelayan serta petugas kesehatan puskesmas dan poskesdes Negeri Hatuhenu memberikan respon positif dan sangat terbantu dengan kegiatan sosialisasi dalam upaya peningkatan pengetahuan masyarakat dan pengobatan massal yang telah terlaksana.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Nusantara PGRI Kediri</dc:publisher>
	<dc:date>2017-12-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11752</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.29407/ja.v1i2.11752</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol. 1 No. 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 152-158</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara; Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018; 152-158</dc:source>
	<dc:source>2599-0764</dc:source>
	<dc:source>10.29407/ja.v1i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/11752/708</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JURNAL ABDINUS</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-04-05T19:08:21Z"
			completeListSize="598"
			cursor="0">5c87bcd5290332d28cfab2118462d45b</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
