NUSANTARA OF ENGINERING http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti <p><a href="http://efektor.unpkediri.ac.id/index.php/ti/issue/view/3" target="_blank">Vol 1, No 1 (2014)<br></a><a href="http://efektor.unpkediri.ac.id/index.php/ti/issue/view/6" target="_blank">Vol 1, No 2 (2014)<br></a><a href="http://efektor.unpkediri.ac.id/index.php/ti/issue/view/12">Vol 2, No 1 (2015)<br></a><a href="http://efektor.unpkediri.ac.id/index.php/ti/issue/view/12" target="_blank">Vol 2, No 2 (2015)<br></a><a href="/index.php/ti/issue/view/24">Vol 3, No 1 (2016)</a></p> <p>&nbsp;<a title="hits counter" href="http://statcounter.com/free-hit-counter/" target="_blank"><img style="border: none;" src="http://c.statcounter.com/11006994/0/fc6fc6ea/0/" alt="hits counter"></a> <a href="http://statcounter.com/p11006994/?guest=1">View My Stats</a></p> en-US j_noe@unpkediri.ac.id (Resti Wulanningrum) ratih.workmail@gmail.com (Ratih Kumalasari Niswatin) Wed, 06 Apr 2016 02:40:30 +0000 OJS 3.0.2.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pemanfaatan GIS Untuk Sistem Informasi Pariwisata http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/245 <p><strong><em>Abstrak</em></strong><strong> - D</strong><strong>em</strong><strong>i meningkatkan informasi tentang tempat - tempat wisata yang berada di Kabupaten  Tulungagung  kepada  masyarakat  indonesia  maupun  luar  indonesia,  perlu dilakukan pemetaan geografis tempat-tempat wisata sesuai dengan perkembangan teknologi, Peningkatan informasi tempat–tempat wisata Kabupaten Tulungagung, seperti pantai, candi bendungan, air terjun dan seluruh tempat wisata yang berada di kabupaten tulungagung dapat di informasikan melalui internet menggunakan Sistem Informasi Geografis atau <em>Geografis Informasi System </em>Berbasis web.</strong></p> <p><strong>M</strong><strong>et</strong><strong>ode yang di gunakan dalam pembuatan Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kabupaten  Tulungagung  menggunakan  Waterfall  Model  dengan  5  (lima)  tahapan  yaitu design, analysis, coding dan testing, implementation dan maintenance dengan kebutuhan data sesuai dengan model data spatial pada Sistem Informasi Geografis, Sedangkan informasi yang akan disajikan dalam Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kabupaten Tulungagung meliputi informasi wilayah, peta, photo, dan informasi jalur terdekat menuju tempat wisata.Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kabupaten Tulungagung diharapkan dapat bermanfaat bagi para masyarakat Indonesia maupun luar Indonesia agar dapat dengan mudah dalam mendapatkan informasi tempat wisata yang berada di Kabupaten Tulungagung.</strong><strong> </strong></p> <p> </p> <strong>Kata Kunci-</strong> <strong><em>Sistem Informasi Geografis, Pariwisata, Kabupaten Tulungagung</em></strong> Rina Firliana, Patmi Kasih, Ady Suprapto ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/245 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000 Sistem Pendataan Presensi Mahasiswa Di Teknik Informatika Universitas Nusantara Pgri Kediri http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/242 <p> </p> <p><strong>Abstrak- </strong><strong>Dalam penentuan </strong><strong>presensi</strong><strong> perkuliahan di program studi teknik informatika, mahasiswa harus melakukan pengambilan matakuliah sesuai dengan matakuliah yang belum diampu, bagi mahasiswa transfer dan mahasiswa mengulang, dimana cara pengumpulan, form yang disediakan oleh administrasi prodi, secara manual di buatkan</strong><strong> presensi </strong><strong>sesuai </strong><strong>kelas yang disepakati</strong><strong>, menjadikan pengelolaan </strong><strong>presensi</strong><strong> dan pembuatan </strong><strong>presensi</strong><strong> semakin tidak tersruktur, banyak terjadi duplikasi nama mahasiswa penempatan jadwal yang sering salah.</strong></p> <p><strong>Dari pengamatan lapangan maka kami membuat sebuah sistem </strong><strong>pendataan presensi</strong><strong> untuk Program Studi Teknik Informatika, supaya dalam pemeberian </strong><strong>presensi</strong><strong> khususnya mahasiswa transfer dan mahasiswa mengulang tidak terjadi kesalahan dalam pembuatan </strong><strong>presensi</strong><strong>, dan mahasiswa mendapatkan jadwal kelas yang tepat dan akurat..</strong></p> <p><strong> </strong></p> Danang Wahyu Widodo ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/242 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000 Pengaruh Jumlah Tahapan Penyulingan Terhadap Kualitas Produksi Air Dan Garam http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/248 <p><strong>Abstrak - Indonesia yang berada pada lintasan garis katulistiwa sangat menguntungkan dalam hal ketersediaan energi matahari. Didaerah pantai menerima energi matahari sepanjang tahun, kondisi demikian sangatlah tepat untuk proses penyulingan air laut menjadi air tawar dan produksi garam menggunakan <em>solar still</em> dengan memanfaatkan energi matahari karena jumlahnya cukup besar, ketersediaanya kontinyu dan berada disemua tempat.</strong><strong> </strong></p> <p><strong> Pengambilan data temperatur dan radiasi total matahari dilakukan secara bersamaan dengan durasi pengambilan data setiap 10 menit.  Pengambilan data volume air tawar yang ditampung pada bak penampung dilakukan pengukuran pada sore hari dan pagi hari pada hari berikutnya. </strong><strong>Pengambilan data garam dilakukan sore hari pada hari berikutnya. </strong><strong>Air tawar dan garam yang diperoleh, kemudian dilakukan uji kualitas dan dibuat tabulasi tersendiri.</strong></p> <p><strong>Dari hasi penelitian diperoleh hasil semakin kecilnya radiasi matahari harian maka semakin kecil juga temperatur lingkungan (Ta), kaca penutup (Tg) dan basin (Tab). </strong><strong>Dari pembahasan dapat disimpulkan bahwa dengan </strong><strong>penambahan </strong><strong>tahapan penyulingan</strong><strong>, yaitu empat</strong><strong> </strong><strong>tahap dapat meningkatkan produktifitas air kondensat dan kualitas air (PH) lebih baik, sedangkan efisiensi solar still pada level satu lebih tinggi dibandingkan penggunaan dua level maupun satu level. Untuk produksi garam yang dihasilkan pada level empat</strong><strong> lebih banyak dibandingkan dengan level satu, dua maupun level tiga. Untuk</strong><strong> </strong><strong>kualitas garam (Nacl) pada </strong><strong>level</strong><strong> satu lebih besar dibandingkan dengan </strong><strong>level</strong><strong> dua, tiga maupun empat.</strong></p> <p><strong> </strong></p> <strong>Kata kunci:  Kualitas air dan garam, solar still, tahapan penyulingan.</strong> Johan Andi, Hesti Istiqlaliyah ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/248 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000 Perancangan Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Siswa Berprestasi Menggunakan Metode Ahp (Analytical Hierarchy Process) Berbasis Java http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/243 <p class="Abstract"><em>Abstrak</em>—Pendidikan merupakan kebutuhan penting untuk seseorang dalam menata masa depan. Dalam hal ini, instansi pendidikan berupaya meningkatkan kualitas siswa dengan meningkatkan prestasi siswa. Setiap siswa pasti memiliki prestasi yang berbeda- beda khususnya bidang akademik. Tidak semua siswa yang nilainya baik pasti berprestasi, untuk itu perlu penentuan siswa berprestasi supaya tepat sesuai kemampuan. SMK Negeri Kudu Jombang merupakan instansi pendidikan yang melakukan penentuan siswa berprestasi. Kriteria yang digunakan untuk menentukannya adalah nilai raport, kehadiran dan sikap. Dalam menentukannya SMK Negeri Kudu memerlukan waktu yang lama hampir 5 hari. Dalam hal seperti itu, maka SMK Negeri Kudu perlu adanya Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Sistem pendukung keputusan ini menggunakan metode <em>AHP</em> (<em>Analytical Hierarchy Process</em>) dengan bahasa pemrograman Java. Dengan metode <em>AHP</em> diharapkan bisa membantu dalam menentukan siswa berprestasi. Dalam sistem ini, penentuan siswa berprestasi berdasarkan perankingan yang didapatkan dari perhitungan bobot kriteria dan bobot siswa tersebut. Hasil perankingan ini bisa digunakan guru dalam pengambilan keputusan, karena siswa yang nilainya tinggi maka bisa dikatakan sebagai siswa berprestasi</p> <p> </p> <p class="IndexTerms"><em>Kata Kunci</em>—SPK, <em>AHP</em>, Siswa Berprestasi, Java, SMK Negeri Kudu Jombang.</p> alfiyah mulyoningtyas, diema hernyka satyareni, M. Masrur ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/243 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000 Pemodelan Matematika Dari Pergerakan Mangsa Dan Pemangsa Melalui Optimal Control http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/249 <p class="Abstract"><em>Abstrak</em>— Pesatnya perkembangan teknologi menyebabkan teknologi <em>agent</em> dan <em>multi agent system</em> dengan mudah bisa diimplementasikan, sehingga saat ini bukan hanya bergerak dalam kerangka penelitian, tetapi juga telah sampai pada tahap implementasi nyata. Alur pergerakan dari masing-masing agent  diatur oleh sistem kontrol yang <em>independent</em>. Pada penelitian ini, <em>multi agent</em> sistem tersebut diterapkan dalam pergerakan mangsa dan pemangsanya antara dua kucing dan dua tikus. Tujuan dari sistem ini adalah mendapatkan energi minimum dengan waktu optimum yang dibutuhkan untuk mendapatkan mangsanya. Dengan menggunakan metode dari <em>optimal control</em> yaitu metode  <em>Pontryagin Maximum Principle</em> dengan  fungsi Hamilton diperoleh hasil <em>Performance index</em><em>.</em></p> <p> </p> <p class="IndexTerms"><em>Kata Kunci</em>—agent, multy agent sistem (MAS), <em>optimal control</em>, fungsi Hamilton.</p> Niska Shofia ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/249 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000 Segmentasi Citra Berbasis Vektor Quantization http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/252 <p><strong><em>Abstrak</em></strong><strong>—</strong><strong> Pada penelitian ini, Metode <em>vector quantization </em>yang dioptimasi menggunakan metode K-mean      diimplementasikan untuk mengelompokkan region pada gambar  2 dimensi dengan ekstrasi fitur warna RGB dan fitur warna YcbCr. Fitur warna tersebut kemudian dijadikan sebagai vektor input (3 dimensi). Jumlah <em>cluster</em> yang diujicobakan adalah N = 20 dan N=3</strong><strong>. </strong><strong>Dari hasil pengujian dapat ditunjukkan bahwa semakin besar ukuran citra dan sebaran histogram yang semakin merata, waktu iterasi yang dibutuhkan semakin lama. Sedangkan semakin banyak jumlah <em>cluster</em>, akan menyebabkan semakin banyak jumlah iterasi dan semakin lama waktu iterasi yang  dibutuhkan. Namun demikian terdapat beberapa pengujian yang mengalami perbedaan antara satu  percobaan dengan percobaan yang lain pada citra  dengan parameter-parameter yang sama. Hal ini disebabkan oleh peletakan nilai RGB k yang pertama  secara acak dari nilai nol sampai dengan dua. Dari lima kali pengujian terhadap citra dengan parameter - parameter yang sama, sebagian besar diperoleh tingkat perubahan jumlah iterasi yang kurang dari 15%</strong></p> <p class="Abstract"> </p> <p> </p> <em>Kata Kunci</em>—Segmentasi Citra, <em>Vector Quantization, cluster</em>. Rosida Vivin Nahari, Aery Rachmad, Haryanto Haryanto, Riza Alfita, Mirza Pramudia ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/252 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000 Penentuan Hardware dan Software Komputer menggunakan Weighted Product http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/253 <p><strong><em>Abstrak</em></strong><strong>- Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa kebanyakan orang masih kesulitan untuk menentukan spesifikasi komputer baru yang akan dibeli. Selain itu juga kesulitan untuk menetukan <em>software</em> komputer yang akan di pasang sesuai dengan spesifikasi <em>hardware</em> komputer yang telah dibeli. Bila kedua hal ini tidak terselesikan dengan baik maka akan mengakibatkan kinerja komputer tidak bisa maksimal, bahkan bila spesifiksai antara <em>hardware</em> dan <em>software</em> yang terpasang tidak sesuai bisa mengakibatkan <em>hardware</em> komputer tidak dapat menjalankan <em>software</em> yang terpasang dan yang lebih parah lagi bisa menyebabkan <em>hardware</em> komputer cepat rusak. Masalah diatas dapat diseleseikan dengan menggunakan metode Weigthed Product, metode ini bisa digunakan untuk menentukan pilihan yang terbaik dari beberapa macam alternatif yang tersedia, metode ini dianggap paling sesuai untuk menyeleseikan permasalahan ini karena perhitungannya cukup mudah dan cukup ringkas selain itu metode ini sesuai dengan perancangan sistem yang akan dibuat. </strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><strong>SPK</strong><strong>, WP</strong><strong>, <em>Hardware</em>, <em>Software</em></strong><strong>.</strong></p> Umar Wirahadi Kusuma ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/253 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000 Penerapan Metode Fuzzy Sugeno Dalam Pendaftaran Siswa Baru di SDN Sonopatik 1 Nganjuk http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/246 <p class="Abstract"><em>Abstrak</em>— Teknologi pendaftaran khususnya dalam memilah data murid memerlukan adanya sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) yang bisa memilah data secara otomatis ketika ada data yang di masukkan. Sistem pendukung keputusan selalu membutuhkan metode yang tepat. <em>Fuzzy</em> banyak digunakan dalam pendukung pengambilan keputusan. Untuk program pendaftaran yang akan di buat akan menggunakan  metode <em>fuzzy</em> sugeno. Dimana metode <em>fuzzy</em> sugeno ini mampu mengelompokkan data berdasarkan input yang telah dipilih dan menerapkan aturan yang telah ditetapkan sehingga bisa menghasilkan output pembagian siswa kelas khusus dan kelas biasa. Dari 49 pendaftar berhasil didapatkan 16 siswa masuk kelas khusus dan sisanya masuk kelas biasa.</p> <p> </p> <p class="IndexTerms"><em>Kata Kunci </em>— <em>Fuzzy, Fuzzy Sugeno</em>, Pendaftaran.</p> Fajar Rohman Hariri ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/246 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000 Analisis Preferensi Investor Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/244 <p><strong><em>Abstrak</em></strong><strong><em> </em></strong><strong>-</strong><strong> </strong><strong>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor dan sub faktor yang umum </strong><strong>digunakan dalam pengambilan keputusan investasi</strong><strong>, mendapatkan </strong><strong>bobot prioritas </strong><strong>setiap faktor dan sub faktor tersebut dan mengaplikasikannya untuk mendapatkan urutan prioritas alternatif investasi. </strong><strong>Metode yang digunakan adalah </strong><strong><em>Analytic Hierarchy Process.</em></strong><strong><em> </em></strong></p> <p><strong>Penelitian faktor </strong><strong>dan sub </strong><strong>dibangun berdasarkan preferensi investor melalui kuesioner. Faktor dan sub faktor tersebut digunakan untuk memberikan deskripsi kelayakan beberapa alternatif investasi di Kediri yaitu industri cassava chips, obat tradisional dan ubin batu andesit. </strong></p> <p><strong>Dari hasil penelitian didapatkan faktor dalam pengambilan keputusan investasi beserta sub faktor yang memiliki bobot prioritas tertinggi yaitu faktor tingkat resiko investasi (24,8%) dengan prioritas sub faktor tertinggi adalah iklim investasi (43,4%). Faktor kedua yaitu faktor profitabilitas investasi (22,1%) dengan prioritas sub faktor tertinggi adalah analisis payback period (39,2%). Faktor ketiga yaitu faktor produk dan keunggulan kompetitif (18,5%) dengan prioritas sub faktor tertinggi adalah image masyarakat (38,6%). Faktor keempat yaitu faktor market attractiveness (18%) dengan prioritas sub faktor tertinggi adalah pertumbuhan pasar (37,8%). Faktor terakhir adalah kemampuan teknis (16,6%) dengan prioritas sub faktor tertinggi adalah aspek teknologi (57,7%). Dari hasil perbandingan analisis kelayakan setiap alternatif investasi berdasarkan faktor dan sub faktor yang telah dibangun, didapatkan urutan prioritas alternatif investasi adalah usaha obat tradisional (38,7%),usaha ubin batu andesit (33,7%), dan usaha cassava chipss (27,6%).</strong></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Kata kunci :</strong><strong> AHP, preferensi investor, </strong><strong> <em>project ranking</em></strong></p> Hesti Istiqlaliyah ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/244 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000 Implementasi Metode SMART untuk Mengidentifikasi Perkembangan Anak dalam Mengikuti Ekstra http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/251 <p><strong><em>Abstrak</em></strong><strong>— Taman kanak-kanak merupakan tempat bermain dan belajar untuk mengembangan minat anak-anak usia dini terhadap sekolah dan pentingnya pendidikan. Setiap anak memiliki karakteristik tersendiri dan perkembangan setiap anak  berbeda-beda baik dalam kualitas maupun tempo perkembangannya. Perkembangan anak bersifat progresif, sistematis dan berkesinambungan. Setiap aspek perkembangan saling berkaitan satu sama lain, terhambatnya satu aspek perkembangan tertentu akan mempengaruhi aspek perkembangan yang lainnya. Taman kanak-kanak Dharma Wanita Jajar memiliki ekstra jam tambah belajar bagi anak didiknya yang kurang mampu mengikuti perkembangan belajar teman-temannya yang di persiapkan untuk masuk ke jenjang pendidikan berikutnya.</strong><strong> </strong><strong>Pembuatan sistem pendukung keputusan ini bertujuan agar dapat membantu guru taman kanak-kanak dalam mengidentifikasi perkembangan anak untuk keikutsertaan didalam ekstra jam tambah belajar di taman kanak-kanak dengan menggunakan metode SMART.</strong><strong> </strong></p> <p class="IndexTerms"><em> </em></p> <em>Kata Kunci</em>— SPK, <em>SMART</em>, Identifikasi Anak Restyan Sukmawati, Ervin Kusuma Dewi, Rini Indriati ##submission.copyrightStatement## http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/ti/article/view/251 Thu, 10 Mar 2016 00:00:00 +0000