HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN KENAKALAN REMAJA

Main Article Content

Dema Yulianto

Abstract

Kenakalan remaja dilatar belakangi oleh faktor internal dan faktor eksternal, diantaranya adalah konsep diri. Konsep diri merupakan hal penting dalam membentuk tingkah laku, termasuk tingkah siswa. Pendidik semakin menyadari dampak konsep diri terhadap tingkah laku anak dalam kelas dan terhadap prestasinya. Selain faktor konsep diri, faktor internal penyebab kenakalan remaja diduga terkait kondisi ketegangan emosi dalam diri remaja akibat perubahan-perubahan fisik dan psikologis masa perkembangan remaja. Ketegangan emosi yang tinggi, dorongan emosi yang sangat kuat dan emosi yang tidak terkendali membuat remaja lebih mudah meledakkan emosi dan bertindak tidak rasional, sehingga tidak jarang keadaan emosi yang demikian membuat remaja berperilaku yang termasuk dalam kenakalan remaja. Menghadapi kehidupan emosi yang penuh gejolak dan ketegangan emosi yang meninggi, remaja membutuhkan kecerdasan emosi agar tidak terjerumus pada tindakan yang tidak rasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis : 1) hubungan antara konsep diri dengan kenakalan remaja,  2) hubungan antara kecerdasan emosi dengan kenakalan remaja, dan 3) hubungan antara konsep diri dan kecerdasan emosi dengan kenakalan remaja pada siswa MTsN Puncu Kab. Kediri. Dengan menggunakan sampel sebanyak 145 siswa MTSN Puncu Kab. Kediri diperoleh hasil bahwa : 1) secara statistik konsep diri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kenakalan remaja, 2) kecerdasan emosi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kenakalan remaja, 3) konsep diri dan kecerdasan emosi  memiliki hubungan yang tidak signifikan terhadap kenakalan remaja.

Article Details

How to Cite
YULIANTO, Dema. HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN KENAKALAN REMAJA. NUSANTARA of RESEARCH, [S.l.], v. 1, n. 1, may 2014. ISSN 2355-7249. Available at: <http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/efektor/article/view/23>. Date accessed: 18 sep. 2018.
Section
Artikel